Kesulitan Regenerasi Atlet, PB POSSI Genjot Latihan dan Kejuaraan

Minggu, 16 April 2017 - 23:15 WIB
Kesulitan Regenerasi...
Kesulitan Regenerasi Atlet, PB POSSI Genjot Latihan dan Kejuaraan
A A A
BANDUNG - Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) mengaku memiliki kesulitan dalam mencari bibit atlit muda di sejumlah daerah. Pasalnya, masyarakat di Tanah Air masih belum cukup familiar dengan cabang olahraga menyelam meski resmi dibentuk pada 1977 lalu sebagai induk organisasi selam Indonesia.

Hal itu tak lepas dari kesan eksklusif karena di Indonesia, untuk menekuni olahraga ini dana yang dibutuhkan tergolong tinggi karena alat maupun lokasi untuk berlatih dan bertanding bersifat khusus.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB POSSI Aditya Vilyanto menuturkan agar pencarian atlet ini bisa optimal, pihaknya mulai membuka pelatihan dan pembinaan dengan menggandeng organisasi masyarakat dan lembaga lainnya.

"Intinya kami ingin terlebih dulu bagaimana cara mempopulerkan cabor ini kepada masyarakat di Indonesia," ujarnya di sela Pelatihan Dasar Menyelam di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Minggu (16/4/2017).

Selain itu, lanjut Aditya, PB POSSI yang saat ini memiliki 34 pengurus di tingkat provinsi akan rutin menggelar kejuaraan baik itu di daerah atau tinggat nasional. Tujuannya agar lebih mudah menjaring atlit.

"Apalagi sesuai regulasi yang pemerintah canangkan hadirnya poros maritim. Itu jadi tanggung jawab POSSI dalam membina, mendidik, melatih terkait kemaritiman (kelautan)," ungkapnya.

Aditya tak menampik alokasi dana yang dikucurkan untuk pengembangan cabor selam masih kurang. Karena, pemerintah akan mempriotitaskan anggaran untuk cabor yang dinilai lebih banyak memberikan prestasi.

"Tapi kami dari POSSI tak ingin masalah itu berdampak kepada prestasi atlit selam. Beberapa cabor lain juga kan banyak yang berprestasi namun dari sisi dukungan anggaran kurang," katanya.

Ditambahkan Aditya, sebagai upaya dalam memperkenalkan olahraga selam, pengurus PB POSSI ikut memberikan pelatihan sejak Jumat (14/4/2017) sampai Minggu (16/4/2017) kepada organisasi kepemudaan Muhammadiyah.

Bukan hanya itu, pihaknya juga ikut memberi bekal mengenai pengetahuan bela negara. “Tidak hanya cara menyelam yang baik tapi harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Jadi butuh mental yang bagus bukan hanya mental menyelam saja,” tegasnya.

Salah seorang peserta dari Sulawesi Selatan, Siswanto Rawalih yang begitu antusias dengan program POSSI sangat mengapresiasi pelatihan terkait pengetahuan dasar menyelam. Terlebih, dalam kegiatan itu para peserta mendapat pemahaman tentang wawasan nusantara terutama di bawah laut dan belanegara.

"Program ini saya pikir bagus. Bisa ikut menarik minat masyarakat mau bergabung dan menjadi atlit olahraga selam yang memang jika dibandingkan tidak sepopuler cabor lain," katanya.
(bep)
Berita Terkait
Spesifikasi Kapal Selam...
Spesifikasi Kapal Selam Serang Nuklir China 093B, Punya Jangkauan Rudal hingga 2.500 Km
Drone Terus Berkembang,...
Drone Terus Berkembang, Apakah Kapal Selam Masih Relevan untuk Perang?
Spesifikasi Kapal Selam...
Spesifikasi Kapal Selam Nuklir Rusia, yang Bisa Jadi Ancaman Serius bagi NATO
Spesifikasi Kapal Selam...
Spesifikasi Kapal Selam S26T yang Disodorkan China ke Indonesia
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, Didominasi AS dan Rusia
4 Kapal Selam AS Tercanggih,...
4 Kapal Selam AS Tercanggih, Semuanya Dibekali Peluru Kendali Bertenaga Nuklir
Berita Terkini
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
56 menit yang lalu
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
2 jam yang lalu
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
2 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
3 jam yang lalu
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
5 jam yang lalu
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved