Jorge Lorenzo Masih Sembunyikan Potensi Kekuatannya dengan Ducati
Jum'at, 24 Februari 2017 - 19:00 WIB
Jorge Lorenzo Masih Sembunyikan Potensi Kekuatannya dengan Ducati
A
A
A
BOLOGNA - Dua pertiga dari musim dingin di Eropa telah berlalu. Tim Ducati Corse hanya memiliki tiga hari pengujian tersisa di Sirkuit Losail, Qatar (10-12 Maret), sebelum MotoGP 2017 dimulai di tempat yang sama pada 26 Maret.
Pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Desmosedici GP17 menunjukkan taringnya lewat Andrea Dovizioso dan Casey Stoner, diikuti oleh Jorge Lorenzo di hari terakhir. Tapi edisi GP16 malah moncer pada tes pramusim kedua di Sirkuit Phillip Island, Australia, via Alvaro Bautista.
Benarkah keraguan muncul dari pihak tim asal Borgo Paginale, Bologna, tersebut atas kemampuan pembalap barunya, Jorge Lorenzo? Berikut kami beberkan hasil wawancara GPOne dengan direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti.
Tes Phillip Island menyulitkan tim Anda, masalah lama muncul kembali?
“Memang benar, kami memiliki lebih banyak masalah di Australia ketimbang di Malaysia. Masih ada beberapa bagian yang masih butuh peningkatan. Komentar kedua pembalap sudah jelas. Kami senang, tapi juga sadar kami masih kehilangan sesuatu di sana dengan Vinales dan Marquez, sebagai yang terbaik dalam tes.”
Ducati masih punya beberapa hari untuk dikerjakan pada tes Qatar. Apa yang akan Anda bawa ke sana?
“Sebelum kejuaraan dimulai, pengembangan motor kami masih berkelanjutan sepanjang musim. Saat ini kami sedang memutuskan pada berbagai rincian dan bekerja di semua bidang. Saya tidak mau membeberkan detailnya tentang apa yang akan kami bawa ke tes Qatar.”
Apakah Anda terkejut dengan kesulitan Ducati di tes Phillip Island? Apakah ini soal karakter trek tertentu?
“Saya tahu itu jelas, tetapi ketika Anda membangun sebuah motor baru, tujuannya adalah untuk meningkatkan aspek-aspek yang belum sempurna. Karakteristik Phillip Island menyoroti kesulitan yang dimiliki motor kami.”
“Lintasan lain akan menyoroti karakteristik yang berbeda. Tapi kami punya tujuan untuk berjuang berada di podium pada 18 trek musim ini. Kami perlu mencari solusi yang memungkinkan kami untuk terus-menerus kompetitif di setiap lintasan.”
Motor harus sesuai dengan pembalap, apa yang Lorenzo katakan sekarang?
“Tes pertama di Valencia secara umum positif, sirkuitnya menawarkan karakteristik tertentu. Setelah beristirahat dua bulan, akan selalu rumit saat kembali ke atas motor. Namun kami meninggalkan Sepang dan Phillip Island dengan optimistis.”
“Jorge bekerja untuk memahami motor dan tujuannya adalah memilah semua detail. Dia adalah tipe pembalap yang sangat metodis, sangat menuntut, dan ingin segalanya menjadi tepat sebelum dia mulai mendorong kemampuan motor hingga batas maksimum .”
So, Jorge belum mengungkapkan potensi kekuatan yang sebenarnya dengan Ducati?
“Tepat, dia masih menyembunyikan sesuatu. Dia belum mengungkapkan potensi penuh, tetapi sedang mencari keyakinan yang dia butuhkan.”
Pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Desmosedici GP17 menunjukkan taringnya lewat Andrea Dovizioso dan Casey Stoner, diikuti oleh Jorge Lorenzo di hari terakhir. Tapi edisi GP16 malah moncer pada tes pramusim kedua di Sirkuit Phillip Island, Australia, via Alvaro Bautista.
Benarkah keraguan muncul dari pihak tim asal Borgo Paginale, Bologna, tersebut atas kemampuan pembalap barunya, Jorge Lorenzo? Berikut kami beberkan hasil wawancara GPOne dengan direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti.
Tes Phillip Island menyulitkan tim Anda, masalah lama muncul kembali?
“Memang benar, kami memiliki lebih banyak masalah di Australia ketimbang di Malaysia. Masih ada beberapa bagian yang masih butuh peningkatan. Komentar kedua pembalap sudah jelas. Kami senang, tapi juga sadar kami masih kehilangan sesuatu di sana dengan Vinales dan Marquez, sebagai yang terbaik dalam tes.”
Ducati masih punya beberapa hari untuk dikerjakan pada tes Qatar. Apa yang akan Anda bawa ke sana?
“Sebelum kejuaraan dimulai, pengembangan motor kami masih berkelanjutan sepanjang musim. Saat ini kami sedang memutuskan pada berbagai rincian dan bekerja di semua bidang. Saya tidak mau membeberkan detailnya tentang apa yang akan kami bawa ke tes Qatar.”
Apakah Anda terkejut dengan kesulitan Ducati di tes Phillip Island? Apakah ini soal karakter trek tertentu?
“Saya tahu itu jelas, tetapi ketika Anda membangun sebuah motor baru, tujuannya adalah untuk meningkatkan aspek-aspek yang belum sempurna. Karakteristik Phillip Island menyoroti kesulitan yang dimiliki motor kami.”
“Lintasan lain akan menyoroti karakteristik yang berbeda. Tapi kami punya tujuan untuk berjuang berada di podium pada 18 trek musim ini. Kami perlu mencari solusi yang memungkinkan kami untuk terus-menerus kompetitif di setiap lintasan.”
Motor harus sesuai dengan pembalap, apa yang Lorenzo katakan sekarang?
“Tes pertama di Valencia secara umum positif, sirkuitnya menawarkan karakteristik tertentu. Setelah beristirahat dua bulan, akan selalu rumit saat kembali ke atas motor. Namun kami meninggalkan Sepang dan Phillip Island dengan optimistis.”
“Jorge bekerja untuk memahami motor dan tujuannya adalah memilah semua detail. Dia adalah tipe pembalap yang sangat metodis, sangat menuntut, dan ingin segalanya menjadi tepat sebelum dia mulai mendorong kemampuan motor hingga batas maksimum .”
So, Jorge belum mengungkapkan potensi kekuatan yang sebenarnya dengan Ducati?
“Tepat, dia masih menyembunyikan sesuatu. Dia belum mengungkapkan potensi penuh, tetapi sedang mencari keyakinan yang dia butuhkan.”
(sbn)