Duo Repsol Honda Nol Poin dan Yamaha Mendekat, Ini Kata Marquez
Minggu, 23 Oktober 2016 - 16:13 WIB
Duo Repsol Honda Nol Poin dan Yamaha Mendekat, Ini Kata Marquez
A
A
A
PHILLIP ISLAND - Sudah memimpin di depan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Cal Crutchlow. Marc Marquez malah tersungkur mencium aspal Sirkuit Phillip Island. Akhirnya sang juara dunia MotoGP 2016 itu harus puas untuk pertama kalinya musim ini gagal menyelesaikan lomba.
Kesalahan itu sendiri dibuat oleh rider tim Repsol Honda tersebut saat melakukan pengereman jelang masuk ke tikungan 4. Motor Honda RC213V miliknya terlihat kehilangan keseimbangan kala Marquez melakukan pengereman keras pada ban depan, hingga terkunci dan oleng lalu terjatuh ke arah kiri lintasan.
Walau berusaha mengangkat motornya untuk balapan lagi, tapi dengan kondisi motornya yang hancur di beberapa bagian, Marquez harus angkat tangan untuk pertama kalinya tak mampu menyelesaikan balapan musim ini.
Sesaat setelah kembali ke garasi pit tim Repsol Honda, Marquez langsung dikerubungi oleh jurnalis peliput MotoGP Australia 2016. Lalu apa alasan dari pembalap berusia 23 tahun asal Spanyol itu?
“Saya meminta maaf kepada tim, karena ini benar-benar merupakan kesalahan saya. Padahal kami telah melakukan segalanya dengan sempurna. Dan kami hanya tinggal melengkapinya dengan hasil bagus di hari Minggu. Jika saja saya masih berjuang di kejuaraan dunia, ini akan jadi lomba yang berbeda sebagaimana saya tidak akan mengambil risiko terlalu banyak,” kata Marquez kepada jurnalis seperti dilaporkan Marca dan Crash.
“Hari ini saya memulai dengan kencang karena saya tahu saya harus segera membuat perbedaan di awal lomba. Saya coba mempertahankan jarak, tapi salah satu dari itu (pengereman keras) saya agak telat mengerem dan bukannya coba melebar yang mana sudah biasanya saya lakukan semusim ini, untuk kemudian saya meneruskan balapan. Padahal selama musim ini saya sudah amat hati-hati pada titik pengereman motor dan kali ni saya mengambil risiko lebih. Tapi kasus seperti ini, batasannya oke-oke saja. So, insiden ini tidak ada hubungannya dengan ban Michelin,” imbuhnya.
Untung saja Cal Crutchlow mampu menambah poin buat Honda di klasemen konstruktor jadi 341 dan Yamaha kini 308. Tapi dengan Nicky Hayden yang sempat terjatuh dan finis ke-17. Maka tak ada tambahan poin bagi Repsol Honda di klasemen tim.
Sedang Yamaha menambah 30 poin dari hasil finis kedua Valentino Rossi (20 poin) serta finis keenam Jorge Lorenzo (10). Kini Repsol Honda masih memimpin klasemen tim dengan 429 angka, tapi Yamaha kini mendekat dengan nilai 408.
Kesalahan itu sendiri dibuat oleh rider tim Repsol Honda tersebut saat melakukan pengereman jelang masuk ke tikungan 4. Motor Honda RC213V miliknya terlihat kehilangan keseimbangan kala Marquez melakukan pengereman keras pada ban depan, hingga terkunci dan oleng lalu terjatuh ke arah kiri lintasan.
Walau berusaha mengangkat motornya untuk balapan lagi, tapi dengan kondisi motornya yang hancur di beberapa bagian, Marquez harus angkat tangan untuk pertama kalinya tak mampu menyelesaikan balapan musim ini.
Sesaat setelah kembali ke garasi pit tim Repsol Honda, Marquez langsung dikerubungi oleh jurnalis peliput MotoGP Australia 2016. Lalu apa alasan dari pembalap berusia 23 tahun asal Spanyol itu?
“Saya meminta maaf kepada tim, karena ini benar-benar merupakan kesalahan saya. Padahal kami telah melakukan segalanya dengan sempurna. Dan kami hanya tinggal melengkapinya dengan hasil bagus di hari Minggu. Jika saja saya masih berjuang di kejuaraan dunia, ini akan jadi lomba yang berbeda sebagaimana saya tidak akan mengambil risiko terlalu banyak,” kata Marquez kepada jurnalis seperti dilaporkan Marca dan Crash.
“Hari ini saya memulai dengan kencang karena saya tahu saya harus segera membuat perbedaan di awal lomba. Saya coba mempertahankan jarak, tapi salah satu dari itu (pengereman keras) saya agak telat mengerem dan bukannya coba melebar yang mana sudah biasanya saya lakukan semusim ini, untuk kemudian saya meneruskan balapan. Padahal selama musim ini saya sudah amat hati-hati pada titik pengereman motor dan kali ni saya mengambil risiko lebih. Tapi kasus seperti ini, batasannya oke-oke saja. So, insiden ini tidak ada hubungannya dengan ban Michelin,” imbuhnya.
Untung saja Cal Crutchlow mampu menambah poin buat Honda di klasemen konstruktor jadi 341 dan Yamaha kini 308. Tapi dengan Nicky Hayden yang sempat terjatuh dan finis ke-17. Maka tak ada tambahan poin bagi Repsol Honda di klasemen tim.
Sedang Yamaha menambah 30 poin dari hasil finis kedua Valentino Rossi (20 poin) serta finis keenam Jorge Lorenzo (10). Kini Repsol Honda masih memimpin klasemen tim dengan 429 angka, tapi Yamaha kini mendekat dengan nilai 408.
(sbn)