Demi Istri yang Sedang Hamil, Bek Thailand Janji Sulitkan Indonesia
Selasa, 13 Desember 2016 - 09:00 WIB
Demi Istri yang Sedang Hamil, Bek Thailand Janji Sulitkan Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Bek Timnas Thailand, Theerathon Bunmathan, bakal jadi salah satu pemain yang menyulitkan Boaz Solossa dkk dalam pertandingan leg pertama final Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12/2016) nanti. Pemain berusia 26 tahun menyatakan fokus bertandingnya sudah kembali setelah sempat terganggu akibat kondisi kesehatan sang istri.
Istri Theerathon yang sedang hamil, sempat sakit sebelum sang suami bertolak ke Indonesia, Minggu (11/12/2016). Atas dasar itulah, bek yang bermain untuk klub Muangthong United FC sempat kepikiran yang dikhawatirkan mengganggu penampilannya di leg pertama nanti.
Tapi di situlah Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) membalas budi jasa pemainnya yang sedang berupaya mengharumkan nama negara. Ketua FAT, Somyot Poompanmuang, mengunjungi istri Theerathon ke rumah sakit untuk memastikan keadaannya.
Untungnya, kondisi istri Theerathon baik-baik saja. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter dan dia (istri Theerathon) sudah berada di tangan yang tepat. Jadi saya minta Aum (panggilan Theerathon) dan pemain lain fokus saja pada pertandingan. Mereka harus menang dan membuat semua orang senang," jamin Somyot seperti dikutip Nation Multimedia.
Mengetahui kondisi sang istri baik-baik saja, tentu saja Theerathon merasa lega. Ia pun berjanji akan tampil sebaik mungkin untuk membuat bangga negaranya dan juga sang istri, yang sudah berpesan agar bisa pulang dengan kemenangan atas Indonesia.
"Saya ingin ucapkan terima kasih kepada Ketua FAT dan Worapoj Yodsatat (asisten pelatih Timnas), yang sudah memperhatikan segalanya sejak malam sebelum kami terbang. Che (panggilan Worapoj) sudah mengatur segalanya, mulai dari mencarikan ruangan hingga dokter terbaik," ucap Theerathon.
"Saya juga berterima kasih kepada pelatih Kiatisuk, staf pelatih, dan semua rekan yang sudah memberi dukungan. Saya sangat apresiasi. Kekhawatiran saya sudah berkurang yang membantu saya tetap tenang. Sekarang saya sudah fokus ke pertandingan,"
"Istri saya juga sudah bilang tidak perlu khawatir. Dia sedang berjuang. Dia berulang kali mengatakannya. Dia cuma mau saya konsentrasi pada pekerjaan dan pulang dengan kemenangan. Dia sudah lebih baik. Jauh di lubuk hati, saya ingin bersamanya tapi ini pekerjaan dan saya mesti fokus ke pertandingan," tutupnya.
Theerathon sudah berlaga empat kali dari lima pertandingan Thailand di Piala AFF 2016, salah satunya ketika mengalahkan Indonesia di putaran Grup A. Satu gol sudah ia lesakkan, yakni ke gawang Myanmar di pertandingan leg kedua semifinal, Kamis (8/12/2016) lalu.
Dengan posisinya sebagai bek sayap kiri, maka tugas utama Theerathon adalah menghalau pergerakan Andik Vermansyah, yang kemungkinan diturunkan pelatih Timnas Indonesia Alfred Rield di sayap kanan. Sementara jika naik membantu serangan, Theerathon bakal berhadapan dengan bek kanan skuat Garuda, Beny Wahyudi.
Istri Theerathon yang sedang hamil, sempat sakit sebelum sang suami bertolak ke Indonesia, Minggu (11/12/2016). Atas dasar itulah, bek yang bermain untuk klub Muangthong United FC sempat kepikiran yang dikhawatirkan mengganggu penampilannya di leg pertama nanti.
Tapi di situlah Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) membalas budi jasa pemainnya yang sedang berupaya mengharumkan nama negara. Ketua FAT, Somyot Poompanmuang, mengunjungi istri Theerathon ke rumah sakit untuk memastikan keadaannya.
Untungnya, kondisi istri Theerathon baik-baik saja. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter dan dia (istri Theerathon) sudah berada di tangan yang tepat. Jadi saya minta Aum (panggilan Theerathon) dan pemain lain fokus saja pada pertandingan. Mereka harus menang dan membuat semua orang senang," jamin Somyot seperti dikutip Nation Multimedia.
Mengetahui kondisi sang istri baik-baik saja, tentu saja Theerathon merasa lega. Ia pun berjanji akan tampil sebaik mungkin untuk membuat bangga negaranya dan juga sang istri, yang sudah berpesan agar bisa pulang dengan kemenangan atas Indonesia.
"Saya ingin ucapkan terima kasih kepada Ketua FAT dan Worapoj Yodsatat (asisten pelatih Timnas), yang sudah memperhatikan segalanya sejak malam sebelum kami terbang. Che (panggilan Worapoj) sudah mengatur segalanya, mulai dari mencarikan ruangan hingga dokter terbaik," ucap Theerathon.
"Saya juga berterima kasih kepada pelatih Kiatisuk, staf pelatih, dan semua rekan yang sudah memberi dukungan. Saya sangat apresiasi. Kekhawatiran saya sudah berkurang yang membantu saya tetap tenang. Sekarang saya sudah fokus ke pertandingan,"
"Istri saya juga sudah bilang tidak perlu khawatir. Dia sedang berjuang. Dia berulang kali mengatakannya. Dia cuma mau saya konsentrasi pada pekerjaan dan pulang dengan kemenangan. Dia sudah lebih baik. Jauh di lubuk hati, saya ingin bersamanya tapi ini pekerjaan dan saya mesti fokus ke pertandingan," tutupnya.
Theerathon sudah berlaga empat kali dari lima pertandingan Thailand di Piala AFF 2016, salah satunya ketika mengalahkan Indonesia di putaran Grup A. Satu gol sudah ia lesakkan, yakni ke gawang Myanmar di pertandingan leg kedua semifinal, Kamis (8/12/2016) lalu.
Dengan posisinya sebagai bek sayap kiri, maka tugas utama Theerathon adalah menghalau pergerakan Andik Vermansyah, yang kemungkinan diturunkan pelatih Timnas Indonesia Alfred Rield di sayap kanan. Sementara jika naik membantu serangan, Theerathon bakal berhadapan dengan bek kanan skuat Garuda, Beny Wahyudi.
(sha)