Tim Rossi Tuduh Lorenzo Bocorkan Data Yamaha ke Marquez

Selasa, 08 November 2016 - 15:03 WIB
Tim Rossi Tuduh Lorenzo...
Tim Rossi Tuduh Lorenzo Bocorkan Data Yamaha ke Marquez
A A A
LESMO - Jelang lomba seri terakhir Kejuaraan Dunia Balap GP Motor 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Jumat-Minggu (11-13 November) ini. Situs diariogol membuat heboh dengan sebuah laporan terbarunya.

Ya, di tengah-tengah persiapan Valentino Rossi menyambut seri terakhir musim ini. Dia ingin segalanya berjalan lancar, apalagi setelah lomba Valencia akan digelar tes pasca musim 2016, yang mana seluruh tim tak terkecuali Yamaha, bakal mengeluarkan motor prototipe terbarunya buat kalender balap 2017.

Tak pelak, Rossi yang masih memiliki kontrak kerja di tim Yamaha Factory hingga akhir 2018. Masih saja menginginkan dirinya secara tidak langsung mendapat status ‘pembalap utama’ tim asal Iwata, Jepang, tersebut. Walaupun pada 2017, Maverick Vinales akan menggantikan kompatriotnya, Jorge Lorenzo, sebagia partner The Doctor di tim berlambang ‘garpu tala’ itu.

Diariogol mengatakan, Rossi rupanya masih penasaran dan memiliki obsesi yang belum kesampaian yang mana ingin dicapainya sebelum pensiun pada 2018 (kemungkinan besar takkan memperpanjang kontrak seturut usianya saat itu sudah 39 tahun).

Obsesi yang masih membuat The Doctor penasaran ialah mengalahkan Marc Marquez di perebutan gelar juara dunia pembalap kelas bergengsi. Dan untuk ketiga kalinya Rossi kalah dari ‘The Baby Alien’ pada 2016.

Namun ada satu hal yang membuat Rossi terheran-heran. Mengapa performa motor Yamaha YZR-M1 bisa mandek dari sisi pengembangan usai memenangkan lomba ketujuh musim ini di GP Catalunya. Artinya sudah 10 seri terakhir Yamaha tak lagi berada di podium teratas. Padahal dari tujuh lomba awal musim 2016, Yamaha mendominasi dengan 5 kemenangan berbanding 2 milik Honda.

Tapi pada 10 seri belakangan, Honda berbalik mendominasi dengan raihan 7 kemenangan, disaingi oleh 2 kemenangan Ducati dan sebiji kemenangan Suzuki. Maka keluarlah kecurigaan dari garasi Rossi. Mengapa motor RC213V telah mengalami kemajuan begitu pesat dan tampil moncer selama periode tadi, tapi Yamaha stagnan?

Kecurigaan utama The Doctor ialah adanya terjadinya kebobolan data-data penting dari garasinya, yang telah dimanfaatkan oleh Honda. Padahal seperti diketahui selama ini kalau Rossi sama sekali tidak mau berbagi garasi, serta data dengan rekan setimnya.

Artinya data-data di garasi Rossi boleh dibilang eksklusif untuk dirinya sendiri. Dia rada pelit berbagi data-data penting seperti telemetri dari motornya walaupun buat rekan setimnya. Tapi mengapa itu bisa sampai bocor ke tangan Honda? Siapa pelakunya?

Beberapa mekanik dari garasi Rossi meyakini kalau data-data penting motor Yamaha YZR-M1 pada awal musim 2016 telah dibocorkan oleh Lorenzo. Pasalnya mereka sama sekali tidak menaruh kepercayaan kepada rider asal Spanyol tersebut, akibat tidak adanya hubungan baik antar mereka dari hasil intensitas persaingan rekan setim selama periode 2008-2010 dan 2013-2016.

Sementara itu Yamaha telah mengakui bahwa pada 2016 tidak mengembangkan lebih jauh mesin motor YZR-M1 milik mereka sejak GP Italia di Sirkuit Mugello (seri ke-6 musim ini), yang mana saat itu Lorenzo memenangkan lomba atas Marquez dari duel akselerasi tikungan lurus terakhir.

Tim Yamaha Factory pun berjanji bahwa Rossi akan memiliki ‘motor revolusioner’ pada musim 2017, dan juga telah memastikan kebijaksanaan untuk seluruh tim untuk menghindari terjadinya lagi kebocoran informasi yang telah mengganggu The Doctor.

Lalu dari sisi juara dunia 9 kali di berbagai kelas itu, tim mekaniknya juga meyakini hubungan antara Rossi dengan Vinales bakal lebih baik ketimbang relasi Rossi dengan Lorenzo. Sehingga membuat kerjasama tim lebih memungkinkan berlangsung dalam situasi yang jauh lebih santai.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir
2 jam yang lalu
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
3 jam yang lalu
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
4 jam yang lalu
10 Momen Cristiano Ronaldo...
10 Momen Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya
4 jam yang lalu
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
12 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
15 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved