Marc Marquez yang Ini Jauh Lebih Berbahaya Daripada 2014
Senin, 12 Desember 2016 - 16:53 WIB
Marc Marquez yang Ini Jauh Lebih Berbahaya Daripada 2014
A
A
A
ANDORRA - Jorge Lorenzo akan menghadapi tahun 2017, dengan perubahan yang paling penting dalam kehidupan olahraganya, pindah tim dari Yamaha ke Ducati. Bagaimanapun caranya, pembalap 29 tahun itu bakal mengekploitasi habis-habisan motor barunya (Desmosedici GP). Dia juga tahu, bahwa pembalap yang mesti dikalahkan di MotoGP musim depan adalah pembalap utama tim Honda Repsol.
Seperti dilaporkan Motorsport, Lorenzo mulai bergegas pada hari-hari terakhir tahun ini, guna mempersiapkan fisik, yang mana akan menjadi salah satu musim terpenting dalam kariernya. Setelah sembilan tahun di tim Yamaha, kepindahannya ke Ducati turut disertai ekspektasi tinggi.
Tentu saja, harapan besar sudah akan dirasakan oleh Lorenzo sejak tahun pertamanya di tim yang bermarkas di Distrik Borgo Paginale, Bologna tersebut. Sejauh ini, adaptasinya dengan Desmosedici GP, terbilang lancar di pengujian akhir musim Valencia, pertengahan November silam.
Sekarang Lorenzo berharap, untuk bisa mengeluarkan sebuah penampilan kejutan di musim 2017. Meski begitu, X-Fuera tidak akan menghilangkan pandangannya dari rival terkuatnya, yaitu juara bertahan Marc Marquez.
“Marquez yang ini, jauh lebih berbahaya daripada yang di tahun 2014. Karena dia adalah pembalap yang jarang terjatuh, terutama dalam lomba. Dia juga seorang pembalap yang telah meningkatkan diri di sejumlah titik kelemahannya,” sembur Lorenzo dalam sebuah wawancara di sela-sela peresmian museum juara dunia miliknya di Andorra beberapa waktu lalu.
“Tapi benar juga bahwa Honda pada 2013, mungkin merupakan motor terbaik di lintasan. Dan 2014 bahkan lebih baik (2013-14 Honda dibawa Marquez juara dunia kelas bergengsi). Sekarang, tidak ada motor yang memiliki keunggulan superior seperti waktu itu. Akan tetapi, Marquez kini lebih lengkap (sebagai seorang pembalap),” imbuhnya.
Seperti dilaporkan Motorsport, Lorenzo mulai bergegas pada hari-hari terakhir tahun ini, guna mempersiapkan fisik, yang mana akan menjadi salah satu musim terpenting dalam kariernya. Setelah sembilan tahun di tim Yamaha, kepindahannya ke Ducati turut disertai ekspektasi tinggi.
Tentu saja, harapan besar sudah akan dirasakan oleh Lorenzo sejak tahun pertamanya di tim yang bermarkas di Distrik Borgo Paginale, Bologna tersebut. Sejauh ini, adaptasinya dengan Desmosedici GP, terbilang lancar di pengujian akhir musim Valencia, pertengahan November silam.
Sekarang Lorenzo berharap, untuk bisa mengeluarkan sebuah penampilan kejutan di musim 2017. Meski begitu, X-Fuera tidak akan menghilangkan pandangannya dari rival terkuatnya, yaitu juara bertahan Marc Marquez.
“Marquez yang ini, jauh lebih berbahaya daripada yang di tahun 2014. Karena dia adalah pembalap yang jarang terjatuh, terutama dalam lomba. Dia juga seorang pembalap yang telah meningkatkan diri di sejumlah titik kelemahannya,” sembur Lorenzo dalam sebuah wawancara di sela-sela peresmian museum juara dunia miliknya di Andorra beberapa waktu lalu.
“Tapi benar juga bahwa Honda pada 2013, mungkin merupakan motor terbaik di lintasan. Dan 2014 bahkan lebih baik (2013-14 Honda dibawa Marquez juara dunia kelas bergengsi). Sekarang, tidak ada motor yang memiliki keunggulan superior seperti waktu itu. Akan tetapi, Marquez kini lebih lengkap (sebagai seorang pembalap),” imbuhnya.
(sbn)