Jelang Drawing 8 Besar, Aji Santoso: Persaingan akan Lebih Sulit
Selasa, 21 Februari 2017 - 14:51 WIB
Jelang Drawing 8 Besar, Aji Santoso: Persaingan akan Lebih Sulit
A
A
A
MALANG - Pelatih Arema FC Aji Santoso tidak memandang remeh lawan di babak 8 besar Piala Presiden 2017. Mantan pemain Arema itu mengatakan siapapun lawan yang dihadapi Singo Edan, butuh kerja keas untuk melewatinya.
Undian babak 8 besar digelar di Jakarta, Selasa (21/2/2017) mulai pukul 15.00 WIB. Kontestan 8 besar, selain Arema yang menjadi juara Grup 2, adalah Mitra Kukar (juara Grup 1), Persib Bandung (juara Grup 3), Pusamania Borneo FC (juara Grup 4), Semen Padang (juara Grup 5).
Sedangkan wakil runner-up terbaik Madura United (runner-up Grup 5), Bhayangkara FC (runner-up Grup 2), Sriwijaya FC (runner-up Grup 4). Kualifikasi fase ini menggunakan format single match, atau sistem gugur satu pertandingan di Stadion Manahan Solo, pada 25-26 Februari.
Bagi Aji, bentrok dengan tim manapun sama saja, karena kualitas tim yang lolos 8 besar sudah teruji. Tak ada status lolos runner-up, atau juara grup. Bahkan, persaingan akan semakin berat ketimbang penyisihan grup.
"Pengamatan saya, persaingan di 8 besar pasti lebih berat ketimbang penyisihan grup. Sebab, tim-tim yang lolos sudah melalui babak penyisihan yang cukup ketat," ungkap Aji seperti dilansir laman Wearemania.
Mantan pelatih Persela Lamongan itu juga tidak memilih lawan karena siapa pun yang menjadi musuh Arema, akan diladeni dengan total. "Kami siap menghadapi babak 8 besar, tak masalah siap alawan yang kami hadapi, sebab pasukan kami siap kerja keras," tutupnya.
Undian babak 8 besar digelar di Jakarta, Selasa (21/2/2017) mulai pukul 15.00 WIB. Kontestan 8 besar, selain Arema yang menjadi juara Grup 2, adalah Mitra Kukar (juara Grup 1), Persib Bandung (juara Grup 3), Pusamania Borneo FC (juara Grup 4), Semen Padang (juara Grup 5).
Sedangkan wakil runner-up terbaik Madura United (runner-up Grup 5), Bhayangkara FC (runner-up Grup 2), Sriwijaya FC (runner-up Grup 4). Kualifikasi fase ini menggunakan format single match, atau sistem gugur satu pertandingan di Stadion Manahan Solo, pada 25-26 Februari.
Bagi Aji, bentrok dengan tim manapun sama saja, karena kualitas tim yang lolos 8 besar sudah teruji. Tak ada status lolos runner-up, atau juara grup. Bahkan, persaingan akan semakin berat ketimbang penyisihan grup.
"Pengamatan saya, persaingan di 8 besar pasti lebih berat ketimbang penyisihan grup. Sebab, tim-tim yang lolos sudah melalui babak penyisihan yang cukup ketat," ungkap Aji seperti dilansir laman Wearemania.
Mantan pelatih Persela Lamongan itu juga tidak memilih lawan karena siapa pun yang menjadi musuh Arema, akan diladeni dengan total. "Kami siap menghadapi babak 8 besar, tak masalah siap alawan yang kami hadapi, sebab pasukan kami siap kerja keras," tutupnya.
(sha)