Batalkan PON Remaja, KONI Sesalkan Sikap Kemenpora

Rabu, 19 Oktober 2016 - 17:43 WIB
Batalkan PON Remaja,...
Batalkan PON Remaja, KONI Sesalkan Sikap Kemenpora
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman menyesalkan sikap Kemenpora yang membatalkan Pekan Olah raga Nasional (PON) Remaja. Sedianya event ini akan digelar di Jawa Tengah pada 2017 mendatang.

Jika memang dibatalkan, menurut Tono ini merupakan kerugian yang sangat besar. Sebab, dampak ajang itu justru sangat bermanfaat karena menjadi kesempatan dalam menyaring bibit-bibit atlet berbakat untuk Indonesia.

Menurut dia, PON Remaja merupakan salah satu media untuk melakukan regenerasi atlet Indonesia sebelum turun pada PON maupun kejuaraan yang levelnya lebih tinggi. Kejuaraan multievent khusus atlet berusia di bawah 17 tahun diharapkan menjadi pengumpan untuk ke jenjang senior.

Selain itu, para atlet yang memiliki prestasi di ajang ini memiliki prospek bagus untuk mewakili Indonesia di Asian Youth Games 2017. "Ini memprihatinkan sekali. Kami pun kaget saat mendengarnya pertama kali. Padahal ini adalah event yang sangat potensial dalam mencari dan menyiapkan atlet-atlet muda kita, " kata Tono saat merayakan HUT KONI ke 78 di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Tono menambahkan, hingga saat ini pihak Kemenpora juga belum mengomunikasikan hal tersebut dengan KONI Pusat. Menurutnya, hal seperti ini semestinya jangan diputuskan secara sepihak setelah Kemenpora hendak melakukan penghematan anggaran, dalam hal ini adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Harusnya duduk bersama dulu. Bicarakan bersama. Siapa tahu ada solusi supaya acara ini bisa berjalan. Bagaimanapun, misi kami sendiri adalah terus mencari atlet muda berbakat. Kalau batalnya karena persoalan biaya, saya pikir sangat tidak relevan, " ungkapnya.

Meski begitu, surat pembatalan PON Remaja 2017 oleh Kemenpora sudah dikirimkan ke Gubernur Jawa Tengah per 14 Oktober. Dengan demikian KONI akan melakukan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Gedung Serbaguna Senayan, 20 Oktober. Kegiatan ini dijadikan sebagai media untuk meminta penjelasan.

"Kita akan membicarakannya bersama Ketua Umum KONI Pengprov di Rakornis nanti. Bagaimana kejelasan dari PON Remaja ini. Bahkan, kita juga akan berusaha mengundang Gatot S Dewabroto (Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora) yang mengeluarkan wacana pembatalan PON Remaja ini," ujar Wakil Ketua Umum Koni Pusat Suwarno.
(bbk)
Berita Terkait
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
KONI Luwu Bentuk Tim...
KONI Luwu Bentuk Tim Monitoring Cabang Olahraga
Gubernur Sulsel Diagendakan...
Gubernur Sulsel Diagendakan Buka Musorprov KONI Sulsel
Pengurus KONI Bantaeng...
Pengurus KONI Bantaeng Dilantik, Bupati Harap Raih Prestasi di Porda
KONI Bone Didorong Raih...
KONI Bone Didorong Raih Peringkat 2 Porprov Sulsel 2021
KONI Sulsel Lantik Pengurus...
KONI Sulsel Lantik Pengurus KONI Sidrap Secara Virtual
Berita Terkini
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
37 menit yang lalu
Kontroversi Kartu Merah...
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Seret Nama Lionel Messi
3 jam yang lalu
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
3 jam yang lalu
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
6 jam yang lalu
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Remaja Lebih Suka Berteman...
Remaja Lebih Suka Berteman dan Curhat dengan Chatbot AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved