Rossi Juara EnduRanch 2016, Marquez Finis Posisi 20
Senin, 12 Desember 2016 - 20:15 WIB
Rossi Juara EnduRanch 2016, Marquez Finis Posisi 20
A
A
A
TAVULLIA - Hasil berbeda diraih oleh dua pembalap ternama MotoGP, Valentino Rossi dan Marc Marquez, ketika mereka ikut serta dalam lomba ketahanan motocross. Perlu diketahui kalau akhir pekan lalu, Rossi mengikuti EnduRanch, sedang Marquez menguji kemampuan di Segre Enduro.
Ya, seperti dilaporkan GPOne. EnduRanch merupakan sebuah event klasik musim dingin bagi Valentino Rossi dan teman-temannya dari Akademi Pembalap VR46. Untuk lomba tahun ini, seperti tradisi mereka bersaing di trek Tavullia.
Akhirnya, sang pemilik akademi sendiri yang menyambar kemenangan pada EnduRanch 2016, kompetisi yang terinspirasi dari lomba daya tahan motocross dunia. Kali ini, Rossi dipasangkan dengan Mauro Sanchini. Mereka finis tercepat dan meraih podium terhormat, yang mana podiumnya didirikan dari potongan kayu-kayu besar.
Untuk urusan DNA (garis keturunan) jelas tak bisa diremehkan. Karena posisi dua ajang ini direbut saudara Rossi, Luca Marini, yang berduet dengan Filippo Fuligni. Sedang di urutan ketiga, ditempati Federico Fuligni dan Francesco Bagnaia.
Sementara itu, pada event Enduro del Segre edisi ke-37 yang berlangsung di Ponts, Lleida. Kehadiran Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, telah menghadirkan kehebohan dalam ajang yang telah empat tahun absen dari kalender tersebut.
Seperti dilaporkan Motorsport, Oriol Mena finis terdepan di Enduro del Segre edisi ke-37 dengan catatan waktu 21:17.593, dia dibuntuti oleh Bernat Cortes dan Ramon Quer yang tertinggal lebih dari setengah menit. Sedangkan Marc Marquez, yang melakoni debutnya di kompetisi Enduro dan memacu Honda CRF 450X dari klub RACC M.S. Setelah tampil di kategori Enduro Elit, juara MotoGP 2016 tersebut hanya mampu finis ke-20 di klasemen umum.
Catatan waktu yang dibuat Marquez, sejatinya cukup baik yakni 22:32.481. Hasil tersebut menempatkannya finis di urutan keenam kategori yang diikutinya, sekaligus finis nomor delapan klasemen umum. Akan tetapi, juara dunia MotoGP tiga kali itu, terkena sanksi dari komisioner lomba sebanyak satu menit. Penyebabnya, Marc Marquez lebih dulu masuk sebelum waktu kontrol. Hasil itu membuat catatan waktunya bertambah jadi 23:32.481.
Meski begitu, hasil finis Marc lebih baik dari Alex Marquez, yang cuma bisa menempati posisi ke-30 klasemen umum ajang ini. Alex mencatat waktu tempuh 24:36.976. Dari sekitar 100-an pembalap yang mengikuti Enduro del Segre edisi ke-37, bergabung pula pelatih Marc, Jose Luis Martinez, yang finis keenam klasemen umum.
Salah satu mekanik Marc di tim Repsol Honda, Carlos Linan, ikut membantu Marc bersama ayahnya, Julia Marquez. Pekan depan, Marc dan Alex bakal kembali berpartisipasi di ajang serupa. Kali ini dalam edisi terbaru Superprestigio Dirt Track di Palau Sant Jordi, Barcelona.
Ya, seperti dilaporkan GPOne. EnduRanch merupakan sebuah event klasik musim dingin bagi Valentino Rossi dan teman-temannya dari Akademi Pembalap VR46. Untuk lomba tahun ini, seperti tradisi mereka bersaing di trek Tavullia.
Akhirnya, sang pemilik akademi sendiri yang menyambar kemenangan pada EnduRanch 2016, kompetisi yang terinspirasi dari lomba daya tahan motocross dunia. Kali ini, Rossi dipasangkan dengan Mauro Sanchini. Mereka finis tercepat dan meraih podium terhormat, yang mana podiumnya didirikan dari potongan kayu-kayu besar.
Untuk urusan DNA (garis keturunan) jelas tak bisa diremehkan. Karena posisi dua ajang ini direbut saudara Rossi, Luca Marini, yang berduet dengan Filippo Fuligni. Sedang di urutan ketiga, ditempati Federico Fuligni dan Francesco Bagnaia.
Sementara itu, pada event Enduro del Segre edisi ke-37 yang berlangsung di Ponts, Lleida. Kehadiran Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, telah menghadirkan kehebohan dalam ajang yang telah empat tahun absen dari kalender tersebut.
Seperti dilaporkan Motorsport, Oriol Mena finis terdepan di Enduro del Segre edisi ke-37 dengan catatan waktu 21:17.593, dia dibuntuti oleh Bernat Cortes dan Ramon Quer yang tertinggal lebih dari setengah menit. Sedangkan Marc Marquez, yang melakoni debutnya di kompetisi Enduro dan memacu Honda CRF 450X dari klub RACC M.S. Setelah tampil di kategori Enduro Elit, juara MotoGP 2016 tersebut hanya mampu finis ke-20 di klasemen umum.
Catatan waktu yang dibuat Marquez, sejatinya cukup baik yakni 22:32.481. Hasil tersebut menempatkannya finis di urutan keenam kategori yang diikutinya, sekaligus finis nomor delapan klasemen umum. Akan tetapi, juara dunia MotoGP tiga kali itu, terkena sanksi dari komisioner lomba sebanyak satu menit. Penyebabnya, Marc Marquez lebih dulu masuk sebelum waktu kontrol. Hasil itu membuat catatan waktunya bertambah jadi 23:32.481.
Meski begitu, hasil finis Marc lebih baik dari Alex Marquez, yang cuma bisa menempati posisi ke-30 klasemen umum ajang ini. Alex mencatat waktu tempuh 24:36.976. Dari sekitar 100-an pembalap yang mengikuti Enduro del Segre edisi ke-37, bergabung pula pelatih Marc, Jose Luis Martinez, yang finis keenam klasemen umum.
Salah satu mekanik Marc di tim Repsol Honda, Carlos Linan, ikut membantu Marc bersama ayahnya, Julia Marquez. Pekan depan, Marc dan Alex bakal kembali berpartisipasi di ajang serupa. Kali ini dalam edisi terbaru Superprestigio Dirt Track di Palau Sant Jordi, Barcelona.
(sbn)