Timnas Indonesia Antisipasi Taktik 'Parkir Bus' ala Singapura
Rabu, 23 November 2016 - 18:27 WIB
Timnas Indonesia Antisipasi Taktik 'Parkir Bus' ala Singapura
A
A
A
MANILA - Timnas Indonesia membidik kemenangan kala menghadapi Singapura di laga terakhir penyisihan grup Piala AFF 2016. Jelang laga krusial itu, pelatih Alfred Riedl menerapkan latihan khusus guna memetik poin penuh.
Laga melawan Singapura di Rizal Memorial Stadium, Manila, Jumat (25/11/2016) mendatang menjadi laga 'hidup-mati' buat Indonesia. Sebab, jika kembali gagal memetik poin sempurna, Skuat Garuda bakal tersingkir dari ajang dua tahunan tersebut.
Di sesi latihan Timnas Indonesia hari ini, Riedl membagi skuatnya ke dalam dua kelompok. Grup pertama terdiri dari pemain yang menjadi starter di laga kontra Filipina, mereka berlatih umpan-umpan pendek sekaligus menjajal kondisi lapangan.
"Sementara pemain cadangan berlatih taktik penetrasi ke pertahanan Singapura," kata Riedl di hadapan wartawan, Rabu (23/11/2016). Pelatih asal Austria itu memang diprediksi bakal memaksimalkan pemain cadangan di laga melawan Singapura.
Lebih jauh, Riedl mengatakan anak asuhnya secara umum dipersiapkan mengantisipasi serangan balik cepat yang biasa jadi andalan Singapura. Menurut pelatih berusia 67 tahun itu, calon lawan terbiasa menumpuk pemain di wilayah bertahan sendiri.
"Singapura bermain dengan cara yang sangat berbeda dengan tim lain, banyak menumpuk di belakang dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik," lanjut Riedl.
Di laga kontra Singapura, Timnas Indonesia diprediksi merotasi sejumlah pemain. Pasalnya, terdapat tiga pemain utama tim yang dibekap cedera sehingga diragukan tampil.
Riedl sendiri belum bisa memastikan apakah ketiga pemain tersebut bakal absen di laga krusial menghadapi Singapura. Meski meminta ketiganya banyak beristirahat, Riedl berharap mereka bisa tampil menghadapi Singapura.
"Kami pantau mereka hingga latihan besok. Kami harap tidak ada masalah yang berarti," Kata Riedl.
Laga melawan Singapura di Rizal Memorial Stadium, Manila, Jumat (25/11/2016) mendatang menjadi laga 'hidup-mati' buat Indonesia. Sebab, jika kembali gagal memetik poin sempurna, Skuat Garuda bakal tersingkir dari ajang dua tahunan tersebut.
Di sesi latihan Timnas Indonesia hari ini, Riedl membagi skuatnya ke dalam dua kelompok. Grup pertama terdiri dari pemain yang menjadi starter di laga kontra Filipina, mereka berlatih umpan-umpan pendek sekaligus menjajal kondisi lapangan.
"Sementara pemain cadangan berlatih taktik penetrasi ke pertahanan Singapura," kata Riedl di hadapan wartawan, Rabu (23/11/2016). Pelatih asal Austria itu memang diprediksi bakal memaksimalkan pemain cadangan di laga melawan Singapura.
Lebih jauh, Riedl mengatakan anak asuhnya secara umum dipersiapkan mengantisipasi serangan balik cepat yang biasa jadi andalan Singapura. Menurut pelatih berusia 67 tahun itu, calon lawan terbiasa menumpuk pemain di wilayah bertahan sendiri.
"Singapura bermain dengan cara yang sangat berbeda dengan tim lain, banyak menumpuk di belakang dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik," lanjut Riedl.
Di laga kontra Singapura, Timnas Indonesia diprediksi merotasi sejumlah pemain. Pasalnya, terdapat tiga pemain utama tim yang dibekap cedera sehingga diragukan tampil.
| Pemain | Jenis Cedera | |
| 1. | Stefano Lilipaly | Pergelangan Kaki |
| 2. | Evan Dimas | Cedera Otot |
| 3. | Rizky Pora | Cedera Punggung |
Riedl sendiri belum bisa memastikan apakah ketiga pemain tersebut bakal absen di laga krusial menghadapi Singapura. Meski meminta ketiganya banyak beristirahat, Riedl berharap mereka bisa tampil menghadapi Singapura.
"Kami pantau mereka hingga latihan besok. Kami harap tidak ada masalah yang berarti," Kata Riedl.
Tetap semangat Timnas Indonesia, masih ada peluang lolos semifinal dgn menang vs Singapura. Dan Thailand menang atau seri vs Filipina. Amin pic.twitter.com/rl03boRKIF
— PSSI - FAI (@pssi__fai) November 23, 2016
Timnas Indonesia siang ini latihan @RizalMemorialStadium. Usai latihan sayap Timnas, Andik dpt kejutan kue ultah. Met ultah Andik Vermansah! pic.twitter.com/lEIro25Jxg
— PSSI - FAI (@pssi__fai) November 23, 2016
(sbn)