Lorenzo Akui Ducati Tak Semulus Yamaha
Jum'at, 23 Juni 2017 - 13:47 WIB
Lorenzo Akui Ducati Tak Semulus Yamaha
A
A
A
ASSEN - Jelang GP Belanda 2017, Jorge Lorenzo kembali membeberkan perbedaan motor Ducati dan Yamaha. Menurutnya, motor keluaran Yamaha memiliki mesin yang lebih mulus. Bahkan dalam tikungan, ia tak perlu memeragakan teknik khusus untuk tetap menjaga kecepatannya.
Hal berbeda dirasakan Lorenzo bersama Desmosedici GP17. Perlu berbagai teknik untuk menjinakkan buasnya mesin Ducati. Sejauh ini, Lorenzo mengaku belum klop dengan motornya tersebut. Namun ia tetap senang karena dapat memetik banyak pengetahuan.
"Tidak banyak pembalap yang dapat melaju cepat di musim pertamanya dengan Ducati. Ini motor yang rumit. Selama sembilan tahun bersama Yamaha, saya bisa menilai bahwa mesin yang mereka miliki begitu mulus. Tapi Ducati adalah kebalikannya," ungkap Lorenzo yang dikutip dari Crash.
"Di Ducati, Anda harus menggunakan rem belakang untuk menghentikan motor. Anda juga perlu menggunakan beberapa teknik tertentu agar motor tetap melaju mulus. Jadi seperti yang sudah saya katakan dulu, saya kini lebih mengerti dan menambah pengetahuan agar bisa lebih cepat. Saya menikmati proses ini meskipun hasilnya nanti tidak sesuai dengan keinginan," tambahnya.
Di GP Belanda, Minggu (25/6/2017), Lorenzo yakin bisa meraih hasil positif. Ia percaya diri sebab grafik penampilannya mulai membaik dalam beberapa seri terakhir. Selain itu Ducati punya bekal bagus karena tahun lalu mereka dapat menembus posisi lima besar di Sirkuit Assen. (Baca juga: Lorenzo Sudah Menebar Ancaman )
"Assen memiliki jalur yang menarik. Tahun lalu Andrea Iannone (eks pembalap Ducati) sangat cepat saat lintasan berada dalam kondisi kering. Jadi saya termotivasi untuk meneruskan pekerjaannya di sini," ujarnya.
Hal berbeda dirasakan Lorenzo bersama Desmosedici GP17. Perlu berbagai teknik untuk menjinakkan buasnya mesin Ducati. Sejauh ini, Lorenzo mengaku belum klop dengan motornya tersebut. Namun ia tetap senang karena dapat memetik banyak pengetahuan.
"Tidak banyak pembalap yang dapat melaju cepat di musim pertamanya dengan Ducati. Ini motor yang rumit. Selama sembilan tahun bersama Yamaha, saya bisa menilai bahwa mesin yang mereka miliki begitu mulus. Tapi Ducati adalah kebalikannya," ungkap Lorenzo yang dikutip dari Crash.
"Di Ducati, Anda harus menggunakan rem belakang untuk menghentikan motor. Anda juga perlu menggunakan beberapa teknik tertentu agar motor tetap melaju mulus. Jadi seperti yang sudah saya katakan dulu, saya kini lebih mengerti dan menambah pengetahuan agar bisa lebih cepat. Saya menikmati proses ini meskipun hasilnya nanti tidak sesuai dengan keinginan," tambahnya.
Di GP Belanda, Minggu (25/6/2017), Lorenzo yakin bisa meraih hasil positif. Ia percaya diri sebab grafik penampilannya mulai membaik dalam beberapa seri terakhir. Selain itu Ducati punya bekal bagus karena tahun lalu mereka dapat menembus posisi lima besar di Sirkuit Assen. (Baca juga: Lorenzo Sudah Menebar Ancaman )
"Assen memiliki jalur yang menarik. Tahun lalu Andrea Iannone (eks pembalap Ducati) sangat cepat saat lintasan berada dalam kondisi kering. Jadi saya termotivasi untuk meneruskan pekerjaannya di sini," ujarnya.
(bep)