Gagal Finis di Motegi, Lorenzo Semprot Yamaha dan Michelin

Minggu, 16 Oktober 2016 - 16:31 WIB
Gagal Finis di Motegi,...
Gagal Finis di Motegi, Lorenzo Semprot Yamaha dan Michelin
A A A
MOTEGI - Jorge Lorenzo benar-benar kesal dan kecewa karena terjatuh pada lomba Seri 15 MotoGP 2016, di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10) siang WIB. Padahal saat itu, pembalap tim Movistar Yamaha tersebut sedang berada di urutan kedua. Ya, Lorenzo sejatinya sudah memegang podium kedua MotoGP Jepang 2016. Tapi saat lomba menyisakan lima putaran lagi, dia malah terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.

Mengapa dia marah dan kecewa? Karena kalau dia menyelesaikan balapan di urutan kedua. Maka secara otomatis Porfuera akan menggeser rekan setimnya, Valentino Rossi, dari peringkat kedua klasemen pembalap MotoGP 2016. Selain itu, secara matematis Lorenzo juga belum tersingkir dari persaingan perebutan gelar juara dunia pembalap MotoGP 2016. Karena dengan Marc Marquez finis terdepan di Motegi dan dia kedua. Maka selisih poin antara mereka menjadi plus 71 untuk Marc.

Memang tipis kans Lorenzo buat memangkas ketinggalan tersebut. Karena kalender balap MotoGP 2016 tersisa tiga seri, yaitu MotoGP Australia (23/10), MotoGP Malaysia (30/10) dan MotoGP Valencia (13/11). Artinya, masih ada 75 poin maksimal dari ketiga lomba itu.

Meskipun pada akhirnya Lorenzo terjatuh dan gagal finis di Motegi, serta tak mampu mempertahankan gelar juara dunianya, hingga belum bisa menggeser Valentino Rossi dari peringkat kedua klasemen sementara. Porfuera yang rekornya disamai Marquez (juara dunia tiga kali kelas bergengsi) tetap memberi selamat kepada kompatriotnya tersebut.

“Dia telah menjadi pemenang, yang terbaik dan yang paling konsisten. Tahun ini juga dia tidak memiliki keunggulan mekanis. Dia tercepat secara keseluruhan dan lebih teratur. Dia berhak atas gelar ini, dia merupakan pemenang sejati, tanpa keraguan dari saya,” beber Lorenzo pasca lomba MotoGP Jepang 2016 seperti dilaporkan Marca.

Lantas apakah yang menjadi penyebab dari jatuhnya Lorenzo di sisa lima putaran terakhir? Apakah karena kondisi fisiknya yang kelelahan dan belum bugar 100 persen pasca kecelakaan yang menimpanya di sesi latihan bebas 3? “Di sepanjang jalannya balapan, kami benar-benar kesulitan dengan ban depan. Kami tetap menggunakan ban depan yang memang telah memberi kami masalah sepanjang akhir pekan ini, walau pada dua sampai empat putaran awal, saya tidak mengalami gejala getaran,” kata Lorenzo beralasan.

“Namun pada akhirnya kami tetap memasang ban yang sama dan coba menghadapinya saat lomba. Dan masalah itu sudah muncul sejak awal balapan. Saya tidak dapat melakukan pengereman lebih lambat (late braking) dan saya tidak membuat perbedaan dari sisi akselerasi motor, walau saat itu saya mengungguli Dovizioso,” kata Lorenzo melanjutkan.

“Saya berusaha memacu motor di kurva tersebut (tempat Lorenzo terjatuh), saya membuka gas setengah saat di tikungan, tapi tiba-tiba tanpa peringatan saya sudah berada di atas tanah. Ini sungguh disesali. Saya benar-benar kecewa karena saya memiliki kesempatan untuk naik ke peringkat kedua kejuaraan. Tapi saya lebih kecewa lagi karena kami tidak bisa kompetitif dan kami lebih sering terjatuh musim ini,” beber Lorenzo lagi.

Apakah ada keluhan baru buat ban Michelin? “Michelin telah melakukan usaha keras tapi masih belum cukup. Saya berharap secara bertahap ban mereka mencapai peningkatan yang hebat,” tandas pembalap 29 tahun tersebut.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
6 jam yang lalu
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
7 jam yang lalu
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved