Mourinho: Tak Ada Kesenangan Ekstra Kalau MU Kalahkan Liverpool

Minggu, 16 Oktober 2016 - 20:21 WIB
Mourinho: Tak Ada Kesenangan...
Mourinho: Tak Ada Kesenangan Ekstra Kalau MU Kalahkan Liverpool
A A A
MANCHESTER - Bentrok antara Liverpool kontra Manchester United (MU) pada Senin (17/10) malam waktu setempat atau Selasa (18/10) dini hari WIB, akan menutup pekan 8 Liga Primer Inggris (EPL) 2016/17. Pelatih MU, Jose Mourinho, seperti biasa sudah mulai melontarkan perang urat syaraf jelang duel. Ya, walau pernah terlibat sejumlah bentrok dengan Liverpool semasa menangani Chelsea. Mourinho bersikeras dan menganggap dirinya sama sekali tidak meraih rasa puas tambahan usai mengalahkan The Reds (julukan Liverpool).

Apakah itu karena Chelsea Mou pernah ditumbangkan oleh ‘gol hantu’ Luis Garcia pada semi-final Liga Champions 2005? Pasalnya usai mendepak The Blues (julukan Chelsea), Liverpool asuhan Rafael Benitez melaju ke final dan menciptakan ‘keajaiban’ di Istanbul ketika mengalahkan AC Milan.

Atau karena Mou belum pernah melakukan pembalasan setimpal dari kekalahan itu? Karena sejauh ini, pembalasannya yang dianggap paling setimpal terjadi sekitar dua tahun lalu (2014). Yaitu saat Chelsea Mou menaklukkan Liverpool 2-0, di mana kapten The Reds Steven Gerrard melakukan sebuah blunder, sekaligus pada ujung musim mengantar gelar EPL untuk Manchester City.

Tapi kini pelatih asal Portugal tersebut akan menghadapi Liverpool yang ditukangi Juergen Klopp. Seperti juga tuan rumah, pastinya The Red Devils juga mengincar kemenangan demi menambah tiga angka agar tidak tertinggal dari tim-tim lain di papan atas klasemen. Seperti diketahui, kini MU masih tertahan di urutan tujuh klasemen dengan 13 poin. Sedang Liverpool masih lebih baik, yaitu di posisi keempat dengan nilai 16. Saat ini Manchester City masih di puncak dengan 19 poin, sama dengan nilai yang dimiliki Arsenal di peringkat kedua.

Lalu bagaimana komentar Mou jelang laga ini, seandainya nanti dia mampu mempermalukan Si Merah di Anfield? Apakah ada tambahan rasa senang kalau itu terwujud? “Tidak. Bagi saya, bermain melawan Liverpool sama seperti melawan tim besar lainnya. Di Real Madrid, saya ingin berduel dengan Barcelona, Atletico juga dengan Valencia. Di Inter Milan, saya ingin menghadapi AC Milan, Juventus, AS Roma. Di Chelsea, saya mau melawan MU, Liverpool, Arsenal dan klub besar lainnya di Inggris,” sembur Mourinho seperti dilaporkan The Mirror.

“Dan kini bersama Manchester United, adalah sama juga, saya senang untuk bermain menghadapi tim-tim besar dan Liverpool merupakan salah satu tim besar itu. Pada 2014 saya melakukan selebrasi atas apa yang terjadi sebelum pertandingan tersebut (di mana Steven Gerrard blunder),” imbuhnya.

“Sedang di semi-final Liga Champions waktu itu (2014), Chelsea harus menghadapi Liverpool pada hari Sabtu dan Atletico pada Selasa berikutnya. Apa yang terjadi adalah kami harus mengadapi Liverpool di hari Minggu dan Atletico sudah bermain sejak Jumat sebelumnya. Jadi kami merasa laga ini adalah setelan Liverpool untuk jadi juara (Liga Inggris). Faktanya, kami datang ke sana dengan sejumlah pemain yang tidak akan kami pasang melawan Atletico, karena kami sudah tidak berpeluang juara (di Liga Inggris). Semua orang berharap terjadi sesuatu hal berbeda ketimbang apa yang sebenarnya terjadi,” tutur pelatih 53 tahun itu.

Lantas bagaimana dengan Liverpool saat ini yang ditangani Juergen Klopp yang disebut merupakan salah satu rival berat MU di perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini? “Itu bukanlah urusan saya. Saya pikir, kami akan menjalani sebuah pertandingan yang sulit pada Senin (nanti) dan saya rasa Liverpool juga begitu. Adalah bukan saya yang berhak mengatakan apakah mereka (Liverpool) merupakan tim kandidat juara atau bukan. Saya pikir Anda (jurnalis) harusnya menanyakan itu kepada mereka,” kata Mou berdalih.

Walau ada tekanan di pihak MU karena wasit yang akan memimpin laga ini, Anthony Taylor, berasal dari Manchester. Namun Mourinho mengelak hal itu, sekaligus menekankan bahwa disiplin para pemainnya akan diuji di panasnya Stadion Anfield.

“Rekor disiplin kami benar-benar bagus. Kami tidak memiliki masalah sama sekali pada level ini. Kami adalah tim yang bermain dengan disiplin, kami adalah tim yang mengikuti segala sesuatu yang diberitahukan kepada kami dalam pertemuan dengan pihak Liga (EPL) dan para wasit. Kami tidak menekan wasit dan perilaku kami oke di balik garis lapangan, jadi itu adalah poin di mana kami merasa sangat nyaman,” tutup Mourinho.
(sbn)
Berita Terkait
Seragam Tandang Terbaru...
Seragam Tandang Terbaru Spurs Mirip Luar Angkasa
Pulang ke Everton, Richarlison...
Pulang ke Everton, Richarlison Dapat Sambutan Spesial
Lukaku Resmi Kembali...
Lukaku Resmi Kembali Berkostum Chelsea!
3 Klub EPL Ini Siap...
3 Klub EPL Ini Siap Jadi Korban Cristiano Ronaldo
Kemenangan Liverpool...
Kemenangan Liverpool Makan Korban, Harvey Elliot Cedera Parah
Jumawa Moyes, Titel...
Jumawa Moyes, Titel Penakluk Tim Besar Tak Lengkap Jika Belum Kalahkan Tim Ini
Berita Terkini
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
16 menit yang lalu
Profil Francois Letexier,...
Profil Francois Letexier, Wasit Terbaik Diterpa Skandal VAR Piala Dunia 2026
33 menit yang lalu
Mesir Laporkan Wasit...
Mesir Laporkan Wasit ke FIFA dan Minta Investigasi Keputusan Francois Letexier
1 jam yang lalu
Tangis Messi di Malam...
Tangis Messi di Malam Penuh Keajaiban
2 jam yang lalu
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
3 jam yang lalu
Kontroversi VAR di Balik...
Kontroversi VAR di Balik Lolosnya Argentina ke Perempat Final
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved