Nasib di Tangan Persipura, Arema Percaya Bisa Juara ISC A
Senin, 12 Desember 2016 - 16:07 WIB
Nasib di Tangan Persipura, Arema Percaya Bisa Juara ISC A
A
A
A
MALANG - Arema Cronus yakin bisa juara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, meskipun untuk mencapai itu masih diperlukan kerja keras sekaligus keberuntungan di laga terakhir. Peluang Singo Edan tergerus setelah bermain imbang 2-2 dengan Pusamania Borneo FC (PBFC), Minggu (11/12/2016).
Arema bakal menjamu Persib Bandung pada laga pemungkas di Stadion Kanjuruhan, Minggu (18/12/2016). Cristian Gonzales dkk wajib memenangkan pertandingan jika ingin juara. Tapi, itu juga masih tergantung hasil pertandingan Persipura Jayapura menjamu PSM Makassar di Stadion Mandala, Jayapura, pada hari yang sama. (Baca juga: Menang di Gresik, Persipura Selangkah Lagi Juara ISC A 2016).
Ini ibarat sebuah final di pertandingan berbeda. Kedua tim yang bersaing memperebutkan juara harus menghadapi tim berbobot di laga terakhir. Persipura masih lebih berpeluang karena hasil imbang saja sudah mengantarkan mereka ke tangga juara.
Kendati peluang meraih juara masih ditentukan faktor keberuntungan, Arema Cronus tidak mau menyerah. Apa pun situasinya nanti, Singo Edan ingin mendapatkan poin absolut di kandang sendiri. Apalagi lawannya adalah seteru klasik, Persib Bandung.
"Ada beberapa hal yang ingin kami lakukan saat menghadapi Persib. Pertama memenangkan pertandingan sekaligus mengakhiri musim ini dengan hasil bagus di Kanjuruhan. Kedua, menambah tiga angka dan kemudian melihat apa yang terjadi di pertandingan antara Persipura dan PSM," ungkap Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija.
Hasil imbang dengan skor 2-2 ketika menghadapi PBFC di Stadion Segiri, Samarinda, membuat Arema dalam posisi agak sulit. Dengan demikian tim kebanggaan Aremania kehilangan empat poin di dua pertandingan away terkini setelah sebelumnya ditahan Bali United dengan skor identik.
Padahal, jika mampu mengamankan empat poin yang hilang di luar kandang tersebut, maka seharusnya Arema yang kini berada di posisi lebih menguntungkan. Tapi Milo tampaknya tidak mau larut dalam kekecewaan karena timnya tak mendapat hasil sempurna.
"Apa pun yang kami raih di Samarinda, saya tetap memberikan apresiasi untuk pemain. Mereka berjuang untuk mendapatkan poin setelah tertinggal dua gol. Apalagi kami bermain dengan 10 orang setelah Okto Maniani terkena kartu merah. Tidak mudah melakukan itu," ungkap dia.
Menghadapi Persib nanti, Milo berharap Arema bermain dengan antusiasme dan karakter kuat agar bisa menutup musim dengan kemenangan. Dia optimistis pasukannya bisa menaklukkan tantangan terakhir ini dan berharap ada keberuntungan yang lebih besar.
Arema bakal menjamu Persib Bandung pada laga pemungkas di Stadion Kanjuruhan, Minggu (18/12/2016). Cristian Gonzales dkk wajib memenangkan pertandingan jika ingin juara. Tapi, itu juga masih tergantung hasil pertandingan Persipura Jayapura menjamu PSM Makassar di Stadion Mandala, Jayapura, pada hari yang sama. (Baca juga: Menang di Gresik, Persipura Selangkah Lagi Juara ISC A 2016).
Ini ibarat sebuah final di pertandingan berbeda. Kedua tim yang bersaing memperebutkan juara harus menghadapi tim berbobot di laga terakhir. Persipura masih lebih berpeluang karena hasil imbang saja sudah mengantarkan mereka ke tangga juara.
Kendati peluang meraih juara masih ditentukan faktor keberuntungan, Arema Cronus tidak mau menyerah. Apa pun situasinya nanti, Singo Edan ingin mendapatkan poin absolut di kandang sendiri. Apalagi lawannya adalah seteru klasik, Persib Bandung.
"Ada beberapa hal yang ingin kami lakukan saat menghadapi Persib. Pertama memenangkan pertandingan sekaligus mengakhiri musim ini dengan hasil bagus di Kanjuruhan. Kedua, menambah tiga angka dan kemudian melihat apa yang terjadi di pertandingan antara Persipura dan PSM," ungkap Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija.
Hasil imbang dengan skor 2-2 ketika menghadapi PBFC di Stadion Segiri, Samarinda, membuat Arema dalam posisi agak sulit. Dengan demikian tim kebanggaan Aremania kehilangan empat poin di dua pertandingan away terkini setelah sebelumnya ditahan Bali United dengan skor identik.
Padahal, jika mampu mengamankan empat poin yang hilang di luar kandang tersebut, maka seharusnya Arema yang kini berada di posisi lebih menguntungkan. Tapi Milo tampaknya tidak mau larut dalam kekecewaan karena timnya tak mendapat hasil sempurna.
"Apa pun yang kami raih di Samarinda, saya tetap memberikan apresiasi untuk pemain. Mereka berjuang untuk mendapatkan poin setelah tertinggal dua gol. Apalagi kami bermain dengan 10 orang setelah Okto Maniani terkena kartu merah. Tidak mudah melakukan itu," ungkap dia.
Menghadapi Persib nanti, Milo berharap Arema bermain dengan antusiasme dan karakter kuat agar bisa menutup musim dengan kemenangan. Dia optimistis pasukannya bisa menaklukkan tantangan terakhir ini dan berharap ada keberuntungan yang lebih besar.
(sha)