Marquez dan Rossi Mulai Berkoar, Ini Rencana Lorenzo di Motegi

Rabu, 12 Oktober 2016 - 18:00 WIB
Marquez dan Rossi Mulai...
Marquez dan Rossi Mulai Berkoar, Ini Rencana Lorenzo di Motegi
A A A
MOTEGI - Secara matematis, hitung-hitungan siapa yang akan menjadi juara dunia pembalap MotoGP 2016, masih tetap ada jelang lomba Seri 15 di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10), yang mana ini merupakan satu dari empat balapan tersisa musim ini.

Dan pembahasan ini akan mengerucut kepada tiga pembalap teratas di papan klasemen sementara, Marc Marquez (248 poin), Valentino Rossi (196) serta Jorge Lorenzo (182). Apalagi tiga balapan beruntun ke depan (GP Jepang, GP Australia, dan GP Malaysia), amat menentukan perolehan poin ketiganya dan posisi di klasemen akhir nantinya.

Usai pada Selasa (11/10) dua joki tim Repsol Honda, Marc Marquez serta Dani Pedrosa (peringkat empat/155 poin) telah mengumbar strategi yang akan mereka lakukan selama akhir pekan ini, yakni dimulai dari sesi latihan bebas I pada Jumat (14/10). Kali ini pada Rabu (12/10), duo rider tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang gantian mengungkapkan taktiknya.

Salah satu tugas yang dibebani oleh tim Yamaha di Jepang, bisa jadi adalah untuk mengembalikan performa motor YZR-M1 yang tidak pernah memenangkan lomba lagi pada tujuh balapan belakangan. Padahal, duo tim Yamaha Movistar mampu memenangkan lima dari tujuh lomba awal musim 2016.

Lantas apa kata Lorenzo yang boleh dibilang kansnya mempertahankan gelar juara dunia yang direbutnya musim lalu paling tipis ketimbang Marquez dan Rossi. Porfuera mengklaim dirinya ingin terus melanjutkan performa okenya di GP Aragon, ketika dia finis di urutan kedua dan tentunya di atas Rossi.

Adapun pengamat MotoGP Carlo Pernat, pasca lomba GP Aragon mengatakan kalau motivasi Lorenzo jelang akhir musim 2016 bukanlah mempertahankan juara dunia sekaligus mengkudeta Marquez dari pucuk klasemen.

Namun Lorenzo punya determinasi kuat untuk finis di atas Rossi, rekan setimnya sendiri, di mana Porfuera ingin memberi kado gengsi sebagai ‘pembalap terbaik’ Yamaha ketimbang Rossi sebelum meninggalkan tim Garpu Tala tersebut untuk pindah ke Ducati Corse pada 2017.

“Ini adalah salah satu momen paling menarik musim 2016. Kami akan menjalani tiga lomba beruntun yang membutuhkan usaha besar dan juga cara pandang dari sisi fisik dan mental,” beber Lorenzo dalam rilis tim Yamaha Movistar yang dilansir Crash.net.

Apakah bermodal sebagai pembalap dengan rekor kemenangan terbanyak pada lomba kelas bergengsi di Motegi (3 kali bersama Dani Pedrosa), membuat Lorenzo terpacu kembali jadi yang terbaik di sana dan menuntaskan paceklik kemenangan Yamaha di tujuh balapan belakangan?

“Saya benar-benar menyukai lintasan ini (Motegi), itu bisa dilihat dari fakta bahwa saya memiliki kenangan hebat di sini. Ini merupakan balapan spesial Yamaha dan tentunya akan menjadi sebuah akhir pekan yang hebat untuk kembali ke sana dan naik di puncak podium. Meski begitu, kejuaraan ini masih panjang, jadi kami harus menghindari kesalahan dan menjadi kompetitif hingga akhir musim,” tandas Lorenzo.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
VAR Untungkan Argentina?...
VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
37 menit yang lalu
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
1 jam yang lalu
Profil Francois Letexier,...
Profil Francois Letexier, Wasit Terbaik Diterpa Skandal VAR Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Mesir Laporkan Wasit...
Mesir Laporkan Wasit ke FIFA dan Minta Investigasi Keputusan Francois Letexier
2 jam yang lalu
Tangis Messi di Malam...
Tangis Messi di Malam Penuh Keajaiban
3 jam yang lalu
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
4 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved