Iannone: Ingat, Ini Race Terakhir Saya Bersama Ducati di Italia
Jum'at, 09 September 2016 - 07:30 WIB
Iannone: Ingat, Ini Race Terakhir Saya Bersama Ducati di Italia
A
A
A
MISANO - Jika Andrea Dovizioso bakal tampil dalam kondisi hampir sempurna alias bebas cedera jelang dimulainya sesi latihan bebas I GP San Marino 2016 pada Jumat (9/9) siang WIB. Rekan satu timnya di Ducati, Andrea Iannone, kemungkinan besar tidak akan balapan pada lomba Minggu (11/9) di Sirkuit Misano dalam kebugaran 100 persen.
Iannone mengaku dia masih mengkhawatirkan kondisi lengan bawahnya. Yang mana masih merasakan sakit pasca terjatuh di sesi warm up GP Inggris akhir pekan lalu.
Ya, padahal Rabu (7/9) dia sudah memeriksakan kondisi lengannya itu ke Doktor Zasa di Clinica Mobile, Parma, dengan melakoni sejumlah tes.
“Tes itu mengungkap terjadinya peradangan serius, tapi hingga saya memacu motor, kita masih tidak akan tahu bagaimana lengan ini akan bereaksi,” sembur Iannone kepada GPOne di sela-sela kegiatan jumpa penggemar dan hiburan kreatif mural di dekat kota Rimini, pada Kamis (8/9) waktu setempat, yang diadakan oleh MotoGP.
Akibat terjadinya peradangan serius di lengannya. Pembalap 27 tahun asal Italia itu akan kembali ke Parma (Clinica Mobile Doktor Zasa) pada Selasa (13/9) pekan depan untuk menerima hasil diagnosis lengkapnya.
“Sangat penting untuk memahami bagaimana untuk menghadapi ini kedepannya, karena semua lintasan berikutnya yang tersisa, kecuali Valencia, menempatkan lengan bawah untuk berada di bawah tekanan yang signifikan (saat memacu motor),” beber Iannone.
Nah, meskipun ada kekhawatiran dirinya tak bisa maksimal saat memacu motor dalam balapan di Misano akhir pekan ini. Iannone mengaku masih percaya diri meraih hasil yang bagus. Modalnya apalagi kalau bukan dari tes ban depan baru Michelin yang mereka lakoni bersama Aprilia dan KTM di Misano bulan lalu.
“Meski kami tidak memiliki referensi yang berkaitan dengan saingan kami selama pengujian, saya punya feeling yang bagus. Saya ingin melanjutkan tren positif ini dan bertarung dengan yang terbaik,” kata Iannone berkoar.
Adapun bagi pembalap yang akhir pekan lalu gagal finis setelah mencium aspal di sisa enam lap terakhir GP Inggris. Dia akan berusaha untuk total di Misano akhir pekan ini, karena Minggu (11/9) nanti adalah balapan terakhirnya bersama pabrikan motor asal Italia (Ducati) di tanah Italia.
“Bakal ada banyak fans, tahun ini saya telah memperhatikan bahwa ada lebih banyak orang yang akan mendukung saya dan itu bagus. Saya bisa mendengar mereka ketika saya berada di podium Mugello. Misano akan serupa dan saya akan mencoba untuk memberikan sesuatu yang lebih, motivasi ekstra ini selalu memegang peranan penting,” tutup pria yang musim depan akan membalap bersama tim Suzuki itu.
Iannone mengaku dia masih mengkhawatirkan kondisi lengan bawahnya. Yang mana masih merasakan sakit pasca terjatuh di sesi warm up GP Inggris akhir pekan lalu.
Ya, padahal Rabu (7/9) dia sudah memeriksakan kondisi lengannya itu ke Doktor Zasa di Clinica Mobile, Parma, dengan melakoni sejumlah tes.
“Tes itu mengungkap terjadinya peradangan serius, tapi hingga saya memacu motor, kita masih tidak akan tahu bagaimana lengan ini akan bereaksi,” sembur Iannone kepada GPOne di sela-sela kegiatan jumpa penggemar dan hiburan kreatif mural di dekat kota Rimini, pada Kamis (8/9) waktu setempat, yang diadakan oleh MotoGP.
Akibat terjadinya peradangan serius di lengannya. Pembalap 27 tahun asal Italia itu akan kembali ke Parma (Clinica Mobile Doktor Zasa) pada Selasa (13/9) pekan depan untuk menerima hasil diagnosis lengkapnya.
“Sangat penting untuk memahami bagaimana untuk menghadapi ini kedepannya, karena semua lintasan berikutnya yang tersisa, kecuali Valencia, menempatkan lengan bawah untuk berada di bawah tekanan yang signifikan (saat memacu motor),” beber Iannone.
Nah, meskipun ada kekhawatiran dirinya tak bisa maksimal saat memacu motor dalam balapan di Misano akhir pekan ini. Iannone mengaku masih percaya diri meraih hasil yang bagus. Modalnya apalagi kalau bukan dari tes ban depan baru Michelin yang mereka lakoni bersama Aprilia dan KTM di Misano bulan lalu.
“Meski kami tidak memiliki referensi yang berkaitan dengan saingan kami selama pengujian, saya punya feeling yang bagus. Saya ingin melanjutkan tren positif ini dan bertarung dengan yang terbaik,” kata Iannone berkoar.
Adapun bagi pembalap yang akhir pekan lalu gagal finis setelah mencium aspal di sisa enam lap terakhir GP Inggris. Dia akan berusaha untuk total di Misano akhir pekan ini, karena Minggu (11/9) nanti adalah balapan terakhirnya bersama pabrikan motor asal Italia (Ducati) di tanah Italia.
“Bakal ada banyak fans, tahun ini saya telah memperhatikan bahwa ada lebih banyak orang yang akan mendukung saya dan itu bagus. Saya bisa mendengar mereka ketika saya berada di podium Mugello. Misano akan serupa dan saya akan mencoba untuk memberikan sesuatu yang lebih, motivasi ekstra ini selalu memegang peranan penting,” tutup pria yang musim depan akan membalap bersama tim Suzuki itu.
(sbn)