Klopp ke Liverpudlian: Jangan Nyanyikan Nama Saya saat Liverpool Main!
Selasa, 13 September 2016 - 22:25 WIB
Klopp ke Liverpudlian: Jangan Nyanyikan Nama Saya saat Liverpool Main!
A
A
A
LIVERPOOL - Sensasi Jurgen Klopp? Sepertinya iya, karena dalam kabar terbaru dari Inggris, dia telah meminta para fans Liverpool (Liverpudlian) untuk tidak menyanyikan namanya saat The Reds sedang bertanding. Kenapa sih?
Rupanya pelatih Liverpool itu meyakini kalau suporter menyanyikan namanya saat timnya bertanding, bisa membawa sial, alias timnya akan mendapat hasil buruk.
Ya, pada lanjutan pekan keempat Liga Primer Inggris (EPL) 2016/17, Sabtu (10/9). Liverpool mengemas kemenangan 4-1 atas juara bertahan Leicester City di Stadion Anfield. Dua gol kemenangan tersebut diantaranya disumbangkan legiun asing asal Brasil, Roberto Firmino.
Namun pelatih berusia 49 tahun itu sepertinya ngeri dengan pengalaman tidak enak sekaligus mendebarkan yang dialami pada pekan pertama EPL musim ini, yang mana untungnya tidak mengalami kekalahan.
Walaupun sukses mempecundangi tuan rumah 4-3, tapi The Reds mengalami tekanan hingga penghujung laga. Diawali dari nyanyian fans atas dirinya, saat Liverpool unggul 4-1 pada menit ke-63 lewat gol Sadio Mane. Tapi Arsenal mampu memperkecil ketinggalan via Alex Oxlade-Chamberlain (64’) dan Calum Chambers (75’).
Menurut Kloppo (julukan Klopp), nyanyian fans Liverpool saat Si Merah unggul sementara 4-1 atas Arsenal dinilai masih prematur.
“Saya harus mengatakan ini, karena saya tidak tahu cara mengatakannya lagi soal ini. Tolong untuk tidak menyanyikan nama saya sebelum pertandingan berakhir!” sembur Klopp seperti dilansir The Sun.
“Karena serta-merta ketika Kopites mulai menyanyikan ‘Jurgen Klopp la la la’ membuka sesuatu pada Simon Mignolet (kiper Liverpool). Ini seperti merayakan penalti sebelum Anda mencetak gol!” imbuhnya.
“Ini sama seperti saat melawan Arsenal. Itu bagus, tapi itu tidak perlu. Akan sangat baik jika Anda (suporter/Liverpudlian) bisa berhenti bernyanyi, tolong! Saya ingin mengatakan ini, karena (pada saat itu) tidak ada yang bisa mengerti saya,” kata Kloppo menambahkan.
“Saya tahu ini terdengar tidak terlalu pintar, tapi maaf. Itulah saya, karena itu akan sangat bagus, terima kasih banyak. Namun saya sudah sering mendengarnya (Liverpudlian menyanyikan nama saya) sekarang,” tutup Klopp.
Rupanya pelatih Liverpool itu meyakini kalau suporter menyanyikan namanya saat timnya bertanding, bisa membawa sial, alias timnya akan mendapat hasil buruk.
Ya, pada lanjutan pekan keempat Liga Primer Inggris (EPL) 2016/17, Sabtu (10/9). Liverpool mengemas kemenangan 4-1 atas juara bertahan Leicester City di Stadion Anfield. Dua gol kemenangan tersebut diantaranya disumbangkan legiun asing asal Brasil, Roberto Firmino.
Namun pelatih berusia 49 tahun itu sepertinya ngeri dengan pengalaman tidak enak sekaligus mendebarkan yang dialami pada pekan pertama EPL musim ini, yang mana untungnya tidak mengalami kekalahan.
Walaupun sukses mempecundangi tuan rumah 4-3, tapi The Reds mengalami tekanan hingga penghujung laga. Diawali dari nyanyian fans atas dirinya, saat Liverpool unggul 4-1 pada menit ke-63 lewat gol Sadio Mane. Tapi Arsenal mampu memperkecil ketinggalan via Alex Oxlade-Chamberlain (64’) dan Calum Chambers (75’).
Menurut Kloppo (julukan Klopp), nyanyian fans Liverpool saat Si Merah unggul sementara 4-1 atas Arsenal dinilai masih prematur.
“Saya harus mengatakan ini, karena saya tidak tahu cara mengatakannya lagi soal ini. Tolong untuk tidak menyanyikan nama saya sebelum pertandingan berakhir!” sembur Klopp seperti dilansir The Sun.
“Karena serta-merta ketika Kopites mulai menyanyikan ‘Jurgen Klopp la la la’ membuka sesuatu pada Simon Mignolet (kiper Liverpool). Ini seperti merayakan penalti sebelum Anda mencetak gol!” imbuhnya.
“Ini sama seperti saat melawan Arsenal. Itu bagus, tapi itu tidak perlu. Akan sangat baik jika Anda (suporter/Liverpudlian) bisa berhenti bernyanyi, tolong! Saya ingin mengatakan ini, karena (pada saat itu) tidak ada yang bisa mengerti saya,” kata Kloppo menambahkan.
“Saya tahu ini terdengar tidak terlalu pintar, tapi maaf. Itulah saya, karena itu akan sangat bagus, terima kasih banyak. Namun saya sudah sering mendengarnya (Liverpudlian menyanyikan nama saya) sekarang,” tutup Klopp.
(sbn)