Rossi Ngeri dengan Vinales dan 2 Titik Lemah Yamaha YZR-M1

Minggu, 23 Oktober 2016 - 17:46 WIB
Rossi Ngeri dengan Vinales...
Rossi Ngeri dengan Vinales dan 2 Titik Lemah Yamaha YZR-M1
A A A
PHILLIP ISLAND - Valentino Rossi bangkit dari terjatuh dan gagal finis pada lomba MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi akhir pekan lalu dengan hasil finis podium kedua di seri berikutnya, yakni MotoGP Australia 2016 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (23/10) siang WIB.

Yang lebih spesial bagi The Doctor ialah dia sempat memulai lomba MotoGP Australia 2016 dari posisi ke-15. Berikut kami sarikan hasil wawancara GPOne dengan Rossi pasca lomba.

Mengapa Anda bilang hasil posisi finis kedua di Australia kali ini terasa spesial?
“Hari ini adalah tepat lima tahun sejak Marco Simoncelli meninggalkan kita. Raihan podium ini saya berikan untuknya dan keluarganya. Saya pikir ini adalah cara yang bagus untuk mengenang Sic.”

Anda start dari urutan 15 dan finis kedua. Anda sering melakukan hal seperti ini di sepanjang karier balap Anda. Lalu di posisi berapa aksi comeback Anda kali ini dalam daftar Anda?
“Sungguh sulit menilainya. Ketika Anda menang balapan tentunya akan lebih baik. Saya mengingat banyak lomba saya comeback. Contohnya di Sachsenring pada 2006, Assen 2007, atau ketika saya memenangkan lomba usai start dari urutan 11 di Donington Park.”

Apakah Anda sempat berpikir bisa menang di Phillip Island 2016?
“Saya dan tim tidak merubah apapun pada motor dan menggunakan setelan saat tes bersama Michelin pada Februari lalu. Dan karena itu saya tampil cepat dengan segalanya terkontrol. Saya coba tetap fokus dan tahu bisa meraih podium. Tapi memang sulit mengalahkan Marquez serta Crutchlow. Meski begitu saya menikmati jalannya lomba ini, saya ingin menyaksikan diri sendiri di siaran ulang televisi.”

Apakah kalau Anda tidak start dari urutan 15, Anda bisa memenangkan lomba ini?
“Di babak kualifikasi kami benar-benar buruk, karena situasi serta kondisinya berada di atas batas saya, tim dan motor. Saya lebih cepat dari Crutchlow di pemanasan. Tapi di lomba, dia sangat cepat. Saat Marquez terjatuh, Cal tidak terlalu jauh dari saya, tapi saya tak mampu mengejarnya. Walaupun saya memulai lomba dari baris kedua, saya takkan mungkin mengalahkannya hari ini.”

Mengapa?
“Pada bagian kedua musim ini sering terjadi kepada saya, bahwa motor dan saya kesulitan di penghujung lomba. Saya kesulitan dengan bagian belakang motor. Itu terjadi di sini (Phillip Island), sebagaimana juga di Misano, Aragon dan Silverstone. Mungkin kalau saya tidak cukup bagus di putaran-putaran awal, Vinales akan melewati saya. Ini (masalah bagian belakang) adalah sesuatu yang mesti dikerjakan untuk motor baru Yamaha.”

Apakah itu satu-satunya titik kelemahan YZR-M1 saat ini?
“Tidak, mesinnya juga membutuhkan peningkatan untuk lebih cepat di lintasan lurus. Tapi saya tidak khawatir, karena saya menaruh kepercayaan dengan Yamaha.”

Apakah Vinales yang lagi-lagi finis di podium ketiga telah membat Anda khawatir sebagai rekan setim musim depan?
“Saya tidak menemukan kata-kata yang tepat betapa cepat dan berbakatnya dia hari ini. Saya terbiasa dengan Lorenzo yang cepat dalam berbagai kondisi. Dan dia adalah salah satu yang terbaik. Saya berharap Maverick akan tidak terlalu cepat darinya (sambil tertawa).”
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
2 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
3 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
3 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
4 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
6 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved