Pindah Cabang, Target Emas Bulutangkis DIY Berkurang

Senin, 10 Oktober 2016 - 15:47 WIB
Pindah Cabang, Target...
Pindah Cabang, Target Emas Bulutangkis DIY Berkurang
A A A
YOGYAKARTA - Berpindahnya atlet andalan cabang bulu tangkis National Paralympic Committee Daerah Istimewa Yogyakarta (NPC DIY) Ndaru Padmasuri ke tenis lapangan mempengaruhi target perolehan medali Kontingen DIY di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat. Dari target tiga emas, kini DIY hanya menargetkan dua emas.

Ajang Peparnas akan digelar di Jawa Barat pada 17-22 Oktober 2016 mendatang. Sementara bidikan emas yang berkurang ada di nomor wheel chair atau kursi roda tunggal dan ganda putri, maupun ganda campuran.

"Awalnya kami targetkan tiga emas di cabor bulutangkis. Namun dengan berkurangnya atlet wheel chair ke tenis lapangan, mengubah target jadi dua emas dua perak dua perunggu," ujar Pelatih Tim Bulutangkis NPC DIY Tri Hadi Karyono, Senin (10/10/2016).

Meski sangat disayangkan, pihaknya mau tidak mau harus legawa terhadap keputusan sang atlet maupun DIY. Apalagi di Peparnas XIV 2012 Riau sebelumnya Ndaru memang sudah memperkuat tenis lapangan.

Untuk mengisi kekosongan yang ada, pihaknya pun menarik atlet voli duduk Suminah untuk turut bermain di bulu tangkis nomor wheel chair tunggal, ganda putri, dan ganda campuran, bersama tiga atlet lainnya, Yulianto, Sumardiana, dan Sudarti. Hal itu juga sesuai dengan peraturan yang terdapat dalam Peparnas bahwa satu atlet setidaknya harus mengikuti dua nomor.

"Ya walau emas berkurang, setidaknya bisa bidik perunggu di wheel chair putri. Target emas dan perak lebih kepada (tingkat kecacatan) tuna daksa atas dan tuna rungu/wicara. Sedangkan perunggu di tuna rungu/wicara dan wheel chair," jelasnya.

Untuk diketahui, ada sepuluh atlet NPC DIY yang akan diturunkan dalam ajang multievent nasional tersebut. Mereka adalah Imam Kunantoro dan Arya Sadewa dengan klasifikasi tuna daksa atas, Aditya Hermawan, Wahyu Tri Wibowo, Rifky Usuwandi, dan Suryanto dengan klasifikasi tuna rungu/wicara, dan Yulianto, Sumardiana, Sudarti, serta Suminah dengan klasifikasi wheel chair.

Masing-masing klasifikasi nantinya akan turun di nomor tunggal putra/putri, ganda putra/putri, serta ganda campuran. "Dari puluhan yang kita seleksi, ada 14 atlet yang ikut puslatda. Tapi dalam promosi degradasi empat atlet tidak masuk karena tidak berpeluang (meraih medali)," jelas Tri.
(bbk)
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Produksi Subaru BRZ...
Produksi Subaru BRZ Dihentikan di Jepang, Bagaimana Nasib Indonesia?
Subaru Balik ke Indonesia...
Subaru Balik ke Indonesia Buat Obati Luka-luka Lama
Kaltim Raih Peringkat...
Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional pada Ajang Peparnas XVII 2024
Atlet Luwu Utara Sumbang...
Atlet Luwu Utara Sumbang 2 Emas untuk Sulsel di Peparnas Papua
Persiapan Sprinter Papua...
Persiapan Sprinter Papua Jelang Peparnas XVI
Berita Terkini
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
1 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
2 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
3 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
4 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
5 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved