Rossi Akui Sulit Bersaing di GP Valencia
Senin, 14 November 2016 - 16:00 WIB
Rossi Akui Sulit Bersaing di GP Valencia
A
A
A
VALENCIA - Sirkuit Ricardo Tormo Valencia benar-benar tidak bersahabat dengan Valentino Rossi. Dalam 11 tahun beruntun, pembalap berjuluk The Doctor itu selalu gagal menang di lintasan 4 km ini. (Baca juga: Rossi Akui Sirkuit Valencia Kurang Bersahabat)
Pada musim balap 2016, Rossi harus puas finis di posisi keempat. Dirinya kalah saing dengan Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Andrea Iannone. Seperti dikutip dari situs Movistar Yamaha, Rossi mengaku bahwa ia tak punya cukup kekuatan untuk merajai GP Valencia.
"Saya terus mendorong laju motor dari awal sampai akhir. Balapan di paruh pertama tidak begitu buruk sebab saya mampu berada di posisi kedua. Tapi saya tidak cukup cepat untuk memangkas jarak dan setelah itu, saya banyak menderita di paruh kedua balapan," sesal Rossi. (Baca juga: Rossi Kesal Kalah Duel dengan Iannone)
"Menurut saya, Marquez sangat kuat sehingga dia bisa tiba di posisi kedua dan selanjutnya, saya bertarung dengan Iannone. Sayangnya, dia lebih cepat dan akhirnya bisa mengalahkan saya. Namun secara garis besar, ini tetap balapan yang bagus," tambahnya.
Meski demikian, hasil tersebut tidak mempengaruhi keberadaan Rossi di papan klasemen pembalap. Ia tetap menyandang status runner up 2016 usai mengoleksi 249 poin.
Pembalap kebangsaan Italia ini berharap dapat memperbaiki prestasinya di musim 2017 mendatang. Rossi memang agak kecewa dengan penampilannya di musim ini sebab ia bisa 10 kali naik podium dan dari kesempatannya itu, hanya dua yang dimenangkannya. Hal tersebut dirahnya pada GP Spanyol (24 April 2016) dan GP Catalunya (5 Juni 2016)
"Musim 2016 sebenarnya membawa banyak hal positif. Saya bisa meraih posisi kedua dalam kejuaraan, menaiki banyak podium dan sering memulai balapan dari baris terdepan. Tahun depan saya tentu ingin memenangkan tiap balapan, lebih dari dua kali. Saya ingin terus kompetitif," harapnya.
Pada musim balap 2016, Rossi harus puas finis di posisi keempat. Dirinya kalah saing dengan Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Andrea Iannone. Seperti dikutip dari situs Movistar Yamaha, Rossi mengaku bahwa ia tak punya cukup kekuatan untuk merajai GP Valencia.
"Saya terus mendorong laju motor dari awal sampai akhir. Balapan di paruh pertama tidak begitu buruk sebab saya mampu berada di posisi kedua. Tapi saya tidak cukup cepat untuk memangkas jarak dan setelah itu, saya banyak menderita di paruh kedua balapan," sesal Rossi. (Baca juga: Rossi Kesal Kalah Duel dengan Iannone)
"Menurut saya, Marquez sangat kuat sehingga dia bisa tiba di posisi kedua dan selanjutnya, saya bertarung dengan Iannone. Sayangnya, dia lebih cepat dan akhirnya bisa mengalahkan saya. Namun secara garis besar, ini tetap balapan yang bagus," tambahnya.
Meski demikian, hasil tersebut tidak mempengaruhi keberadaan Rossi di papan klasemen pembalap. Ia tetap menyandang status runner up 2016 usai mengoleksi 249 poin.
Pembalap kebangsaan Italia ini berharap dapat memperbaiki prestasinya di musim 2017 mendatang. Rossi memang agak kecewa dengan penampilannya di musim ini sebab ia bisa 10 kali naik podium dan dari kesempatannya itu, hanya dua yang dimenangkannya. Hal tersebut dirahnya pada GP Spanyol (24 April 2016) dan GP Catalunya (5 Juni 2016)
"Musim 2016 sebenarnya membawa banyak hal positif. Saya bisa meraih posisi kedua dalam kejuaraan, menaiki banyak podium dan sering memulai balapan dari baris terdepan. Tahun depan saya tentu ingin memenangkan tiap balapan, lebih dari dua kali. Saya ingin terus kompetitif," harapnya.
(bep)