Abaikan Honda, Sauber Lanjutkan Kerja Sama dengan Ferrari
Sabtu, 29 Juli 2017 - 15:28 WIB
Abaikan Honda, Sauber Lanjutkan Kerja Sama dengan Ferrari
A
A
A
BUDAPEST - Sauber memastikan tidak akan menjalin kerja sama dengan Honda pada musim balap Formula One (F1) 2018. Tim asal Swiss ini mantap melanjutkan kolaborasi dengan Ferrari.
Bos Sauber baru, Frederic Vasseur adalah orang di balik keputusan ini. Mantan manajer Renault ini resmi bergabung dengan Sauber menjelang Grand Prix (GP) Hungaria akhir pekan ini menggantikan Monisha Kalternborn yang menginisiasi rencana kemitraan dengan Honda Mei lalu sebagai pemasok mesin dan kolabolator teknis Sauber pada musim balap F1 2018 mendatang.
Keluarnya Kaltenborn mendorong pemilik Sauber, Longbow Finance, lebih memilih menegosiasikan kembali kelanjutan kesepakatan dengan Ferrari. "Sauber dan Honda menandatangani sebuah nota kesepahaman beberapa pekan lalu, tapi situasinya terus bergulir dan begitu dinamis," kata Frederic Vasseur dilansir Crash.net, Sabtu (29/7/2017).
Vasseur mengatakan ada beberapa hal yang tidak jelas dalam rencana kerja sama antara McLaren, Honda, dan Sauber. McLaren saat ini telah berkolaborasi dengan Honda. Jika Sauber tetap melanjutkan rencana kemitraan dengan Honda sebagai pemasok mesin, maka harus ada solusi mengenai gearbox yang akan digunakan.
"Kami memiliki kesepakatan dengan McLaren dan situasinya sedikit lebih rumit. Di sisi lain, kolaborasi dengan Ferrari didasarkan pada hubungan jangka panjang dan kami telah berdiskusi dengan Ferrari untuk mendapatkan mesin spec terbaru. Saya pikir itu adalah pilihan tepat," kata Vasseur.
Kesepakatan ini diharapkan bisa menjadi peluang bagus bagi Ferrari untuk membawa satu atau dua pembalap junior, Antonio Giovinazzi dan Charles Leclerc. Charles yang saat ini mendominasi klasemen sementara Formula 2, telah mengamankan satu kursi pebalap di Sauber. Sementara posisi pebalap Marcus Ericsson yang memiliki hubungan dekat dengan pemilik Sauber belum jelas, apakah akan dipertahankan untuk musim keempat berturut-turut atau tidak.
Bos Sauber baru, Frederic Vasseur adalah orang di balik keputusan ini. Mantan manajer Renault ini resmi bergabung dengan Sauber menjelang Grand Prix (GP) Hungaria akhir pekan ini menggantikan Monisha Kalternborn yang menginisiasi rencana kemitraan dengan Honda Mei lalu sebagai pemasok mesin dan kolabolator teknis Sauber pada musim balap F1 2018 mendatang.
Keluarnya Kaltenborn mendorong pemilik Sauber, Longbow Finance, lebih memilih menegosiasikan kembali kelanjutan kesepakatan dengan Ferrari. "Sauber dan Honda menandatangani sebuah nota kesepahaman beberapa pekan lalu, tapi situasinya terus bergulir dan begitu dinamis," kata Frederic Vasseur dilansir Crash.net, Sabtu (29/7/2017).
Vasseur mengatakan ada beberapa hal yang tidak jelas dalam rencana kerja sama antara McLaren, Honda, dan Sauber. McLaren saat ini telah berkolaborasi dengan Honda. Jika Sauber tetap melanjutkan rencana kemitraan dengan Honda sebagai pemasok mesin, maka harus ada solusi mengenai gearbox yang akan digunakan.
"Kami memiliki kesepakatan dengan McLaren dan situasinya sedikit lebih rumit. Di sisi lain, kolaborasi dengan Ferrari didasarkan pada hubungan jangka panjang dan kami telah berdiskusi dengan Ferrari untuk mendapatkan mesin spec terbaru. Saya pikir itu adalah pilihan tepat," kata Vasseur.
Kesepakatan ini diharapkan bisa menjadi peluang bagus bagi Ferrari untuk membawa satu atau dua pembalap junior, Antonio Giovinazzi dan Charles Leclerc. Charles yang saat ini mendominasi klasemen sementara Formula 2, telah mengamankan satu kursi pebalap di Sauber. Sementara posisi pebalap Marcus Ericsson yang memiliki hubungan dekat dengan pemilik Sauber belum jelas, apakah akan dipertahankan untuk musim keempat berturut-turut atau tidak.
(amm)