WSBK Belanda 2017: Momen Sedih dan Senang Tim Ducati

Minggu, 07 Mei 2017 - 00:01 WIB
WSBK Belanda 2017: Momen...
WSBK Belanda 2017: Momen Sedih dan Senang Tim Ducati
A A A
ASSEN - Bersuka cita merayakan keberhasilan podium ketiga Marco Melandri, tapi tim Aruba.it Racing Ducati juga bersedih atas kegagalan finis yang dialami Chaz Davies pada Race 1 Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2017 di Sirkuit Assen akhir pekan lalu.

Ya, Melandri melanjutkan performa mengesankan pada awal musim ini, dengan keberhasilan merebut podium ketiga di WSBK Belanda 2017. Walaupun tak dipungkiri, salah satu penyebabnya berkat Davies yang tidak finis balapan di Race 1, Sabtu (29/4).

Tetap saja, apresiasi patut disematkan kepada pembalap Italia tersebut, mengingat Melandri bahkan tak pernah masuk tiga besar sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi.

“Pagi sebelum balapan, saya tidak menyangka finis di podium. Kami kesulitan di FP3, dan untuk finis lima besar juga tidak akan mudah. Tapi tim melakukan pekerjaan hebat dan mengubah beberapa hal sebelum kualifikasi, di mana saya mendapatkan feeling dengan motor,” tutur Melandri seperti dilaporkan Motorsport.

“Pada awal balapan, kami cukup cepat, tapi kecepatan kami lalu tidak cukup kuat untuk bertahan di tiga besar. Jadi, saya memilih untuk tidak mengambil terlalu banyak risiko. Saya minta maaf kepada Chaz. Dia benar-benar tidak beruntung. Tapi saya juga senang atas hasil yang kami raih. Kami akan mencoba meningkatkan untuk balapan berikut,” imbuh pembalap dari Italia itu.

Nah jika Melandri bergembira, maka tentu lain halnya dengan Davies. Berpeluang besar memenangi balapan, yang mana memimpin sejak awal lap, pembalap Wales itu dipaksa tidak dapat menyelesaikan balapan. Ducati Panigale R yang dikendarainya diterpa masalah mekanis, tepat pada dua lap terakhir.

Tidak hanya gagal membawa pulang poin, Davies juga harus menerima kenyataan sang rival utama, Jonathan Rea melaju mulus untuk meraih kemenangan keenam di Sirkuit Assen.

“Itu balapan yang bagus. Saya mendapatkan ritme di depan dan kecepatan juga kuat, terutama pada lap-lap awal. Kami masih sedikit kesulitan di beberapa area dan saya tidak ingin membuat kesalahan. Jadi, saya mencoba untuk membawa pertarungan pada lap terakhir,” ujar Davies.

“Sayangnya, kami terhenti. Cukup mengecewakan, karena jika tidak mengalami masalah, saya pikir itu akan menjadi pertarungan pedas untuk ditonton. Apapun, itu adalah balapan yang baik. Kami harus membuat perubahan penting dan semoga bisa bertarung demi kemenangan lagi pada lomba berikutnya (WSBK Italia 2017 di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, 13-14 Mei),” tukasnya.
(sbn)
Berita Terkait
World Superbike Mandalika...
World Superbike Mandalika Segera Digelar, Yuk Beli Tiket di Tiketapasaja.com
Balapan Makin Panas,...
Balapan Makin Panas, Tonton World Superbike Prosecco DOC UK Round 2023 di Vision+
WorldSBK 2025 Spanish...
WorldSBK 2025 Spanish Round, Nonton di VISION+
Gubernur NTB Jamin Harga...
Gubernur NTB Jamin Harga Tiket WSBK Terjangkau, Inilah Banderol Resminya
Jadwal World Superbike...
Jadwal World Superbike Emilia-Romagna dan Nonton Secara Live di Vision+ TV
AirNav Siapkan Strategi...
AirNav Siapkan Strategi Sukseskan World Superbike di Mandalika
Berita Terkini
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
10 menit yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
6 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
11 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
13 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
13 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
14 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved