Patrick Menyesal Ludahi Bek Persib

Senin, 24 Oktober 2016 - 18:02 WIB
Patrick Menyesal Ludahi...
Patrick Menyesal Ludahi Bek Persib
A A A
GRESIK - Penyerang Persegres Gresik United Patrick Da Silva mengaku menyesal terpancing provokasi pemain belakang Persib Bandung Diogo Ferreira. Efeknya, Patrick dikartu merah oleh wasit Abdul Rahman Salasa saat bentrok di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Sabtu (22/10/2016).

Patrick melakukan perbuatan kurang sportif pada menit ke-45. Pastinya, striker yang sudah mengoleksi delapan gol untuk Laskar Jaka Samudera akan menjalani skorsing ketika timnya melakoni laga kandang melawan Persiba Balikpapan di Stadion Tri Dharma, Gresik, Sabtu (29/10/2016).

Pemain asal Brasil kelahiran 26 Maret 1985, itu berjanji tidak akan berbuat itu lagi karena akan merugikan tim ke depannya. "Bagaimana pun saya harus menanggung perbuatan saya di pertandingan lawan Persib. Walau saya memiliki alasan atas sikap tersebut, tetapi sudah merugikan tim karena absen di pertandingan selanjutnya. Saya berjanji itu tak akan terjadi lagi," ujar Patrick.

Memang, dikartumerahkannya Patrick, bagi Persegres ibarat jatuh tertimpa tangga pula. Persegres mengalami kerugian ganda setelah kalah dari Persib Bandung 0-2, dan harus kehilangan Patrick pada laga berikutnya.

Itu sebuah kerugian besar karena Patrick adalah pemain tersubur dan sering menjadi penentu poin bagi Persegres. Pelatih Eduard 'Edu' Tjong pun tengah memilah siapa yang memiliki kemampuan sebagai centre forward, terutama dengan ketajaman memadai.

"Saya sudah mulai memikirkan pemain yang akan mengganti peran Patrick Da Silva. Ada beberapa pilihan, bisa saja memainkan Gustavo Giron atau memasang pemain yang bukan striker. Semua akan saya pantau dalam sepekan ke depan," ujar Edu.

Gustavo Giron merupakan pilihan paling sederhana karena dia adalah striker murni. Sayangnya sejak bergabung dengan Persegres pada awal putaran kedua lalu, dia belum menunjukkan performa impresif dan sering menjadi pemain pengganti.

Opsi lain adalah memainkan pemain lain yang bukan striker, misalnya Inkyun Oh atau Yusuf Efendi. Jika opsi ini ditempuh, maka Persegres akan menerapkan taktik 'false nine' atau tidak memasang satu striker pun.

"Bagaimana pun semua tim harus siap dengan kemungkinan terburuk, termasuk kehilangan satu atau lebih pemain utama. Kehilangan Patrick sudah jelss rugi, tetapi kami harus secepatnya memberikan solusi atas masalah itu," demikian Eduard Tjong.
(sha)
Berita Terkait
Turnamen LJR Soccer...
Turnamen LJR Soccer Championship 2025 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Industri Logistik
Dua Klub Inggris Tempati...
Dua Klub Inggris Tempati Tahta Klub Sepakbola Terkaya Dunia, Ini Analisa Pengamat
Timnas Mini Soccer Indonesia...
Timnas Mini Soccer Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2025, Tantang Iran di Laga Puncak
Kapan Persisnya Liverpool...
Kapan Persisnya Liverpool Akan Menjuarai Liga Primer Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Dipepet Lazio, Apakah...
Dipepet Lazio, Apakah Juventus Akan Kembali Juara Liga Italia Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Bintang Muda MU Ini...
Bintang Muda MU Ini Bagikan Paket Sembako dan Puluhan Miliar untuk Korban Covid-19
Berita Terkini
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
4 jam yang lalu
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
5 jam yang lalu
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
6 jam yang lalu
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
6 jam yang lalu
Campus League 2026 Regional...
Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Arema FC vs Persib Bandung:...
Arema FC vs Persib Bandung: Duel Pembuktian Pelatih Anyar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved