Jika Kami Berbuat Salah, Kami Akan Menderita di Pertengahan Musim

Kamis, 09 Maret 2017 - 15:00 WIB
Jika Kami Berbuat Salah,...
Jika Kami Berbuat Salah, Kami Akan Menderita di Pertengahan Musim
A A A
LOSAIL - Rider tim Aprilia Gresini, Sam Lowes, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak khawatir dengan kecepatan yang ditunjukkan para pembalap rookie (debutan) selama tes pramusim MotoGP 2017 di Sepang dan Phillip Island.

Ya, Lowes merupakan satu dari empat pembalap yang naik kelas dari Moto2 ke kelas bergengsi pada MotoGP 2017, bersama Alex Rins (Suzuki), serta duo Tech 3 Yamaha: Johann Zarco dan Jonas Folger. Dari dua tes pramusim yang telah digelar, Folger muncul sebagai rookie dengan performa impresif. Dia mampu menempati posisi keempat tercepat di tes pramusim Phillip Island, sementara Rins pada posisi keenam.

Sebaliknya, Lowes jadi pembalap paling lambat, meskipun dia masih mengendarai motor Aprilia RS-GP spesifikasi 2016 selama menjalani tes pramusim 2017. Juara World Supersport 2013 itu mengatakan, posisinya dalam tes merupakan hasil dari program pengembangan yang dilakukannya.

Kepada Motorsport, dia juga menambahkan akan fokus untuk mencetak catatan waktu saat tiba waktunya nanti. Ditanya apakah kecepatan rekan sesama rookie membuatnya khawatir, Lowes menjawab: “Dalam enam, tujuh dan delapan balapan – jika ada jarak besar pada titik ini, saya akan dalam tekanan. Tapi sekarang, tidak terlalu.”

“Kesalahan terbesar yang saya buat di masa lalu adalah terlalu banyak melihat pada catatan waktu saat tes. Saya telah banyak belajar dari hal ini, dan pekerjaan yang kami lakukan berbeda dari mereka,” imbuhnya.
Sam Lowes di peluncuran livery resmi tim Aprilia Gresini untuk MotoGP 2017. (Foto-Aprilia Gresini)
Lebih lanjut, pembalap dari Britania Raya itu menjelaskan: “Sebagai contoh di Tech 3, mereka punya motor dari Yamaha di sana. Saya masih belum mengendarai motor baru sampai balapan di Qatar, karena kami menguji coba banyak hal. Jika saya hanya menempuh lap, tentu saya akan lebih cepat, tapi bukan itu masalahnya. Tentu saja, catatan waktu akan datang ketika saya lebih menekan. Tapi untuk sekarang, saya harus tenang dan mengendarai motor 80 persen untuk memahami segalanya.”

Saudara kembar pembalap tim Yamaha di WSBK 2017, Alex Lowes itu, lalu membandingkan adanya pekerjaan berbeda antara Aprilia dengan saat tes pramusim di kelas Moto2, di mana kecepatan lebih penting.

“Di Moto2, Anda harus cepat, karena tidak ada yang diuji coba. (Tapi di MotoGP) penting untuk memahami motor dan arah. Sekarang kami harus membuat keputusan tepat untuk enam bulan ke depan, dan jika kami membuat keputusan salah, kami akan menderita di pertengahan tahun,” kata Sam Lowes mewanti-wanti.

Pembalap berusia 26 tahun itu juga mengungkapkan telah bekerja dengan pelatih mental sejak musim dingin, sebagai bagian dari persiapan menghadapi ketatnya persaingan di MotoGP 2017.

“Mulai musim dingin ini, saya bekerja dengan pria dari Chile. Dia bekerja pada ilmu dari otak; fokus, perhatian dan reaksi. Ini sesuatu yang kami kerjakan sekarang dan cukup menyenangkan. Tiba di Doha!! Kecintaan saya dengan tempat ini semakin tumbuh setiap tahun. Juga karena ini merupakan salah satu trek favorit saya! Saya sudah tidak sabar menggeber motor di sini,” tandas Sam Lowes di akun twitternya.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
2 jam yang lalu
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
3 jam yang lalu
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved