Ini Motivasi Kuat Marquez-Pedrosa Ngotot Menangi MotoGP Motegi
Jum'at, 14 Oktober 2016 - 10:00 WIB
Ini Motivasi Kuat Marquez-Pedrosa Ngotot Menangi MotoGP Motegi
A
A
A
MOTEGI - Selisih tipis antara para pembalap ternama Spanyol seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo serta Dani Pedrosa pada jumlah perolehan podium dan kemenangan kelas bergengsi, diklaim bakal memanas di sepanjang akhir pekan MotoGP Jepang 2016, Jumat-Minggu (14-16 Oktober) ini.
Akan tetapi ada penyebab lain yang kemungkinan besar membuat Marquez dan Pedrosa lebih ngotot untuk meraih podium terhormat di Sirkuit Motegi akhir pekan ini. Mengapa?
Ternyata, Honda baru saja merayakan ulang tahun ke-50 atas keikutsertaan mereka di kelas bergengsi pada Kejuaraan Dunia Balap GP Motor. Dan tak ada alasan lain bagi Marquez serta Pedrosa untuk tidak mempersembahkan kemenangan buat mempermanis perayaan tersebut dengan mencapai puncak podium di Motegi.
Pastinya, Marquez juga bakal mengesampingkan terlebih dulu apakah dia bakal menjadi juara atau tidak kalau bisa menjuarai MotoGP Jepang 2016. Ibarat kata, yang penting meraih puncak podium buat merayakan ulang tahun ke-50 Honda terlebih dulu. Apalagi balapan akan berlangsung di sirkuit milik mereka sendiri.
Perlu diketahui keikutsertaan Honda pada kelas bergengsi Kejuaraan Dunia Balap GP Motor diawali pada Mei 1966 ketika Jim Redman mengendarai motor prototipe pertama mereka, Honda RC181.
Dan Redman langsung sukses, dengan mencetak kemenangan pada lomba keduanya di Sirkuit Hockenheim, Jerman. Pada Kamis (13/10), Marquez dan Pedrosa sebagai dua pembalap tim Repsol Honda MotoGP, berpose dengan RC181 yang dipakai Redman di Museum Honda di Motegi saat merayakan keikutsertaan ke-50 tahun Honda di GP Motor.
Sekedar info fakta, Pedrosa telah memenangkan tiga dari lima lomba terakhirnya pada kelas bergengsi di Motegi. Sedang tugas Marquez lebih berat, karena dia belum pernah menang sekalipun pada kelas bergengsi yang berlangsung di sana.
Nah bagaimana, apakah Marquez dan Pedrosa bakal ngotot dan tak mau kalah dari duo Yamaha atau Ducati pada lomba MotoGP Jepang 2016 di Sirkuit Motegi, Minggu (16/10)? (Baca juga: FP1 MotoGP Jepang 2016: Dovi Galak dengan Ducati Desmosedicinya)
Akan tetapi ada penyebab lain yang kemungkinan besar membuat Marquez dan Pedrosa lebih ngotot untuk meraih podium terhormat di Sirkuit Motegi akhir pekan ini. Mengapa?
Ternyata, Honda baru saja merayakan ulang tahun ke-50 atas keikutsertaan mereka di kelas bergengsi pada Kejuaraan Dunia Balap GP Motor. Dan tak ada alasan lain bagi Marquez serta Pedrosa untuk tidak mempersembahkan kemenangan buat mempermanis perayaan tersebut dengan mencapai puncak podium di Motegi.
Pastinya, Marquez juga bakal mengesampingkan terlebih dulu apakah dia bakal menjadi juara atau tidak kalau bisa menjuarai MotoGP Jepang 2016. Ibarat kata, yang penting meraih puncak podium buat merayakan ulang tahun ke-50 Honda terlebih dulu. Apalagi balapan akan berlangsung di sirkuit milik mereka sendiri.
Perlu diketahui keikutsertaan Honda pada kelas bergengsi Kejuaraan Dunia Balap GP Motor diawali pada Mei 1966 ketika Jim Redman mengendarai motor prototipe pertama mereka, Honda RC181.
Dan Redman langsung sukses, dengan mencetak kemenangan pada lomba keduanya di Sirkuit Hockenheim, Jerman. Pada Kamis (13/10), Marquez dan Pedrosa sebagai dua pembalap tim Repsol Honda MotoGP, berpose dengan RC181 yang dipakai Redman di Museum Honda di Motegi saat merayakan keikutsertaan ke-50 tahun Honda di GP Motor.
Sekedar info fakta, Pedrosa telah memenangkan tiga dari lima lomba terakhirnya pada kelas bergengsi di Motegi. Sedang tugas Marquez lebih berat, karena dia belum pernah menang sekalipun pada kelas bergengsi yang berlangsung di sana.
Nah bagaimana, apakah Marquez dan Pedrosa bakal ngotot dan tak mau kalah dari duo Yamaha atau Ducati pada lomba MotoGP Jepang 2016 di Sirkuit Motegi, Minggu (16/10)? (Baca juga: FP1 MotoGP Jepang 2016: Dovi Galak dengan Ducati Desmosedicinya)
(sbn)