Jumpa Persipura di Laga Kedua, Persegres Siap Beres-beres Koper
Senin, 06 Februari 2017 - 15:44 WIB
Jumpa Persipura di Laga Kedua, Persegres Siap Beres-beres Koper
A
A
A
MALANG - Perjalanan Persegres Gresik United di Grup 1 Piala Presiden 2017, bisa berakhir dini. Setelah dikalahkan Mitra Kukar di pertandingan pertama, kans anak-anak Kota Pudak menipis, apalagi di laga berikutnya bersua dengan Persipura Jayapura, Kamis (9/2/2017).
Pelatih Persegres Hanafi mulai realistis dengan peluang timnya lolos dari penyisihan grup. Jika kembali menelan kekalahan kontra Persipura, maka kiprah Laskar Jaka Samudera dipastikan akan terhenti di babak penyisihan grup.
Persipura memang hanya bermain imbang lawan PSS Sleman di laga pertama lalu, tapi mereka punya kualitas kekuatan di atas Persegres. Alhasil, tim asuhan Hanafi harus ekstra ngotot untuk mendapatkan poin absolut jika masih ingin berpeluang lolos dari fase grup.
Hanafi mengatakan, dirinya masih menghadapi minimnya kematangan tim di turnamen ini. Kekalahan dari Mitra Kukar membuat dirinya tidak bisa menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada tim. Menurutnya turnamen ini sebagai salah satu langkah memperbaiki kinerja timnya.
"Lolos atau tidak, saya belum berpikir ke arah sana. Tim ini masih belum benar-benar matang dan tunamen ini kami manfaatkan untuk mematangkan tim. Saya hanya berpesan agar selalu menunjukkan permainan terbaik, apa pun hasilnya nanti," sebut Hanafi.
Persipura disebutnya memiliki mutu kekuatan yang sama dengan Mitra Kukar dan bakal sulit dikalahkan. Walau begitu, eks pelatih Perseru Serui ini terus menanamkan keyakinan pada pemain bahwa semua bisa terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
"Keyakinan dalam diri pemain sangat penting, agar mereka bekerja keras tanpa memikirkan bagaimana hasil pertandingan nanti. Lawan Persipura sama sulitnya dengan Mitra Kukar dan pilihan terbaik adalah bermain semaksimal mungkin dan tanpa beban," tandasnya.
Dari permainan tim, Hanafi sebenarnya sudah gembira setelah membuat Mitra Kukar hanya menciptakan satu gol. Idealnya, menghadapi Mutiara Hitam nanti timnya bisa membuat lawan frustrasi alias tidak bisa menciptakan gol.
Pelatih Persegres Hanafi mulai realistis dengan peluang timnya lolos dari penyisihan grup. Jika kembali menelan kekalahan kontra Persipura, maka kiprah Laskar Jaka Samudera dipastikan akan terhenti di babak penyisihan grup.
Persipura memang hanya bermain imbang lawan PSS Sleman di laga pertama lalu, tapi mereka punya kualitas kekuatan di atas Persegres. Alhasil, tim asuhan Hanafi harus ekstra ngotot untuk mendapatkan poin absolut jika masih ingin berpeluang lolos dari fase grup.
Hanafi mengatakan, dirinya masih menghadapi minimnya kematangan tim di turnamen ini. Kekalahan dari Mitra Kukar membuat dirinya tidak bisa menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada tim. Menurutnya turnamen ini sebagai salah satu langkah memperbaiki kinerja timnya.
"Lolos atau tidak, saya belum berpikir ke arah sana. Tim ini masih belum benar-benar matang dan tunamen ini kami manfaatkan untuk mematangkan tim. Saya hanya berpesan agar selalu menunjukkan permainan terbaik, apa pun hasilnya nanti," sebut Hanafi.
Persipura disebutnya memiliki mutu kekuatan yang sama dengan Mitra Kukar dan bakal sulit dikalahkan. Walau begitu, eks pelatih Perseru Serui ini terus menanamkan keyakinan pada pemain bahwa semua bisa terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
"Keyakinan dalam diri pemain sangat penting, agar mereka bekerja keras tanpa memikirkan bagaimana hasil pertandingan nanti. Lawan Persipura sama sulitnya dengan Mitra Kukar dan pilihan terbaik adalah bermain semaksimal mungkin dan tanpa beban," tandasnya.
Dari permainan tim, Hanafi sebenarnya sudah gembira setelah membuat Mitra Kukar hanya menciptakan satu gol. Idealnya, menghadapi Mutiara Hitam nanti timnya bisa membuat lawan frustrasi alias tidak bisa menciptakan gol.
(sha)