Stoner Bicara Ban, Ducati, Lorenzo, Marquez dan Tes Pramusim 2017
Selasa, 08 November 2016 - 19:00 WIB
Stoner Bicara Ban, Ducati, Lorenzo, Marquez dan Tes Pramusim 2017
A
A
A
MILANO - Casey Stoner bilang dirinya akan mendampingi debut Jorge Lorenzo di atas Ducati Desmosedici pada tes pasca musim Valencia 2016. Hal itu dikatakan oleh Stoner ketika mampir di Italia untuk menghadiri sebuah acara pabrikan otomotif asal distrik Borgo Paginale, Bologna tersebut.
Ya, sebelum menghabiskan akhir pekan ini dalam seri terakhir Kejuaraan Dunia Balap GP Motor 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Casey Stoner menghadiri peluncuran perdana motor sport Ducati 1299 Superleggera di panggung Teatro Nazionale di Milano, Italia, dalam acara Milan Motor Show (EICMA) 2016.
Situs GPOne pun menyempatkan diri mewawancarai juara dunia kelas bergengsi 2007 dan 2011 itu. Berikut kami sarikan kutipan wawancaranya, khususnya saat pembalap asal Australia berusia 31 tahun tersebut berbicara soal GP Valencia akhir pekan ini, Jorge Lorenzo, dan tes pasca musim di tempat yang sama beberapa hari berselang. (Baca juga: Profil Sirkuit Ricardo Tormo Valencia dan Rekor-rekornya)
Ini adalah lompatan kecil dari Milano ke Valencia?
“Ya, hanya beberapa jam penerbangan (sambil tersenyum). Akhir pekan ini saya akan berada di Spanyol guna mengikuti lomba terakhir MotoGP musim ini, serta debut dari Ducati Desmosedici GP17. Saya penasaran ingin melihat semua tampilan teraktual dari motor-motor yang akan bersaing pada Kejuaraan Dunia 2017, dan juga untuk melihat sejauh mana kemampuan motor-motor baru.”
Adakah ekspektasi tinggi pada tes perdana Jorge Lorenzo di pengujian pasca musim Valencia 2016 awal pekan mendatang? Apakah Anda sudah berbicara dengannya belakangan ini?
“Tidak, kami sama sekali belum mendapat kesempatan berbicara satu sama lain. Saya tidak merasa Lorenzo butuh sebuah saran khusus dari saya. Tapi jika dia ingin bertanya kepada saya tentang segala sesuatu (yang berkaitan dengan motor Ducati), saya akan selalu ada untuk menjelaskan semuanya sebagai bentuk dukungan penuh dari saya tentunya. Dia (Lorenzo) merupakan seorang pembalap hebat, dan saya yakin dia benar-benar punya komitmen total (selama bersama Ducati).”
Pada beberapa lomba terakhir Lorenzo kesulitan meraih hasil terbaik, tanggapan Anda?
“Sayangnya di kondisi basah Lorenzo tidak menemukan keyakinan yang tepat dengan pemilihan ban. Saya pikir itulah yang menyebabkannya kurang maksimal dalam penampilannya di sejumlah lomba belakangan. Padahal dia merupakan salah satu pembalap terkuat di lintasan kering, dan sudah menunjukkan kemampuannya dengan mencapai podium teratas.” (Baca juga: MotoGP Valencia 2016: Debut KTM, Berebut Gelar Tim dan Memori Rossi-Honda)
Gigi Dall’Igna mengatakan pada 2017 Ducati bisa bersaing di pacuan juara dunia. Anda setuju?
“Motor Ducati telah maju dengan pesat, dan tak bisa disangkal lagi merupakan salah satu yang terbaik di lintasan. Namun sejauh ini Marc Marquez masih terfavorit. Dengan segala hormat kepada Ducati, musim depan segala sesuatunya akan bergantung pula dengan ban Michelin, dan juga waktu yang dibutuhkan mereka buat beradaptasi (dengan ban). Tentu saja masih ada pekerjaan lagi yang mesti dilakukan Ducati saat motor mereka dalam hal masuk di tikungan maupun ketika keluar tikungan. Tapi ban bakal jadi faktor kunci musim depan.”
Andrea Dovizioso menang di Malaysia, Andrea Iannone menang di Austria dan berkali-kali masuk persaingan podium sebelum terjatuh, contohnya di Malaysia. Apakah kemenangan ketiga musim ini untuk Ducati memungkinan di GP Valencia 2016 akhir pekan nanti?
“Sungguh sulit memprediksi hasil lomba GP Valencia 2016 akhir pekan ini, saya sendiri tidak bisa memperkirakannya. Untuk urusan level performa, motor Ducati sedang ada di puncaknya. Namun karakteristik lintasan Sirkuit Ricardo Tormo unik. Mari kita lihat saja apa yang terjadi nanti.”
Anda tidak jadi penguji di tes pasca musim Valencia 2016. Tapi apakah Anda akan memacu motor Ducati dalam tes pramusim 2017 di Sepang, Februari mendatang?
“Soal kepastian itu saya masih belum tahu hingga sekarang. Ducati masih akan memutuskannya di kemudian hari, kemungkinan sebelum akhir pekan ini.” (Baca juga: Tim Rossi Tuduh Lorenzo Bocorkan Data Yamaha ke Marquez)
Ya, sebelum menghabiskan akhir pekan ini dalam seri terakhir Kejuaraan Dunia Balap GP Motor 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Casey Stoner menghadiri peluncuran perdana motor sport Ducati 1299 Superleggera di panggung Teatro Nazionale di Milano, Italia, dalam acara Milan Motor Show (EICMA) 2016.
Situs GPOne pun menyempatkan diri mewawancarai juara dunia kelas bergengsi 2007 dan 2011 itu. Berikut kami sarikan kutipan wawancaranya, khususnya saat pembalap asal Australia berusia 31 tahun tersebut berbicara soal GP Valencia akhir pekan ini, Jorge Lorenzo, dan tes pasca musim di tempat yang sama beberapa hari berselang. (Baca juga: Profil Sirkuit Ricardo Tormo Valencia dan Rekor-rekornya)
Ini adalah lompatan kecil dari Milano ke Valencia?
“Ya, hanya beberapa jam penerbangan (sambil tersenyum). Akhir pekan ini saya akan berada di Spanyol guna mengikuti lomba terakhir MotoGP musim ini, serta debut dari Ducati Desmosedici GP17. Saya penasaran ingin melihat semua tampilan teraktual dari motor-motor yang akan bersaing pada Kejuaraan Dunia 2017, dan juga untuk melihat sejauh mana kemampuan motor-motor baru.”
Adakah ekspektasi tinggi pada tes perdana Jorge Lorenzo di pengujian pasca musim Valencia 2016 awal pekan mendatang? Apakah Anda sudah berbicara dengannya belakangan ini?
“Tidak, kami sama sekali belum mendapat kesempatan berbicara satu sama lain. Saya tidak merasa Lorenzo butuh sebuah saran khusus dari saya. Tapi jika dia ingin bertanya kepada saya tentang segala sesuatu (yang berkaitan dengan motor Ducati), saya akan selalu ada untuk menjelaskan semuanya sebagai bentuk dukungan penuh dari saya tentunya. Dia (Lorenzo) merupakan seorang pembalap hebat, dan saya yakin dia benar-benar punya komitmen total (selama bersama Ducati).”
Pada beberapa lomba terakhir Lorenzo kesulitan meraih hasil terbaik, tanggapan Anda?
“Sayangnya di kondisi basah Lorenzo tidak menemukan keyakinan yang tepat dengan pemilihan ban. Saya pikir itulah yang menyebabkannya kurang maksimal dalam penampilannya di sejumlah lomba belakangan. Padahal dia merupakan salah satu pembalap terkuat di lintasan kering, dan sudah menunjukkan kemampuannya dengan mencapai podium teratas.” (Baca juga: MotoGP Valencia 2016: Debut KTM, Berebut Gelar Tim dan Memori Rossi-Honda)
Gigi Dall’Igna mengatakan pada 2017 Ducati bisa bersaing di pacuan juara dunia. Anda setuju?
“Motor Ducati telah maju dengan pesat, dan tak bisa disangkal lagi merupakan salah satu yang terbaik di lintasan. Namun sejauh ini Marc Marquez masih terfavorit. Dengan segala hormat kepada Ducati, musim depan segala sesuatunya akan bergantung pula dengan ban Michelin, dan juga waktu yang dibutuhkan mereka buat beradaptasi (dengan ban). Tentu saja masih ada pekerjaan lagi yang mesti dilakukan Ducati saat motor mereka dalam hal masuk di tikungan maupun ketika keluar tikungan. Tapi ban bakal jadi faktor kunci musim depan.”
Andrea Dovizioso menang di Malaysia, Andrea Iannone menang di Austria dan berkali-kali masuk persaingan podium sebelum terjatuh, contohnya di Malaysia. Apakah kemenangan ketiga musim ini untuk Ducati memungkinan di GP Valencia 2016 akhir pekan nanti?
“Sungguh sulit memprediksi hasil lomba GP Valencia 2016 akhir pekan ini, saya sendiri tidak bisa memperkirakannya. Untuk urusan level performa, motor Ducati sedang ada di puncaknya. Namun karakteristik lintasan Sirkuit Ricardo Tormo unik. Mari kita lihat saja apa yang terjadi nanti.”
Anda tidak jadi penguji di tes pasca musim Valencia 2016. Tapi apakah Anda akan memacu motor Ducati dalam tes pramusim 2017 di Sepang, Februari mendatang?
“Soal kepastian itu saya masih belum tahu hingga sekarang. Ducati masih akan memutuskannya di kemudian hari, kemungkinan sebelum akhir pekan ini.” (Baca juga: Tim Rossi Tuduh Lorenzo Bocorkan Data Yamaha ke Marquez)
(sbn)