Seperti Barcelona, Widodo Ingin Cetak Pemain Muda Berbakat di Sriwijaya FC

Minggu, 16 Oktober 2016 - 20:45 WIB
Seperti Barcelona, Widodo...
Seperti Barcelona, Widodo Ingin Cetak Pemain Muda Berbakat di Sriwijaya FC
A A A
PALEMBANG - Ibarat klub Barcelona yang banyak melahirkan pemain muda dari Akademi La Masia, pelatih Sriwijaya FC (SFC) Widodo C Putro juga punya visi yang sama dalam menelurkan pemain muda berbakat. Di tengah ketatnya persaingan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Widodo tetap menyertakan dua pemain muda eks Tim PON Sumsel yang dipromosikan ke tim senior.

Dari daftar 18 nama yang diboyong ke Makassar guna menghadapi tuan rumah PSM Makassar di Stadion Andi Mattalata Mattoangin, Senin (17/10/2016), gelandang muda Manda Cingi dan Mariando masuk dalam skuat. "Kami harus cari bibit bibit baru. Memang dari awal fokus saya mencari pemain muda yang bisa diandalkan," kata Widodo.

Dua pemain muda tersebut diharapkan bisa segera beradaptasi dengan para senior. Selain Manda Cingi dan Mariando, pemain senior yang ikut terbang ke Makassar adalah Teja Paku Alam, Try Hamdani, Zalnando, Wildansyah, Mauricio Leal, Ngurah Nanak, Fachrudin Ariyanto, Achmad Jufrianto, Yu Hyun Koo, Hapit Ibrahim, Anis Nabar, M Ridwan, Firman Utina, TA Mushafry, Rizky Dwi Ramadhana, dan Hilton Moreira.

Menurut Widodo, pemain muda yang terpilih merupakan yang memiliki performa terbaik. Sebab, dia tidak ingin perbedaan kualitas malah merusak penampilan timnya. Apalagi dia juga memasang target juara ISC A 2016. "Makanya saya memberikan mereka peluang bagi pemain yang terlihat performa menanjak di setiap latihan. Artinya mereka juga berkompetisi baik dengan para seniornya,"tegasnya.

Dihubungi terpisah, SFC Manda Cingi menyatakan sangat siap apabila diturunkan pelatih dipertandingan nanti. "Saya siap dimainkan. Di SFC ada pemain alumnus PON, begitu juga PSM juga ada pemain PON Sulsel, kemarin skor kami imbang 1-1 karena saling mengalahkan, tentu saya berharap bisa menang di pertemuan nanti," ucap Manda.

Dia paham, di PON sangat beda di klub profesional. Terlebih lagi dia juga harus memegang nama besar klub sekelas Laskar Wong Kito. "Pastinya PON beda dengan profesional. tantangan jauh lebih berat dan saya bersyukur di SFC pemain seniornnya banyak membimbing kami," ujarnya.
(sha)
Berita Terkait
Turnamen LJR Soccer...
Turnamen LJR Soccer Championship 2025 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Industri Logistik
Dua Klub Inggris Tempati...
Dua Klub Inggris Tempati Tahta Klub Sepakbola Terkaya Dunia, Ini Analisa Pengamat
Timnas Mini Soccer Indonesia...
Timnas Mini Soccer Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2025, Tantang Iran di Laga Puncak
Kapan Persisnya Liverpool...
Kapan Persisnya Liverpool Akan Menjuarai Liga Primer Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Dipepet Lazio, Apakah...
Dipepet Lazio, Apakah Juventus Akan Kembali Juara Liga Italia Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Bintang Muda MU Ini...
Bintang Muda MU Ini Bagikan Paket Sembako dan Puluhan Miliar untuk Korban Covid-19
Berita Terkini
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
8 menit yang lalu
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
22 menit yang lalu
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
6 jam yang lalu
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
6 jam yang lalu
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
6 jam yang lalu
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved