Soal Kapan Rossi Pensiun dari MotoGP, Ini Tebakan Stoner
Minggu, 05 Februari 2017 - 16:07 WIB
Soal Kapan Rossi Pensiun dari MotoGP, Ini Tebakan Stoner
A
A
A
SEPANG - Casey Stoner membuktikan dirinya bukan pembalap kacangan sebagai satu-satunya yang bisa menjuarai MotoGP dua kali (2007 dan 2011) dengan dua motor pabrikan berbeda benua. Itu dibuktikannya pada tes pramusim I MotoGP 2017, di Sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Januari – 1 Februari.
Khusus di hari pertama, dia dan pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, jadi dua pembalap yang mampu menembus catatan waktu tercepat 1 menit 59 detik untuk satu putaran Sepang. Tentu saja, hasil Stoner tadi cukup terbantu dari tes tertutup Ducati beberapa hari sebelumnya di sana. Dalam wawancara ekslusifnya, media Italia GPOne, menjuluki Stoner sebagai Syd Barret dari MotoGP. Berikut petikannya bagian pertama.
2.jpg)
Apakah Anda menyesal pensiun karena tak bisa meraih lebih dari dua gelar juara dunia MotoGP?
“Saya tidak pernah menyesalinya. Tidak pernah, bahkan tidak untuk satu detik pun. Setiap tahun, saya bahagia daripada tahun-tahun belakangan.”
Tapi mengapa Anda masih berada di lintasan hingga saat ini?
“Sebagai pembalap tes, saya tidak harus begitu siap, sangat siap, setiap hari dalam sepekan, bulan, tahun, seperti yang Anda lakukan untuk memenangkan Grand Prix. Itu adalah komitmen penuh waktu, nonstop. Dan itu adalah seluruh hidup Anda.”
“Sekarang saya bebas untuk jangka waktu yang lama. Memang benar bahwa saya kembali (ke lintasan). Saya masih bagian dari tim, tetapi dengan peran yang berbeda. Ini sangat menarik bagi saya, tapi itu adalah pekerjaan.”
Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar Nico Rosberg pensiun dari F1? Apakah latar belakangannya sama seperti cerita Anda?
“Ada sedikit mungkin. Tapi saya telah memenangkan dua gelar juara dunia saya, yang membuat saya bangga. Saya tidak pensiun setelah akhirnya mencapai tujuan saya (seperti Nico). Saya tidak tahu alasan yang tepat mengapa Nico membuat keputusan itu dan saya sama sekali tidak bisa berpikir tentang hal itu. Pasti keputusan yang sulit untuk dibuat, yang datang setelah kesuksesan.”
“Tapi F1 memang sulit, ada tekanan besar, sepanjang hari dan hari demi hari, tanpa waktu buat mengambil napas, dengan tidak ada istirahat. Saya juga pernah mengalami itu. Mungkin karena itulah mengapa Rosberg mulai berpikir tentang aspek-aspek lain dari hidupnya. Melakukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang lebih penting. Saya sepenuhnya menghormati keputusannya, itu sebuah keputusan besar yang harus diambil. Salah satu pembalap hebat di F1 telah membuka pintu bagi pembalap lain. Kita akan lihat apa yang akan terjadi.”
Titik-kosong pertanyaan saat ini adalah: Yang mana yang akan pensiun lebih dulu kali menurut Anda, apakah Usain Bolt atau Valentino Rossi?
“Saya ingin jawaban saya menjadi off the record. Tapi saya pikir Bolt akan pensiun lebih dulu. Saya tidak berpikir Valentino akan pensiun dalam waktu dekat, tapi bisa jadi saya mungkin salah soal ini.”
Khusus di hari pertama, dia dan pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, jadi dua pembalap yang mampu menembus catatan waktu tercepat 1 menit 59 detik untuk satu putaran Sepang. Tentu saja, hasil Stoner tadi cukup terbantu dari tes tertutup Ducati beberapa hari sebelumnya di sana. Dalam wawancara ekslusifnya, media Italia GPOne, menjuluki Stoner sebagai Syd Barret dari MotoGP. Berikut petikannya bagian pertama.
2.jpg)
Apakah Anda menyesal pensiun karena tak bisa meraih lebih dari dua gelar juara dunia MotoGP?
“Saya tidak pernah menyesalinya. Tidak pernah, bahkan tidak untuk satu detik pun. Setiap tahun, saya bahagia daripada tahun-tahun belakangan.”
Tapi mengapa Anda masih berada di lintasan hingga saat ini?
“Sebagai pembalap tes, saya tidak harus begitu siap, sangat siap, setiap hari dalam sepekan, bulan, tahun, seperti yang Anda lakukan untuk memenangkan Grand Prix. Itu adalah komitmen penuh waktu, nonstop. Dan itu adalah seluruh hidup Anda.”
“Sekarang saya bebas untuk jangka waktu yang lama. Memang benar bahwa saya kembali (ke lintasan). Saya masih bagian dari tim, tetapi dengan peran yang berbeda. Ini sangat menarik bagi saya, tapi itu adalah pekerjaan.”
Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar Nico Rosberg pensiun dari F1? Apakah latar belakangannya sama seperti cerita Anda?
“Ada sedikit mungkin. Tapi saya telah memenangkan dua gelar juara dunia saya, yang membuat saya bangga. Saya tidak pensiun setelah akhirnya mencapai tujuan saya (seperti Nico). Saya tidak tahu alasan yang tepat mengapa Nico membuat keputusan itu dan saya sama sekali tidak bisa berpikir tentang hal itu. Pasti keputusan yang sulit untuk dibuat, yang datang setelah kesuksesan.”
“Tapi F1 memang sulit, ada tekanan besar, sepanjang hari dan hari demi hari, tanpa waktu buat mengambil napas, dengan tidak ada istirahat. Saya juga pernah mengalami itu. Mungkin karena itulah mengapa Rosberg mulai berpikir tentang aspek-aspek lain dari hidupnya. Melakukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang lebih penting. Saya sepenuhnya menghormati keputusannya, itu sebuah keputusan besar yang harus diambil. Salah satu pembalap hebat di F1 telah membuka pintu bagi pembalap lain. Kita akan lihat apa yang akan terjadi.”
Titik-kosong pertanyaan saat ini adalah: Yang mana yang akan pensiun lebih dulu kali menurut Anda, apakah Usain Bolt atau Valentino Rossi?
“Saya ingin jawaban saya menjadi off the record. Tapi saya pikir Bolt akan pensiun lebih dulu. Saya tidak berpikir Valentino akan pensiun dalam waktu dekat, tapi bisa jadi saya mungkin salah soal ini.”
(sbn)