Dijamu Persipura, Juku Eja Terancam Tanpa Penyerang Sayap Andalan
Senin, 12 Desember 2016 - 22:14 WIB
Dijamu Persipura, Juku Eja Terancam Tanpa Penyerang Sayap Andalan
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar terancam tidak diperkuat penyerang saya andalan M Rahmat saat menghadapi Persipura Jayapura pada pekan pemungkas Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di Stadion Mandala, Minggu (18/12/2016). Pemain asal kabupaten Takalar ini mengalami ketegangan pada otot gastrocnemius.
Rahmat harus menjalani terapi selama empat hari sebelum mengikuti kembali latihan bersama tim. Pada latihan Senin (12/2016) sore, Rahmat hanya berada di pinggir lapangan menyaksikan rekan setimnya latihan. Pemain bernomor punggung 11 ini cedera di laga sebelumnya, hingga harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-25. Tim kepelatihan memasukkan Maldini Pali untuk menantikan posisi Rahmat yang cedera.
Di dalam skuad Juku Eja peran Rahmat memang cukup vital. Bahkan, pemain ini selalu menjadi pilihan utama tim yang diasuh Robert Alberts tersebut. Bahkan, beberapa pertandingan Rahmat selalu tampil 90 menit untuk membongkar pertahanan lawan dari sekor sayap kiri.
Asisten Fisioterapi PSM Wahyu mengatakan, pihaknya masih harus melakukan terapi terhadap cedera yang dialami Rahmat. "Mungkin empat hari, sebelum dia kembali latihan," katanya.
Hal tersebut dilakukan, agar menghindari cedera panjang. Sehingga, harus melihat kondisinya sebelum direkomendasikan melakoni latihan bersama tim. "Lihat perkembangannya saja, yang jelas masih harus jalani terapi," katanya.
Tim kepelatihan saat ini masih menyiapkan komposisi tim terbaiknya sebelum berangkat ke Papua. Laga tersebut penting, karena mereka bisa mengagalkan Persipura juara jika berhasil mengalahkan mereka di kandangnya.
Sebab, saat ini Persipura berada di puncak klasemen dengan 65 poin. Sementara Arema Cronus berada di posisi kedua dengan 63 poin. Sehingga, juara ISC A 2016 akan ditentukan di pertandingan pada pekan terakhir.
Rahmat berharap kondisinya tidak terlalu parah. "Memang masih agak nyeri, semoga bisa segera sembuh," ungkapnya.
Rahmat harus menjalani terapi selama empat hari sebelum mengikuti kembali latihan bersama tim. Pada latihan Senin (12/2016) sore, Rahmat hanya berada di pinggir lapangan menyaksikan rekan setimnya latihan. Pemain bernomor punggung 11 ini cedera di laga sebelumnya, hingga harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-25. Tim kepelatihan memasukkan Maldini Pali untuk menantikan posisi Rahmat yang cedera.
Di dalam skuad Juku Eja peran Rahmat memang cukup vital. Bahkan, pemain ini selalu menjadi pilihan utama tim yang diasuh Robert Alberts tersebut. Bahkan, beberapa pertandingan Rahmat selalu tampil 90 menit untuk membongkar pertahanan lawan dari sekor sayap kiri.
Asisten Fisioterapi PSM Wahyu mengatakan, pihaknya masih harus melakukan terapi terhadap cedera yang dialami Rahmat. "Mungkin empat hari, sebelum dia kembali latihan," katanya.
Hal tersebut dilakukan, agar menghindari cedera panjang. Sehingga, harus melihat kondisinya sebelum direkomendasikan melakoni latihan bersama tim. "Lihat perkembangannya saja, yang jelas masih harus jalani terapi," katanya.
Tim kepelatihan saat ini masih menyiapkan komposisi tim terbaiknya sebelum berangkat ke Papua. Laga tersebut penting, karena mereka bisa mengagalkan Persipura juara jika berhasil mengalahkan mereka di kandangnya.
Sebab, saat ini Persipura berada di puncak klasemen dengan 65 poin. Sementara Arema Cronus berada di posisi kedua dengan 63 poin. Sehingga, juara ISC A 2016 akan ditentukan di pertandingan pada pekan terakhir.
Rahmat berharap kondisinya tidak terlalu parah. "Memang masih agak nyeri, semoga bisa segera sembuh," ungkapnya.
(sha)