Identitas Pelaku yang Ingin Menghabisi King James Mulai Terkuak
Rabu, 12 Oktober 2016 - 20:14 WIB
Identitas Pelaku yang Ingin Menghabisi King James Mulai Terkuak
A
A
A
MADRID - Pihak yang mengancam akan membunuh James Rodriguez dan keluarganya mulai diketahui. Menurut hasil penyelidikan, mereka merupakan kelompok yang berbasis di Meksiko.
Pada 8 Oktober 2016, ketika James menemani Kolombia mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Paraguay, ibunya, Pilar Rubio Gomez, mendapat kicauan ancaman dari akun Freke Man@FrekeMan. (Baca juga: Dicap Tak Nasionalis, James Rodriguez Dapat Ancaman Pembunuhan)
Si pelaku men-tweet akun Gomez@Marjajua kalau dia ingin membunuh James. “Saya akan datang ke rumah Anda dengan membawa persenjataan lengkap. (Dan), Anda akan kehilangan semua orang yang Anda sayangi,”.
Setelah mendapatkan ancamana itu Gomes melaporkan pada pihak berwajib yang segera ditindak lanjuti. Setelah dua hari penyelidikan, akhirnya identitas si pelaku mulai diketahui. Pengirimnya diyakini merupakan anggota Legion Holk.
“Legion Holk merupakan kelompok yang kemungkinan terbentuk di Meksiko. Mereka dibentuk dengan tujuan melakukan intimidasi lewat media sosial, seperti twitter. Kelompok itu punya banyak pengikut dari sejumlah negara,” ungkap ketua tim Investigasi Umum Kolombia (CTI), Luis Alberto Perez, dilansir as.
Perez menambahkan pihaknya saat ini sedang melacak apakah kicauan ancaman itu dikirim dari Kolombia atau dari wilayah lain. Tapi, yang pasti jika pelakunya ditangkap, dia bisa menerima hukuman empat tahun penjara.
Pada 8 Oktober 2016, ketika James menemani Kolombia mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Paraguay, ibunya, Pilar Rubio Gomez, mendapat kicauan ancaman dari akun Freke Man@FrekeMan. (Baca juga: Dicap Tak Nasionalis, James Rodriguez Dapat Ancaman Pembunuhan)
Si pelaku men-tweet akun Gomez@Marjajua kalau dia ingin membunuh James. “Saya akan datang ke rumah Anda dengan membawa persenjataan lengkap. (Dan), Anda akan kehilangan semua orang yang Anda sayangi,”.
Setelah mendapatkan ancamana itu Gomes melaporkan pada pihak berwajib yang segera ditindak lanjuti. Setelah dua hari penyelidikan, akhirnya identitas si pelaku mulai diketahui. Pengirimnya diyakini merupakan anggota Legion Holk.
“Legion Holk merupakan kelompok yang kemungkinan terbentuk di Meksiko. Mereka dibentuk dengan tujuan melakukan intimidasi lewat media sosial, seperti twitter. Kelompok itu punya banyak pengikut dari sejumlah negara,” ungkap ketua tim Investigasi Umum Kolombia (CTI), Luis Alberto Perez, dilansir as.
Perez menambahkan pihaknya saat ini sedang melacak apakah kicauan ancaman itu dikirim dari Kolombia atau dari wilayah lain. Tapi, yang pasti jika pelakunya ditangkap, dia bisa menerima hukuman empat tahun penjara.
(mir)