Persaingan Makin Seru, MotoGP 2017 Umumkan 3 Aturan Teknis Baru

Rabu, 21 Desember 2016 - 20:20 WIB
Persaingan Makin Seru,...
Persaingan Makin Seru, MotoGP 2017 Umumkan 3 Aturan Teknis Baru
A A A
MADRID - Persaingan antar pembalap di setiap lomba Kejuaraan Dunia Balap GP Motor (MotoGP), tampaknya bakal semakin sengit dan terbuka pada 2017. Mengapa? Karena Dorna Sport selalu pengelola komersial ajang ini, telah merilis tiga aturan teknis baru terkait ban.

Aturan ini sendiri diumumkan pada Rabu (21/12/2016) dalam rapat internal Komisi Grand Prix di Madrid, Spanyol. Seperti dilaporkan oleh situs resmi MotoGP, rapat ini dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna), Ignacio Verneda (FIM), Herve Poncharal (IRTA), dan Takanao Tsubouchi (MSMA), dengan sekretaris Mike Trimby.

Berikut kami sampaikan hasil tiga aturan baru teknis untuk ban di MotoGP 2017, selain dari keputusan Michelin sebelumnya beberapa waktu lalu yang tidak lagi menyediakan ban intermediate.

1.Deteksi otomatis jenis ban
Bekerjasama dengan Michelin dan setiap tim pabrikan di kategori kelas bergengsi (MotoGP), sistem baru akan diimplementasikan untuk memungkinkan deteksi otomatis dari jenis kompon ban yang digunakan oleh pembalap. Informasi ini akan tersedia untuk semua pembalap dan tim, serta untuk televisi.
*Deteksi penggunaan kompon ban yang digunakan oleh setiap pembalap di lintasan, akan dilakukan oleh sebuah teknologi nirkabel. Informasi ini akan disalurkan ke ECU terpadu, kemudian diteruskan ke pelaporan sistem waktu di lintasan melalui versi terbaru dari perangkat lunak terpadu.

2.Penambahkan jumlah ban
Untuk mengatasi masalah handicap yang dirasakan oleh dua pembalap yang lolos dari sesi kualifikasi I. Mereka akan mendapat tambahan ban belakang slick berkompon soft pada sesi kualifikasi II. Sedang untuk jumlah total ban yang tersedia untuk setiap pembalap tetap tidak berubah.

3.Lampiran
Dalam informasi yang diungkapkan pada keputusan dari Madrid Grants Commission pada 2 Desember 2016. Dinyatakan bahwa jumlah maksimum ban basah dan kering tetap tidak berubah, itu tidak benar. Mulai 2017, jumlah maksimum ban basah yang tersedia untuk setiap pembalap adalah 5 untuk ban depan dan 6 untuk ban belakang. (Direktur lomba masih dapat menyetujui penambahan untuk ban depan dan belakang ketika semua sesi latihan bebas dan kualifikasi dilakukan dalam kondisi basah).

*Kesimpulan
1.Mulai 2017, setiap tim dan pembalap bakal mengetahui kompon ban apa yang tengah dipakai oleh pembalap pesaing. Dengan begitu, setelah membandingkan catatan waktu satu sama lain di sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga pemanasan, semakin mengetahui kompon ban apa yang cocok buat mereka gunakan saat lomba.

2.Sebelum 2017, 2 pembalap yang lolos dari babak kualifikasi (BK) I, rentan kehabisan stok ban slick kompon soft (bsks) di BK II. Karena mereka sudah habis-habisan menggunakan stok BSKS buat mencatat waktu tercepat di BK I. Kalau mereka lolos ke BK II dan kehabisan stok BSKS baru, mereka hanya akan menggunakan BSKS sisa dari perjuangan mereka di BK I, yang mana bakal tak maksimal mencatat waktu tercepat di BK II. Alokasi penambahan jumlah BSKS buat 2 pembalap yang lolos dari BK I ke BK II tentu saja bakal disambut gembira.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
15 menit yang lalu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
57 menit yang lalu
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
1 jam yang lalu
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
1 jam yang lalu
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
3 jam yang lalu
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
3 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved