Soal Winglet Yamaha, Bos Honda: Mungkin Mereka Inginkan Trofi

Senin, 13 Februari 2017 - 19:00 WIB
Soal Winglet Yamaha,...
Soal Winglet Yamaha, Bos Honda: Mungkin Mereka Inginkan Trofi
A A A
MELBOURNE - Tim balap Honda mengomentari terobosan baru Yamaha terkait larangan winglet di pentas MotoGP 2017. Menurutnya, itu cuma akal-akalan tim berlogo Garpu Tala untuk mematenkan bentuknya.

Dorna Sport dan FIM resmi melarang penggunaan winglet atau sayap tambahan pada motor di MotoGP 2017. Alasan keselamatan jadi pertimbangan utamanya.

Regulasi itu membuat beberapa tim langsung bergerak mencari solusi. Dan selama tes pramusim di Malaysia awal bulan lalu, Yamaha jadi tim pertama yang mengenalkan winglet barunya.

Dengan aturan tidak boleh ada bagian terpisah di fairing motor, maka Yamaha membuatnya lebih simpel. Wingletnya dibuat menyatu dengan fairing sehingga tidak ada bagian motor yang menjorok ke luar dan membahayakan pembalap lain.

Hasilnya, Yamaha bisa melesat jadi yang tercepat di Sirkuit Internasional Sepang. Pembalapnya Maverick Vinales berhasil mencatat waktu terbaik ketimbang Andrea Iannone (Suzuki) di posisi dua dan Marc Marquez (Honda) di tempat ketiga. (Baca Juga: Vinales Kalahkan Marquez, Rossi Perkenalkan Jenis Winglet Baru )

Lalu bagaimana tanggapan Honda soal winglet baru Yamaha? Kepala tim Repsol Honda Livio Suppo menilai apa yang diperlihatkan Yamaha cuma akal-akalan agar tidak kedahuluan oleh tim lain soal terobosan winglet.

"Mungkin mereka menginginkan trofi sehingga jadi yang pertama mengenalkan sesuatu yang beda. Sebab sebelumnya dilakukan Ducati dan sekarang, jika ada sosok yang mengenalkan solusi faring seperti itu, semua orang akan bilang mereka telah meniru Yamaha," ucap Suppo kepada Crash, Senin (13/2/2017).

Suppo meyakinkan, Honda yang belum punya solusi atas larangan winglet tidak terlalu takut bakal kehilangan kecepatan musim depan. Menurutnya, sayap tambahan sebenarnya tidak punya pengaruh yang signifikan.

"Jika lihat musim lalu, di beberapa race Jorge menggunakan sayap sementara Valentino tidak. Dani tidak menggunakannya dan bisa menang di Misano,"

"Jadi, meski saya bukan seorang mekanik namun orang yang sudah 20 tahun berada di dunia balap motor, saya beranggapan ini hal yang menarik dibicarakan. Itu sangat terlihat, tapi pengaruhnya tidak terlalu penting," tutupnya.
(bep)
Berita Terkait
Peluncuran Honda Racing...
Peluncuran Honda Racing Team untuk MotoGP 2025
6 Tim MotoGP Bakal Pamer...
6 Tim MotoGP Bakal Pamer Motor MotoGP 2022, Catat Jadwalnya
Luca Marini Termotivasi...
Luca Marini Termotivasi Bawa Repsol Honda Bangkit dari Keterpurukan
Joan Mir Akhirnya Merasakan...
Joan Mir Akhirnya Merasakan Peningkatan Motor Honda: Sekarang Motor Saya Bekerja dengan Baik
Marquez Cedera Parah,...
Marquez Cedera Parah, Repsol Honda Bisa Apa di MotoGP 2021?
Fadillah Arbi Aditama...
Fadillah Arbi Aditama Tak Sabar Rasakan Sensasi Balap di Moto3 Catalunya 2024
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
18 menit yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
2 jam yang lalu
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
6 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
6 jam yang lalu
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
8 jam yang lalu
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
9 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved