Rossi: Saya Lebih Kecewa Kalah dari Lorenzo Ketimbang Marquez
Minggu, 04 Desember 2016 - 15:07 WIB
Rossi: Saya Lebih Kecewa Kalah dari Lorenzo Ketimbang Marquez
A
A
A
MONZA - Valentino Rossi masih memimpin 3,2 detik atas Dani Sordo, pada hari terakhir Monza Rally Show 2016, Sabtu (3/12). Tapi, ternyata masih ada sisa komentarnya dari kehadiran The Doctor, sewaktu dia jadi bintang tamu di Radio DeeJay, Kamis (1/12).
Rossi rupanya membuka tabir, mengapa hubungannya dengan rekan setimnya Jorge Lorenzo makin memburuk pada akhir 2015, khususnya pasca insiden dengan Marc Marquez di GP Malaysia.
“Hubungan kami dirusak oleh insiden yang terjadi pada akhir musim 2015. Karena waktu itu, kami benar-benar dalam kekuatan yang seimbang (berebut gelar juara dunia). Sejak saat itu, hubungan kami tak pernah sama lagi,” tutur Rossi pada artikel Motorsport beberapa hari lalu. (Baca juga: Rossi: Sejak Awal, Vinales Bakal Memberi Masalah Buat Saya)
Hanya saja, selain karena peluang mereka yang sama kuat untuk berebut juara dunia pembalap, ternyata ada gengsi tersendiri yang dirasakan oleh The Doctor.
Kekecewaan yang dirasakan oleh pembalap 37 tahun itu pada tahun lalu, ternyata lebih berat ketimbang yang dialaminya tahun ini. Itu sekaligus mengartikan, kekalahan dari Jorge Lorenzo musim 2015, lebih menyakitkan ketimbang kekalahan dari Marc Marquez di musim 2016.
“Saya mengalami sedikit kurang beruntung musim ini, setelah saya menderita dari kegagalan akhir musim lalu, yang mana amat sulit untuk dilupakan. Dan saya hampir saja tak kuasa melewati itu semuanya,” sembur Rossi seperti dilaporkan Marca.
“Gagal memenangkan kejuaraan dunia tahun ini (2016 kalah dari Marquez), memang mengecewakan saya. Tapi, sejujurnya, lebih mengecewakan lagi buat saya, karena tidak memenangkan gelar juara dunia musim lalu (2015 kalah dari Lorenzo),” imbuhnya.
Rossi rupanya membuka tabir, mengapa hubungannya dengan rekan setimnya Jorge Lorenzo makin memburuk pada akhir 2015, khususnya pasca insiden dengan Marc Marquez di GP Malaysia.
“Hubungan kami dirusak oleh insiden yang terjadi pada akhir musim 2015. Karena waktu itu, kami benar-benar dalam kekuatan yang seimbang (berebut gelar juara dunia). Sejak saat itu, hubungan kami tak pernah sama lagi,” tutur Rossi pada artikel Motorsport beberapa hari lalu. (Baca juga: Rossi: Sejak Awal, Vinales Bakal Memberi Masalah Buat Saya)
Hanya saja, selain karena peluang mereka yang sama kuat untuk berebut juara dunia pembalap, ternyata ada gengsi tersendiri yang dirasakan oleh The Doctor.
Kekecewaan yang dirasakan oleh pembalap 37 tahun itu pada tahun lalu, ternyata lebih berat ketimbang yang dialaminya tahun ini. Itu sekaligus mengartikan, kekalahan dari Jorge Lorenzo musim 2015, lebih menyakitkan ketimbang kekalahan dari Marc Marquez di musim 2016.
“Saya mengalami sedikit kurang beruntung musim ini, setelah saya menderita dari kegagalan akhir musim lalu, yang mana amat sulit untuk dilupakan. Dan saya hampir saja tak kuasa melewati itu semuanya,” sembur Rossi seperti dilaporkan Marca.
“Gagal memenangkan kejuaraan dunia tahun ini (2016 kalah dari Marquez), memang mengecewakan saya. Tapi, sejujurnya, lebih mengecewakan lagi buat saya, karena tidak memenangkan gelar juara dunia musim lalu (2015 kalah dari Lorenzo),” imbuhnya.
(sbn)