Persegres Catat Rekor Belanja di Putaran Kedua ISC A 2016
Sabtu, 17 September 2016 - 17:20 WIB
Persegres Catat Rekor Belanja di Putaran Kedua ISC A 2016
A
A
A
GRESIK - Persegres Gresik United menjadi klub dengan daftar belanja terbanyak di putaran kedua ISC 2016. Persegres mendatangkan 11 pemain sekaligus di semua posisi.
Pemain terakhir yang bergabung adalah Firmansyah, berposisi sebagai stoper karena sebelumnya Persegres telah melepas Ambrizal dan FX Yanuar. Selain Yanuar, pemain baru di posisi bek adalah Obet Choiri, Roni Rosadi, Sigit Meiko, dan Rival Jandear.
Sedangkan di posisi gelandang, pemain baru memunculkan nama Sidik Saimima, Obet Rivaldo dan Rudy Setyawan. Pemain anyar di barisan depan adalah Kushaedya Yudo dan Gustavo Giron. Selain nama-nama itu ada kiper Dimas Galih.
Menilik nama-nama tersebut, suporter Ultrasmania mungkin tidak terlalu terkesan karena sebagian besar belum pernah terdengar. Namun itu sudah sesuai dengan rencana manajemen yang akan membawa pemain muda atau pemain dari ISC B.
"Kami sudah menyelesaikan rekrutmen pemain dan yang sudah bergabung merupakan pemain dengan kualitas yang sesuai dengan standar Persegres. Memang tidak ada pemain mahal, karena kami lebih senang memunculkan pemain-pemain berbakat yang belum terlihat," kata Manager Persegres Bagoes Cahyo Yuwono.
Setelah melengkapi skuad, maka tugas terakhir Lsskar Jaka Samudra di putaran dua ini adalah mendatangkan pelatih kepala. Untuk urusan yang satu ini tampaknya Persegres agak kesulitan walau dikaitkan dengan beberapa nama seperti Bambang Nurdiansyah, Subangkit, hingga Hanafi.
Bagoes belum banyak berbicara soal kandidat pelatih setelah gagal membujuk Jacksen F Tiago. "Untuk pelatih, tunggu saja dalam beberapa hari ke depan. Kami masih terus berupaya keras untuk mendapatkan pelatih yang cocok dengan Persegres," sebut Bagoes.
Awal pekan depan Persegres akan menghadapi Barito Putera, Senin (19/9/2016), dalam lanjutan ISC 2016 dan masih akan mengandalkan pelatih caretaker Sasi Kirono. Sejak kehilangan pelatih Liestiadi, kondisi Persegres belum membaik karena belum pernah menang di dua laga putaran dua.
Pemain terakhir yang bergabung adalah Firmansyah, berposisi sebagai stoper karena sebelumnya Persegres telah melepas Ambrizal dan FX Yanuar. Selain Yanuar, pemain baru di posisi bek adalah Obet Choiri, Roni Rosadi, Sigit Meiko, dan Rival Jandear.
Sedangkan di posisi gelandang, pemain baru memunculkan nama Sidik Saimima, Obet Rivaldo dan Rudy Setyawan. Pemain anyar di barisan depan adalah Kushaedya Yudo dan Gustavo Giron. Selain nama-nama itu ada kiper Dimas Galih.
Menilik nama-nama tersebut, suporter Ultrasmania mungkin tidak terlalu terkesan karena sebagian besar belum pernah terdengar. Namun itu sudah sesuai dengan rencana manajemen yang akan membawa pemain muda atau pemain dari ISC B.
"Kami sudah menyelesaikan rekrutmen pemain dan yang sudah bergabung merupakan pemain dengan kualitas yang sesuai dengan standar Persegres. Memang tidak ada pemain mahal, karena kami lebih senang memunculkan pemain-pemain berbakat yang belum terlihat," kata Manager Persegres Bagoes Cahyo Yuwono.
Setelah melengkapi skuad, maka tugas terakhir Lsskar Jaka Samudra di putaran dua ini adalah mendatangkan pelatih kepala. Untuk urusan yang satu ini tampaknya Persegres agak kesulitan walau dikaitkan dengan beberapa nama seperti Bambang Nurdiansyah, Subangkit, hingga Hanafi.
Bagoes belum banyak berbicara soal kandidat pelatih setelah gagal membujuk Jacksen F Tiago. "Untuk pelatih, tunggu saja dalam beberapa hari ke depan. Kami masih terus berupaya keras untuk mendapatkan pelatih yang cocok dengan Persegres," sebut Bagoes.
Awal pekan depan Persegres akan menghadapi Barito Putera, Senin (19/9/2016), dalam lanjutan ISC 2016 dan masih akan mengandalkan pelatih caretaker Sasi Kirono. Sejak kehilangan pelatih Liestiadi, kondisi Persegres belum membaik karena belum pernah menang di dua laga putaran dua.
(sha)