Kecolongan Gol, Aji Tak Rela Persela Pulang dengan Tangan Hampa
Senin, 24 Oktober 2016 - 20:24 WIB
Kecolongan Gol, Aji Tak Rela Persela Pulang dengan Tangan Hampa
A
A
A
BANJARMASIN - Misi Persela Lamongan melanjutkan tren positif di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 tak berjalan mulus. Menantang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (24/10/2016) sore, Persela takluk dengan skor tipis 0-1.
Penentu kemenangan Barito Putera adalah striker Luis Carlos Junior yang sepakan kerasnya pada menit ke-34 tak mampu dibendung kiper Khoirul Huda. Secara permainan, sebenarnya Persela sudah sesuai dengan harapan Pelatih Aji Santoso.
Sudah bermain solid, memberikan perlawanan dan menciptakan peluang, menurut Aji timnya sebenarnya tidak pantas menelan kekalahan. Tapi, akibat kecolongan satu gol, Laskar Joko Tingkir harus pulang dengan tangan hampa.
"Persela sudah bermain maksimal dan selayaknya kami mendapat poin kalau melihat permainan tadi. Namun, kami terlanjur kecolongan dan kemudian sulit untuk mencetak gol. Selamat untuk Barito Putera yang memenangkan pertandingan," ungkap Aji selepas laga.
Eks pelatih Timnas U-23 ini memasang formasi normal alias tak terlalu negatif di Kalimantan Selatan. Striker utama Ivan Carlos disokong dua winger yakni Saddil Ramdani dan Zaenal Arifin. Dimasukkannya Dendy Sulistyawan mengganti Zaenal juga tak banyak mengubah keadaan.
Secara permainan kedua tim bermain imbang sore itu dan saling memberikan tekanan. Hanya saja Barito Putera lebih mempunyai momentum setelah berhasil unggul. Pemain tuan rumah lebih disiplin di pertahanan sehingga tim tamu sulit mengejar skor.
"Kami meminta maaf kepada suporter karena tidak berhasil membawa pulang angka. Semua pemain sudah memberikan upaya terbaik, baik saat persiapan maupun pertandingan, tapi kenyataannya tidak sesuai dengan harapan," tandas Aji.
Dengan hasil ini Persela masih belum banyak bergerak di papan bawah alias masih menempati peringkat 17 klasemen sementara dengan 21 angka. Koleksi poin tersebut sama persis dengan Barito Putera di posisi juru kunci, hanya dibedakan jumlah gol.
Penentu kemenangan Barito Putera adalah striker Luis Carlos Junior yang sepakan kerasnya pada menit ke-34 tak mampu dibendung kiper Khoirul Huda. Secara permainan, sebenarnya Persela sudah sesuai dengan harapan Pelatih Aji Santoso.
Sudah bermain solid, memberikan perlawanan dan menciptakan peluang, menurut Aji timnya sebenarnya tidak pantas menelan kekalahan. Tapi, akibat kecolongan satu gol, Laskar Joko Tingkir harus pulang dengan tangan hampa.
"Persela sudah bermain maksimal dan selayaknya kami mendapat poin kalau melihat permainan tadi. Namun, kami terlanjur kecolongan dan kemudian sulit untuk mencetak gol. Selamat untuk Barito Putera yang memenangkan pertandingan," ungkap Aji selepas laga.
Eks pelatih Timnas U-23 ini memasang formasi normal alias tak terlalu negatif di Kalimantan Selatan. Striker utama Ivan Carlos disokong dua winger yakni Saddil Ramdani dan Zaenal Arifin. Dimasukkannya Dendy Sulistyawan mengganti Zaenal juga tak banyak mengubah keadaan.
Secara permainan kedua tim bermain imbang sore itu dan saling memberikan tekanan. Hanya saja Barito Putera lebih mempunyai momentum setelah berhasil unggul. Pemain tuan rumah lebih disiplin di pertahanan sehingga tim tamu sulit mengejar skor.
"Kami meminta maaf kepada suporter karena tidak berhasil membawa pulang angka. Semua pemain sudah memberikan upaya terbaik, baik saat persiapan maupun pertandingan, tapi kenyataannya tidak sesuai dengan harapan," tandas Aji.
Dengan hasil ini Persela masih belum banyak bergerak di papan bawah alias masih menempati peringkat 17 klasemen sementara dengan 21 angka. Koleksi poin tersebut sama persis dengan Barito Putera di posisi juru kunci, hanya dibedakan jumlah gol.
(sha)