Dirundung Masalah Selama Tes Pramusim, Honda Jawab F1 dan McLaren

Sabtu, 18 Maret 2017 - 00:18 WIB
Dirundung Masalah Selama...
Dirundung Masalah Selama Tes Pramusim, Honda Jawab F1 dan McLaren
A A A
BARCELONA - Walau dirundung masalah selama tes pramusim F1 2017 dan di tengah-tengah rumor McLaren-Mercedes. Pabrikan mesin F1 asal Jepang, Honda, tetap berkomitmen 100 persen dengan Formula 1 dan masa depan mereka bersama McLaren.

Ya, program tes pramusim McLaren-Honda di Barcelona tidak berjalan mulus setelah mengalami masalah reliabilitas dan kurangnya tenaga mesin. Direktur balap McLaren, Eric Boullier, mengakui bahwa kesulitan mereka saat tes membuat hubungan mereka dengan Honda menjadi semakin tegang. Menurut beberapa sumber bahkan telah menyebutkan bahwa McLaren kini tengah menjajaki opsi berganti mesin ke Mercedes.
Yusuke Hasegawa senior managing officer Honda di tes pramusim F1 2017 Sirkuit Catalunya Barcelona. (Foto-Motorsport)
Bos Honda F1, Yusuke Hasegawa berbicara kepada Motorsport.com: "Tentu masalah yang kami alami saat ini jauh dari yang diharapkan ketika kami memutuskan kembali ke Formula 1. Tetapi kami tetap 100 persen berkomitmen dengan masa depan program kami di olahraga ini dan menjaga hubungan dengan McLaren.”

"Kami masih percaya dengan kemitraan ini, saya pikir McLaren juga berpikir demikian. Kami harus bekerja sebagai satu tim dan memecahkan masalah secara bersama-sama agar bisa meraih kemajuan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hasegawa menjelaskan: "Prioritas kami saat ini adalah menjaga komunikasi yang jujur dan terbuka, dan juga melanjutkan hubungan kuat antara Honda dan McLaren, meski di tengah-tengah tantangan yang sedang kami hadapi sekarang, karena ini bukan proyek jangka pendek untuk kami."

Sementara itu, Honda mengatakan mereka telah mengimplementasikan beberapa perbaikan yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah reliabilitas yang kerap muncul saat tes pramusim. Dan pabrikan Jepang tersebut kini juga berusaha memaksimalkan potensi tenaga mesin mereka menjelang balapan pembuka F1 2017 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, akhir pekan depan.

"Tentu masalah yang kami alami di Barcelona membuat kami kehilangan waktu di trek yang berharga. Hal tersebut juga menambah tekanan terhadap persiapan pramusim kami. Namun, kami dan McLaren masih bisa mendapatkan beberapa data yang berguna," tambah Hasegawa.

"Kami juga tidak mengalami masalah yang berbeda-beda, meski dari luar kelihatannya seperti itu. Di Barcelona kami bahkan sudah melakukan beberapa penanganan yang terbukti efektif selama tes kedua,” tutur Hasegawa lagi.

Terakhir Hasegawa bilang: "Dalam hal performa, kami masih memiliki ruang peningkatan dengan setingan untuk balapan Melbourne. Pada saat yang sama, kami juga akan melanjutkan pengembangan mesin kami sehingga tenaga dapat terus dimaksimalkan."
(sbn)
Berita Terkait
Tes Pra Musim F1 di...
Tes Pra Musim F1 di Sirkuit Internasional Bahrain
Luhut Binsar Pandjaitan...
Luhut Binsar Pandjaitan Prediksi 2-3 Tahun Lagi Indonesia Punya Tim F1 Powerboat
Beginilah Suasana di...
Beginilah Suasana di Dalam Paddock F1 Powerboat Danau Toba
F1 Powerboat 2023 Danau...
F1 Powerboat 2023 Danau Toba Dimeriahkan Sederet UMKM
Raih 10 Poin, Jonas...
Raih 10 Poin, Jonas Andersson Juara Sprint Race F1 Powerboat Danau Toba 2024
Aksi Pembalap FI Jalani...
Aksi Pembalap FI Jalani Kualifikasi Sesi Sprint Race GP China 2024
Berita Terkini
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
24 menit yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Haaland Ancam Dominasi Messi dan Mbappe
58 menit yang lalu
Deretan Rekor Tercipta...
Deretan Rekor Tercipta saat Inggris Singkirkan Meksiko di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
10 pemain Inggris Kubur...
10 pemain Inggris Kubur Mimpi Meksiko di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
FIFA Cabut Skorsing...
FIFA Cabut Skorsing Balogun, Trump Diduga Intervensi
3 jam yang lalu
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved