Karena Berbahaya, Kami Memutuskan Berhenti dan Tak Ambil Risiko

Jum'at, 17 Februari 2017 - 00:03 WIB
Karena Berbahaya, Kami...
Karena Berbahaya, Kami Memutuskan Berhenti dan Tak Ambil Risiko
A A A
PHILLIP ISLAND - Pembalap tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengaku tidak dapat memperbaiki catatan waktu pada hari pertama tes pramusim MotoGP Phillip Island, karena ban belakang Michelin yang sedikit berbahaya.

Pembalap anyar Ducati itu sempat menempati posisi empat besar pada menit-menit awal sesi. Ia bahkan bertahan cukup lama berada di 10 besar hingga tersisa waktu dua jam.

Namun, peningkatan yang dilakukan Valentino Rossi, Andrea Iannone dan Jack Miller, akhirnya membuat Lorenzo turun dan menempati posisi ke-11. Catatan waktu terbaiknya 1 menit 30,631 detik, atau lebih lambat 1,134 detik dari Marc Marquez.

“Hari pertama berjalan cukup baik, (seliih) lebih dekat dibandingkan tes hari pertama di Sepang. Kami meningkatkan dengan run demi run,” kata Lorenzo usai tes kepada media seperti dilaporkan Motorsport.

“Masalah muncul pada satu setengah jam dan satu jam terakhir. Kami memakai ban belakang yang performanya tidak sama seperti yang pertama. Dan ban belakang itu sedikit berbahaya di tikungan kiri. Kami pun memutuskan untuk berhenti dan tidak mengambil risiko lebih untuk memperbaiki catatan waktu. Itulah masalahnya,” imbuh Lorenzo.

Pada tes pramusim MotoGP Phillip Island, Michelin membawa dua ban depan (soft/medium) – sama seperti tes Sepang – dan dua ban belakang (medium/hard) untuk diuji coba.

Ditanya apakah ban baru Michelin merupakan salah satu yang dianggap masalah, Lorenzo membantahnya. “Kami memakai ban belakang soft sepanjang hari, karena inilah yang bekerja pada motor kami,” terang pembalap Spanyol itu.

“Kami mencoba ban depan dengan kompon lebih keras pada beberapa run, tapi tidak ada perbedaan besar. Untuk saat ini, kami tidak mencoba ban baru. Mungkin di tes hari berikutnya,” katanya lagi.

Lorenzo juga mengaku, tes hari pertama lebih banyak dihabiskan untuk membandingkan Desmosedici GP16 dan GP17.

“Pada saat ini, tidak terlalu banyak perbedaannya. Kami sempat terpaut setengah detik dan 0,3 detik pada run pertama. Tapi akhirnya kami mengakhiri tes dengan selisih 1,3 detik pada run ketiga. Yang pasti, kami harus sedikit meningkatkan di beberapa area dan kami punya sesuatu untuk diuji coba. Saya juga perlu untuk sedikit beradaptasi lebih untuk memenuhi tuntutan motor,” tukasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
49 menit yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
11 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
12 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
12 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
14 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Arab Dikecam...
Negara-negara Arab Dikecam karena Tak Berani Melawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved