Persegres Menderita Penyakit Serius di Lini Belakang

Senin, 03 Oktober 2016 - 16:32 WIB
Persegres Menderita...
Persegres Menderita Penyakit Serius di Lini Belakang
A A A
GRESIK - Racikan pelatih anyar Eduard Tjong belum membawa dampak signifikan bagi penampilan Persegres Gresik United. Kekalahan 0-2 di markas PS TNI Stadion Pakansari, Minggu (2/10/2016) malam, membuktikan belum terjadi perubahan di Laskar Jaka Samudera.

Eduard Tjong sejatinya belum benar-benar terlibat di laga tersebut, karena secara teknis masih ditangani asisten pelatih Sasi Kirono. Walau begitu, pria yang akrab disapa Edu itu sudah angkat bicara soal kondisi tim pascakekalahan di Bogor, terutama terkait masalah di timnya.

Edu mengatakan Persegres perlu pembedahan secara serius, terutama untuk mengobati kelemahan-kelemahan di timnya. Eks pelatih Timnas U-19 ini mengatakan ada beberapa aspek yang sangat krusial untuk diperbaiki dalam pekan ini, di antaranya pertahanan, organisasi tim, dan finishing.

Dia mencatat Persegres terlalu mudah kecolongan alias lemah dalam antisipasi serangan lawan. "Pertahanan membutuhkan penanganan paling serius karena terlalu mudah kecolongan. Proses gol PS TNI memperlihatkan bagaimana titik lemah Persegres di lini belakang," terang dia.

Selain pertahanan, organisasi tim yang menjadi modal dasar kreativitas juga masih rendah. Akibatnya tidak banyak serangan efektif yang dilancarkan Laskar Jaka Samudera. Sudah begitu, finishing atau penyelesaian akhir belum bisa banyak diharapkan.

"Minimal kami perbaiki dulu setiap kelemahan di tubuh tim. Soal hasilnya bagaimana, kita lihat bersama ke depannya. Jangan lupa bahwa Persegres akan menghadapi pekan-pekan berat ke depannya karena menghadapi lawan berbobot," tukas Eduard Tjong.

Benar saja, Persegres dalam tiga laga ke depan bakal menghadapi tim dengan kualitas yang jauh lebih baik. Menghadapi Arema Cronus di Stadion Petrokimia akhir pekan ini, dilanjut laga away kontra Sriwijaya FC, dan kemudian menjamu Pusamania Borneo FC.

Dengan modal kekalahan di kandang PS TNI, cukup berat bagi tim kuning untuk bangkit dengan lawan sekaliber itu. Kecuali ada perubahan besar dilakukan Eduard Tjong yang bisa menutupi lemahnya mental dan kepercayaan diri pemain.
(sha)
Berita Terkait
Turnamen LJR Soccer...
Turnamen LJR Soccer Championship 2025 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Industri Logistik
Dua Klub Inggris Tempati...
Dua Klub Inggris Tempati Tahta Klub Sepakbola Terkaya Dunia, Ini Analisa Pengamat
Timnas Mini Soccer Indonesia...
Timnas Mini Soccer Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2025, Tantang Iran di Laga Puncak
Kapan Persisnya Liverpool...
Kapan Persisnya Liverpool Akan Menjuarai Liga Primer Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Dipepet Lazio, Apakah...
Dipepet Lazio, Apakah Juventus Akan Kembali Juara Liga Italia Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Bintang Muda MU Ini...
Bintang Muda MU Ini Bagikan Paket Sembako dan Puluhan Miliar untuk Korban Covid-19
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
9 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
10 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
12 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
18 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
18 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved