Gara-gara Singgung China, Kenedy Dipulangkan Chelsea
Selasa, 25 Juli 2017 - 16:43 WIB
Gara-gara Singgung China, Kenedy Dipulangkan Chelsea
A
A
A
LONDON - Chelsea akhirnya menyingkirkan Kenedy dari tur pra-musim setelah menyinggung China di media sosial. Bek asal Brazil tersebut mengunggah dua video di Instagramnya saat tur melawan Arsenal di Beijing, China, Sabtu (22/7/2017).
Video yang diunggah berjudul "F*** China" dan gambar satpam yang tertidur yang berbunyi: "Bangun China. Kamu orang bodoh." Video ini menarik komentar negatif dari para follower-nya. Banyak yang mencemooh perbuatan Kenedy tersebut.
Kenedy sendiri telah menghapus unggan tersebut dan meminta maaf kepada semua pihak yang tersinggung atas video yang diunggahnya. "Halo teman-teman saya, hanya ingin mengatakan maaf jika ada yang sedih karena saya menggunakan ungkapan "porra", bukanlah rasisme, hanya sebuah ungkapan...pelukan besar."
Chelsea pada Minggu (23/7/2017) telah mengajukan permintaan maaf atas tingkah laku pemain berusia 21 tahun itu dan berjanji akan menegurnya. Namun klub juara Liga Primer tersebut ternyata memutuskan untuk memulangkan Kenedy dan absen pada pertandingan kontra Bayern Munich dan Inter Milan pada Sabtu (29/7/2017) nanti.
Official Chelsea menyatakan bahwa The Blues mendapatkan kehangatan dan keramahan dari penggemar China saat berada di National Stadium. Namun, sehari sebelum pertandingan, Kenedy mengirim pesan ke akun media sosialnya yang melukai perasaan orang-orang China. Meski dengan cepat dia menghapus pesan dan meminta maaf, termasuk klub, tapi pelanggaran telah terjadi.
"Klub Sepak Bola Chelsea sekali lagi dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus meminta maaf. Tindakan Kenedy adalah kesalahan yang akan dia pelajari. Perilakunya tidak mewakili keseluruhan tim dan tidak sesuai dengan harapan tinggi klub dan persyaratan ketat pemain mudanya. Dia telah ditegur dan didisiplinkan dengan keras," tulis Chelsea seperti dilansir express.co.uk, Selasa (25/7/2017).
Menurut ofisial Chelsea, pertandingan tersebut merupakan ajang pertukaran budaya yang hebat antara China dan Inggris dan klub sangat berterima kasih kepada China atas keramahannya. "Kami sangat berharap dapat membangun hubungan kami yang kuat dengan penggemar dan teman China kami. Kami menawarkan permintaan maaf ini dengan sangat tulus. Kami telah mendengarkan dengan seksama kritik dan akan menggunakan pelajaran selama dua hari terakhir untuk memperbaiki proses kami di masa depan."
Video yang diunggah berjudul "F*** China" dan gambar satpam yang tertidur yang berbunyi: "Bangun China. Kamu orang bodoh." Video ini menarik komentar negatif dari para follower-nya. Banyak yang mencemooh perbuatan Kenedy tersebut.
Kenedy sendiri telah menghapus unggan tersebut dan meminta maaf kepada semua pihak yang tersinggung atas video yang diunggahnya. "Halo teman-teman saya, hanya ingin mengatakan maaf jika ada yang sedih karena saya menggunakan ungkapan "porra", bukanlah rasisme, hanya sebuah ungkapan...pelukan besar."
Chelsea pada Minggu (23/7/2017) telah mengajukan permintaan maaf atas tingkah laku pemain berusia 21 tahun itu dan berjanji akan menegurnya. Namun klub juara Liga Primer tersebut ternyata memutuskan untuk memulangkan Kenedy dan absen pada pertandingan kontra Bayern Munich dan Inter Milan pada Sabtu (29/7/2017) nanti.
Official Chelsea menyatakan bahwa The Blues mendapatkan kehangatan dan keramahan dari penggemar China saat berada di National Stadium. Namun, sehari sebelum pertandingan, Kenedy mengirim pesan ke akun media sosialnya yang melukai perasaan orang-orang China. Meski dengan cepat dia menghapus pesan dan meminta maaf, termasuk klub, tapi pelanggaran telah terjadi.
"Klub Sepak Bola Chelsea sekali lagi dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus meminta maaf. Tindakan Kenedy adalah kesalahan yang akan dia pelajari. Perilakunya tidak mewakili keseluruhan tim dan tidak sesuai dengan harapan tinggi klub dan persyaratan ketat pemain mudanya. Dia telah ditegur dan didisiplinkan dengan keras," tulis Chelsea seperti dilansir express.co.uk, Selasa (25/7/2017).
Menurut ofisial Chelsea, pertandingan tersebut merupakan ajang pertukaran budaya yang hebat antara China dan Inggris dan klub sangat berterima kasih kepada China atas keramahannya. "Kami sangat berharap dapat membangun hubungan kami yang kuat dengan penggemar dan teman China kami. Kami menawarkan permintaan maaf ini dengan sangat tulus. Kami telah mendengarkan dengan seksama kritik dan akan menggunakan pelajaran selama dua hari terakhir untuk memperbaiki proses kami di masa depan."
(amm)