Keharuan Iringi Prosesi Penyalaan Api Kaldron Peparnas XV/2016

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 20:58 WIB
Keharuan Iringi Prosesi...
Keharuan Iringi Prosesi Penyalaan Api Kaldron Peparnas XV/2016
A A A
BANDUNG - Suasana haru mewarnai prosesi pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat, Sabtu (15/10/2016) sore. Seusai dibuka secara resmi, dilakukan prosesi dinyalakannya api Peparnas di kalderon yang ada di venue Stadion Siliwangi, Kota Bandung.

Sebelum api Peparnas dinyalakan, dilakukan estafet obor yang dilakukan beberapa atlet difabel legendaris. Di bagian akhir, setelah obor sampai di lapangan Stadion Siliwangi, dua atlet yakni Joko Budi Wibowo, atlet lempar lembing dengan disabilitas tunanetra, dan Deden Komarudin, atlet panahan penyandang tunadaksa, berperan menyalakan api pada kaldron.

Deden dengan kursi rodanya memegang obor, sedangkan Joko mendorong kursi roda yang ditumpangi Deden mendekati kaldron. Keduanya saling membantu hingga tiba di area dekat kaldron. Keduanya pun sempat berbincang, dan apa yang mereka perbincangkan sempat terdengar oleh seluruh tamu di lokasi melalui pengeras suara.

Deden mengaku sulit untuk menyalakan api lantaran titik dinyalakannya api sangat tinggi dan dengan keterbatasan tubuhnya, sulit dilalui karena terdapat sejumlah anak tangga.

Namun, keduanya kemudian dengan bersemangat akan melakukan penyalaan api Peparnas dengan bersama-sama. Deden dan Joko sepakat bekerja sama, Joko yang merupakan tunanetra menggendong Deden pada punggungnya. Deden seolah menjadi mata bagi Joko yang tidak bisa melihat. Dia memberikan arahan agar Joko bisa sampai ke atas. Suasana pun sontak hening dan terasa haru.

Perjuangan mereka pun sampai pada puncaknya. Mereka berhasil mencapai titik sulut kaldon, dan segera dinyalakan Deden yang memegang obor. Apa yang mereka lakukan pun mendapat tepuk tangan penyemangat dari para penonton.

"Jangan pernah hitung apa yang pernah hilang. Tapi hitunglah apa yang masih tersisa," kata mereka yang kembali mendapat tepuk tangan penonton. (Baca juga: Resmi Digelar, Peparnas XV/2016 Usung Semangat Kesetaraan).

Setelah api Peparnas dinyalakan, grup band asal Bandung Java Jive tampil memeriahkan suasana dengan mengusung tiga lagu hits mereka. Yang menarik, seluruh penari kembali masuk ke lapangan. Para atlet pun ikut berbaur, mereka ikut bernyanyi.

Mereka menikmati kebersamaan dan larut dalam kebahagiaan. Seolah lupa dengan persaingan perebutan medali, para atlet tampak akrab satu sama lain meski berbeda kontingen. Peparnas pun dimulai. Seluruh atlet siap bertarung memperebutkan prestasi tertinggi sekaligus menjadi inspirasi bagi publik.
(sha)
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Produksi Subaru BRZ...
Produksi Subaru BRZ Dihentikan di Jepang, Bagaimana Nasib Indonesia?
Subaru Balik ke Indonesia...
Subaru Balik ke Indonesia Buat Obati Luka-luka Lama
Kaltim Raih Peringkat...
Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional pada Ajang Peparnas XVII 2024
Atlet Luwu Utara Sumbang...
Atlet Luwu Utara Sumbang 2 Emas untuk Sulsel di Peparnas Papua
Persiapan Sprinter Papua...
Persiapan Sprinter Papua Jelang Peparnas XVI
Berita Terkini
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Hajar Unggulan Korea Selatan
2 jam yang lalu
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Korea di Piala Dunia 2026: Son Jadi Motor, Bek Muda Cho Wi-je Debut
6 jam yang lalu
FIFA Terapkan Teknologi...
FIFA Terapkan Teknologi Offside Baru di Piala Dunia 2026, Bendera Tak Lagi Terlambat Diangkat
7 jam yang lalu
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Pasukan Rusia Dapat...
Pasukan Rusia Dapat Penyembur Api Tak Tertandingi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved