Rossi: Sejak Awal, Vinales Bakal Memberi Masalah Buat Saya

Jum'at, 02 Desember 2016 - 09:00 WIB
Rossi: Sejak Awal, Vinales...
Rossi: Sejak Awal, Vinales Bakal Memberi Masalah Buat Saya
A A A
MONZA - Jelang tampil di Monza Rally Show 2016, Jumat (2/12) waktu setempat. Valentino Rossi sempat mengutarakan pendapatnya soal rekan setim barunya di Yamaha, Maverick Vinales, dan juga mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Ya, hal itu dikemukakan oleh Rossi, saat jadi bintang tamu dalam sebuah acara yang dilangsungkan Radio Deejay pada Kamis (1/12). Rupanya, pembalap 37 tahun itu, sejatinya berharap tim Yamaha menggantikan Lorenzo, dengan pembalap yang memiliki kemampuan dibawahnya.

Akan tetapi, seperti diketahui Vinales sudah langsung mengalahkannya di tes akhir musim Valencia 2016. Tak sampai disitu, pembalap asal Catalunya, Spanyol tersebut, tampil tercepat dari seluruh pembalap yang ada, meski dia baru memacu motor Yamaha YZR-M1 untuk pertama kalinya.

Uniknya, Yamaha tak mau merilis hasil catatan waktu hari pertama tes akhir musim mereka, di Sirkuit Sepang, Malaysia, sepekan setelah tes akhir musim Valencia. Yamaha hanya menyampaikan hasil catatan waktu hari kedua tes akhir musim di Sepang, dengan Rossi tampil lebih cepat atas Vinales. Bisa jadi, pada hari pertama tes akhir musim Yamaha di Sepang, Vinales kembali tampil lebih cepat ketimbang The Doctor. Lantas apa yang dikatakan Rossi soal kehadiran Vinales sebagai rekan setim barunya?

“Kalau bisa memilih, saya lebih menginginkan (rekan setim) seorang pembalap seperti (Dani) Pedrosa (sebagai ganti Lorenzo), yang mana usianya lebih tua (ketimbang Vinales),” sembur Rossi.

“Dengan Vinales, saya berharap masalah (kesulitan) yang muncul bakal minor. Tapi, setelah tes pertama (pengujian akhir musim di Valencia). Saya menyadari betul, (Vinales) bakal memberi saya masalah (kesulitan) yang sama seperti Lorenzo,” imbuhnya.

Kemudian, Rossi juga menjawab pertanyaan soal hubungannya yang buruk dengan Lorenzo, khususnya pada beberapa bulan terakhir musim 2016. “Hubungan kami dirusak oleh insiden yang terjadi pada akhir musim 2015. Karena waktu itu, kami benar-benar dalam kekuatan yang seimbang (berebut gelar juara dunia). Sejak saat itu, hubungan kami tak pernah sama lagi,” tutur Rossi.

“Tapi, setelah seri terakhir MotoGP 2016 di Valencia. Dia (Lorenzo) mendatangi saya dan kemudian memeluk saya. Dia lalu mengatakan, bahwa dia selalu menaruh respek terhadap saya. Itu merupakan sebuah momen yang indah. Kemungkinan, hubungan saya dengan Vinales akan berjalan lebih baik lagi (ketimbang dengan Lorenzo),” harap sang juara dunia sembilan kali di berbagai kelas tersebut.

Lantas bagaimana dengan Marc Marquez, yang sudah tiga kali mengalahkannya di kejuaraan dunia kelas bergengsi? “Saya pikir, pada 2015 dia telah membuktikan banyak hal tentangnya. Diantara kami, kini hanya berlaku saling respek,” kata Rossi menegaskan.

“Namun, dia (Marquez) benar-benar seorang pembalap hebat, kuat, cepat, tak pernah mudah menyerah, selalu mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menang, dan memiliki teknik balap generasi terkini. Dia juga punya gaya balap khusus, dengan sikunya yang menyentuh aspal. Terkadang karena itu (siku menyentuh aspal), dia sering tidak terjatuh dari motornya saat kehilangan traksi bagian depan,” ujar Rossi memuji.

Lalu apa lagi Rossi yang Anda ingat dari Marquez? “Sebagai seorang pembalap, dia agak terlalu cepat. Maunya saya, dia jangan terlalu cepat saat membalap,” ucap The Doctor setengah berkelakar.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
7 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
10 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
10 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
12 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
12 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved