Rekor Real Madrid di Laga Penutup La Liga, Bisa Kecewakan Barcelona
Minggu, 21 Mei 2017 - 14:14 WIB
Rekor Real Madrid di Laga Penutup La Liga, Bisa Kecewakan Barcelona
A
A
A
MADRID - Real Madrid kini diambang jadi juara La Liga. Rekor positif saat partai penutup membuat Los Blancos berpeluang besar mengalahkan Malaga dan sekaligus merusak ambisi Barcelona.
Real Madrid belum pernah lagi merajai Spanyol sejak 2011/2012. Selama periode itu singgasana tiga kali diduduki Barcelona (2012/2013, 2014/2015 dan 2015/2016). Sedangkan Atletico Madrid menguasai edisi 2013/2014.
Tapi, penantian itu sedikit lagi akan berakhir. Soalnya, Real Madrid hanya perlu bermain imbang saat meladeni Malaga di Estadio La Rosaleda yang merupakan laga penutup, Senin (22/5/2017). Pasalnya, Cristiano Ronaldo dkk kini unggul tiga angka atas Barcelona.
Melihat statistik, Real Madrid hampir pasti jadi juara La Liga. Sebab, selain tidak pernah kalah selama delapan pertemuan terakhir kontra Malaga, armada Zinendine Zidane punya catatan bagus di partai penutup.
Selama tujuh musim terakhir, Real Madrid selalu mengakhiri kompetisi dengan kemenangan. Pada edisi 2010/2011, Los Galacticos menggasak Almeria 8-1 di Santiago Bernabeu. Musim berikutnya melumatk Real Mallorca 4-1 yang melengkapi sukses menjuarai La Liga.
Lalu, pada partai pamungkas musim 2012/2013, Real Madrid menang 4-2 saat menjamu Osasuna. Kemudian menundukan Espanyol 3-1, serta melibas Getafe 7-3 pada periode 2014/2015.
Mayoritas laga terakhir Real Madrid di La Liga sebelumnya memang terjadi di kandang. Tapi, bukan berarti buruk saat tandang. Musim 2015/2016 buktinya. Kunjungan jawara Liga Champions itu ke markas Deportivo la Coruna berujung kemenangan 2-0.
Terakhir kali Real Madrid kalah di partai penutup terjadi pada 2008/2009, saat dihajar Osasuna 1-2. Artinya, melihat rekor itu, minimal mereka bisa mendapat angka di rumah Malaga.
Real Madrid belum pernah lagi merajai Spanyol sejak 2011/2012. Selama periode itu singgasana tiga kali diduduki Barcelona (2012/2013, 2014/2015 dan 2015/2016). Sedangkan Atletico Madrid menguasai edisi 2013/2014.
Tapi, penantian itu sedikit lagi akan berakhir. Soalnya, Real Madrid hanya perlu bermain imbang saat meladeni Malaga di Estadio La Rosaleda yang merupakan laga penutup, Senin (22/5/2017). Pasalnya, Cristiano Ronaldo dkk kini unggul tiga angka atas Barcelona.
Melihat statistik, Real Madrid hampir pasti jadi juara La Liga. Sebab, selain tidak pernah kalah selama delapan pertemuan terakhir kontra Malaga, armada Zinendine Zidane punya catatan bagus di partai penutup.
Selama tujuh musim terakhir, Real Madrid selalu mengakhiri kompetisi dengan kemenangan. Pada edisi 2010/2011, Los Galacticos menggasak Almeria 8-1 di Santiago Bernabeu. Musim berikutnya melumatk Real Mallorca 4-1 yang melengkapi sukses menjuarai La Liga.
Lalu, pada partai pamungkas musim 2012/2013, Real Madrid menang 4-2 saat menjamu Osasuna. Kemudian menundukan Espanyol 3-1, serta melibas Getafe 7-3 pada periode 2014/2015.
Mayoritas laga terakhir Real Madrid di La Liga sebelumnya memang terjadi di kandang. Tapi, bukan berarti buruk saat tandang. Musim 2015/2016 buktinya. Kunjungan jawara Liga Champions itu ke markas Deportivo la Coruna berujung kemenangan 2-0.
Terakhir kali Real Madrid kalah di partai penutup terjadi pada 2008/2009, saat dihajar Osasuna 1-2. Artinya, melihat rekor itu, minimal mereka bisa mendapat angka di rumah Malaga.
(mir)