Minta Ketegasan FIA, Tim-tim F1 Dukung Suspensi Aktif di Mobil

Minggu, 19 Februari 2017 - 08:55 WIB
Minta Ketegasan FIA,...
Minta Ketegasan FIA, Tim-tim F1 Dukung Suspensi Aktif di Mobil
A A A
CATALUNYA - Kebanyakan tim Formula 1 setuju bahwa kembalinya komponen aktif pada mobil akan memecah kebingungan yang disebabkan oleh status legalitas suspensi saat ini. Bagaimanakah reaksi dari FIA?

Ya, kembalinya suspensi aktif saat ini diyakini sebagai salah satu dari empat opsi yang sedang dievaluasi untuk musim F1 2018. Motorsport.com meyakini FIA akan memperjelas peraturan baru tersebut menjelang sesi tes pramusim perdana di Barcelona pada tanggal 27 Februari mendatang.

Perdebatan mengenai "pre-loaded suspension" telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Ferrari telah meminta klarifikasi dari FIA apakah perangkat tersebut akan membantu performa aerodinamika.

Dari diskusi tersebut, muncul empat opsi dan salah satu dari opsi itu adalah kembalinya teknologi suspensi aktif yang telah dilarang sejak musim 1994. Seperti yang diketahui, teknologi suspensi aktif membawa tim WIlliams mendominasi jalannya musim F1 1993.

Proposal tersebut akan membawa teknologi suspensi aktif Formula 1 untuk abad ke-21. Penggunaan komponen standar juga berguna untuk mengurangi biaya pengeluaran tim F1. Proposal oleh Mercedes pada tahun 2014 akan menjadi titik awal untuk mengatur perilaku suspensi elektronik.

Opsi kedua yang sedang dipertimbangkan adalah untuk membuat regulasi suspensi menjadi lebih ketat. Hal tersebut untuk mencegah pengembangan sistem pasif yang dapat mempengaruhi aerodinamika kendaraan. Ide ini muncul berdasarkan proposal yang diajukan oleh Ferrari terkait penafsiran pelarangan suspensi aktif.

Opsi ketiga meliputi pembebasan sistem suspensi dari regulasi yang mengatur pengaruh suspensi terhadap aerodinamika. Opsi tersebut secara efektif memperbolehkan sistem pasif untuk didesain dengan maksud mengendalikan aerodinamika kendaraan. Namun opsi ini akan tetap melarang kembalinya teknologi suspensi FRIC (Front-to-Rear Interconnected).

Meski opsi ketiga akan memperjelas status legalitas beberapa sistem, banyak yang khawatir opsi tersebut akan membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Opsi terakhir adalah mempertahankan peraturan yang saat ini berlaku. FIA akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan bahwa tim-tim mematuhi aturan yang ada.

Keempat opsi di atas akan membentuk dasar dari diskusi antara tim dan FIA untuk menafsirkan aturan yang saat ini berlaku dan untuk merancang aturan baru di masa depan.
(sbn)
Berita Terkait
Tes Pra Musim F1 di...
Tes Pra Musim F1 di Sirkuit Internasional Bahrain
Luhut Binsar Pandjaitan...
Luhut Binsar Pandjaitan Prediksi 2-3 Tahun Lagi Indonesia Punya Tim F1 Powerboat
Beginilah Suasana di...
Beginilah Suasana di Dalam Paddock F1 Powerboat Danau Toba
F1 Powerboat 2023 Danau...
F1 Powerboat 2023 Danau Toba Dimeriahkan Sederet UMKM
Raih 10 Poin, Jonas...
Raih 10 Poin, Jonas Andersson Juara Sprint Race F1 Powerboat Danau Toba 2024
Aksi Pembalap FI Jalani...
Aksi Pembalap FI Jalani Kualifikasi Sesi Sprint Race GP China 2024
Berita Terkini
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
3 jam yang lalu
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
3 jam yang lalu
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
4 jam yang lalu
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
6 jam yang lalu
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
7 jam yang lalu
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
9 jam yang lalu
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved