Dokter Hadianto Terpilih Jadi Ketum KONI DIY

Sabtu, 25 Maret 2017 - 21:22 WIB
Dokter Hadianto Terpilih...
Dokter Hadianto Terpilih Jadi Ketum KONI DIY
A A A
SLEMAN - Dokter Hadianto Ismangoen resmi menggantikan GBPH Prabukusumo sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) untuk periode 2017-2021.

Hadianto terpilih setelah mendapat 39 suara atau 73,58 % saat Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) VIII KONI DIY yang berlangsung di The Sahid Rich Hotel Sleman DIY pada Sabtu (25/3/2017).

Sedangkan dua pesaingnya yakni KPH Indrokusumo, dan Irjen Pol (Purn) Haka Astana hanya mendapatkan delapan suara (15,09 %) dan enam suara (11,32 %) dari total 53 voters atau pemilik suara sah.

Dalam 15 hari ke depan terhitung sejak Musorda digelar, pria yang akrab disapa Dokter Antok ini akan mengebut tugas pembentukan pengurus bersama dua formatur terpilih yakni Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengda Porserosi) GKR Bendara, dan Pramana yang juga merupakan Ketua Umum KONI Sleman, serta tidak lupa melibatkan para anggota KONI DIY di dalamnya.

"Ingin ajak cabor dan dengar pendapat mereka untuk pembentukan pengurus, sehingga enak bisa mendengar suara mereka langsung, walau ini menjadi hak prerogatif saya,” ujar Dokter Antok.

“Setidaknya minggu depan harus sudah ketemu semua, lalu dari situ bisa cuplik (ambil) siapa-siapa yang bisa masuk dalam kepengurusan. Ini tanggung jawab yang berat dan menjadi amanah bagi saya, terima kasih bagi yang sudah mendukung saya," tambahnya.

Dokter Antok berharap juga dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pemerintah kabupaten/kota ke depannya, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XIV di Bantul pada 29 Juli - 5 Agustus 2017, sekaligus Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/ 2020 di Papua.

Sebab tidak dipungkiri, dalam event ini pasti membutuhkan biaya yang besar dengan kisaran Rp 50 miliar. Upaya seperti titip atau menabung anggaran dana setiap tahun akan ditempuhnya. Namun, terlebih dahulu akan dikonsultasikan terlebih dahulu, terutama terkait dengan persoalan hukumnya.

Dokter Antok juga berencana mengadopsi program-program yang diusung Haka Astana ketika dalam pemilihan. Menurutnya beberapa hal seperti memajukan cabor dan persiapan PON dinilai bagus untuk diterapkan. Dia pun terbuka dengan usulan, pemikiran, maupun kritikan dari semua pihak.
(mir)
Berita Terkait
Pengurus KONI Bantaeng...
Pengurus KONI Bantaeng Dilantik, Bupati Harap Raih Prestasi di Porda
Kabupaten Bekasi Targetkan...
Kabupaten Bekasi Targetkan Juara Porda Jawa Barat 2022
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
KONI Luwu Bentuk Tim...
KONI Luwu Bentuk Tim Monitoring Cabang Olahraga
Gubernur Sulsel Diagendakan...
Gubernur Sulsel Diagendakan Buka Musorprov KONI Sulsel
Kang Emil Ajak Babinsa...
Kang Emil Ajak Babinsa hingga Kades Jaga Kondusivitas Pemilu 2024
Berita Terkini
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
3 jam yang lalu
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
3 jam yang lalu
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
4 jam yang lalu
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
4 jam yang lalu
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
14 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
19 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved