Posisi 15 Sudah Cukup, Tetapi yang Paling Penting Finis
Kamis, 23 Maret 2017 - 09:57 WIB
Posisi 15 Sudah Cukup, Tetapi yang Paling Penting Finis
A
A
A
LOSAIL - Jelang sesi latihan bebas pertama (FP1) pada seri pembuka MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, Kamis (23/3/2017) petang waktu setempat. Bradley Smith menganggap KTM harus lebih cepat sekitar 0,5 detik lagi jika ingin bersaing dan meraup poin di seri pembuka MotoGP Qatar.
Ya, pembalap Inggris itu menutup tes pramusim terakhir di Qatar pada posisi ke-21. Smith hanya unggul atas rekan setimnya, Pol Espargaro, dan pembalap tes KTM Mika Kallio.
Catatan waktu terbaik Smith adalah 1 menit 56,351 detik, atau lebih lambat 0,2 detik dari pembalap debutan Sam Lowes (Aprilia) dan Tito Rabat (Marc VDS Racing). Namun, rider berusia 26 tahun itu mengungkapkan selisih waktu tersebut dapat lebih besar jika mereka saling memperebutkan poin.
“Saya pikir kami dekat dengan para pembalap di depan, dan lalu ada jarak lebih besar di area berikutnya, dan area itu yang perlu kami tingkatkan jika kami ingin bersaing untuk meraih poin,” terang Smith seperti dilaporkan Motorsport.
“Melihat kepada catatan waktu, kami perlu menemukan setengah detik yang lain dari suatu tempat. Jika kami bisa mencetak 1 menit 55 detik saat kualifikasi, itu akan cukup positif, tapi kami harus melihat kondisi trek,” imbuhnya.
Mantan pembalap tim Yamaha Tech 3 itu kemudian menjelaskan: “Akan menyenangkan untuk datang ke sini dan memperebutkan poin, mungkin itu sedikit optimistis dari sisi saya. Tapi mari tetapkan batas sedikit tinggi dan melihat apakah kami bisa mengejar itu.”
“Saya pikir kami terpaut setengah detik dari (posisi ke-15) pada saat ini, dalam hal single lap dan mungkin hanya sekitar seperempat detik, serta 0,2 atau 0,3 detik pada race pace. Dari feeling, saya merasa motor cukup konsisten dalam hal jarak tempuh balapan. Saya tahu kami akan kesulitan pada satu lap (single lap) dengan beberapa motor di trek,” kata Smith lagi.
_dalam_tes_pramusim_terakhir_motogp_2017_di_sirkuit_losail_qatar._(foto-ktm_factory_racing).jpg)
Meskipun KTM berada di tiga posisi terakhir dalam klasifikasi, Smith mengaku puas dengan hasil tes pramusim Qatar, di mana tim menguji coba spesifikasi mesin baru.
“Saya puas dengan peningkatan selama tiga hari tes. Menurut saya, kami mampu untuk meningkatkan 2,5 detik. Hanya bekerja pada pemetaan, terutama sisi elektronik, kami membuat beberapa kemajuan bagus. Sekarang kami memiliki sesuatu yang lebih konsisten. Itu bagus untuk jarak tempuh balapan dengan ban lama. Semua perangkat bekerja sangat baik. Kami menunggu dan melihat apa yang terjadi ketika kami di sini untuk balapan,” beber Smith.
Lantas bagaimana hasil realistis KTM pada MotoGP Qatar 2017? “Kemungkinan motor menurun cukup banyak. Kita lihat saja nanti, posisi ke-15 akan menyenangkan, tapi yang paling penting adalah finis, mendapatkan informasi dan memberikan semua pengetahuan kepada tim,” tutup Smith.
Ya, pembalap Inggris itu menutup tes pramusim terakhir di Qatar pada posisi ke-21. Smith hanya unggul atas rekan setimnya, Pol Espargaro, dan pembalap tes KTM Mika Kallio.
Catatan waktu terbaik Smith adalah 1 menit 56,351 detik, atau lebih lambat 0,2 detik dari pembalap debutan Sam Lowes (Aprilia) dan Tito Rabat (Marc VDS Racing). Namun, rider berusia 26 tahun itu mengungkapkan selisih waktu tersebut dapat lebih besar jika mereka saling memperebutkan poin.
“Saya pikir kami dekat dengan para pembalap di depan, dan lalu ada jarak lebih besar di area berikutnya, dan area itu yang perlu kami tingkatkan jika kami ingin bersaing untuk meraih poin,” terang Smith seperti dilaporkan Motorsport.
“Melihat kepada catatan waktu, kami perlu menemukan setengah detik yang lain dari suatu tempat. Jika kami bisa mencetak 1 menit 55 detik saat kualifikasi, itu akan cukup positif, tapi kami harus melihat kondisi trek,” imbuhnya.
Mantan pembalap tim Yamaha Tech 3 itu kemudian menjelaskan: “Akan menyenangkan untuk datang ke sini dan memperebutkan poin, mungkin itu sedikit optimistis dari sisi saya. Tapi mari tetapkan batas sedikit tinggi dan melihat apakah kami bisa mengejar itu.”
“Saya pikir kami terpaut setengah detik dari (posisi ke-15) pada saat ini, dalam hal single lap dan mungkin hanya sekitar seperempat detik, serta 0,2 atau 0,3 detik pada race pace. Dari feeling, saya merasa motor cukup konsisten dalam hal jarak tempuh balapan. Saya tahu kami akan kesulitan pada satu lap (single lap) dengan beberapa motor di trek,” kata Smith lagi.
_dalam_tes_pramusim_terakhir_motogp_2017_di_sirkuit_losail_qatar._(foto-ktm_factory_racing).jpg)
Meskipun KTM berada di tiga posisi terakhir dalam klasifikasi, Smith mengaku puas dengan hasil tes pramusim Qatar, di mana tim menguji coba spesifikasi mesin baru.
“Saya puas dengan peningkatan selama tiga hari tes. Menurut saya, kami mampu untuk meningkatkan 2,5 detik. Hanya bekerja pada pemetaan, terutama sisi elektronik, kami membuat beberapa kemajuan bagus. Sekarang kami memiliki sesuatu yang lebih konsisten. Itu bagus untuk jarak tempuh balapan dengan ban lama. Semua perangkat bekerja sangat baik. Kami menunggu dan melihat apa yang terjadi ketika kami di sini untuk balapan,” beber Smith.
Lantas bagaimana hasil realistis KTM pada MotoGP Qatar 2017? “Kemungkinan motor menurun cukup banyak. Kita lihat saja nanti, posisi ke-15 akan menyenangkan, tapi yang paling penting adalah finis, mendapatkan informasi dan memberikan semua pengetahuan kepada tim,” tutup Smith.
(sbn)