Jalani Paruh Kedua MotoGP 2017, KTM Usung Target Ambisius

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 18:19 WIB
Jalani Paruh Kedua MotoGP...
Jalani Paruh Kedua MotoGP 2017, KTM Usung Target Ambisius
A A A
BRNO - Jelang dimulainya paruh kedua MotoGP 2017 di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Jumat-Minggu (4-6 Agustus) ini. Tim debutan di kelas bergengsi, Red Bull KTM Factory Racing, mengusung target ambisius.

Ya, jelang akhir pekan MotoGP Brno 2017 di Republik Ceko sebagai tanda dimulainya paruh kedua musim ini. Manajer tim Mike Leitner, berharap pabrikan KTM dapat memangkas defisit kecepatan lebih besar.

Saat ini setelah sembilan seri, Pol Espargaro dan Bradley Smith menempati peringkat ke-20 dan ke-21 di klasemen sementara. Kedua pembalap masing-masing mencetak 14 dan delapan poin.
Pol Espargaro pada akhir pekan lomba MotoGP Jerman 2017 di Sirkuit Sachsenring. (Foto-KTM)
Espargaro berhasil meraih hasil terbaik sejauh ini, ketika ia finis ke-11 di Sachsenring lalu, sementara Smith finis ke-13 di Le Mans. “Dalam kondisi kering, kami lebih lambat 1,2 detik dibandingkan pembalap pertama selama kualifikasi dan balapan,” ungkap Leitner kepada Motorsport.com.

“Sejujurnya, jika kami mempertimbangkan target yang dihadapi sekarang, dengan tidak ada pengalaman MotoGP, saya kira kami bisa lebih puas dengan hasil yang ada. Kami tidak punya data dari tahun-tahun sebelumnya sebagai referensi,” beber Leitner lagi.

“Menurut saya, semua pekerjaan yang kami lakukan sangat penting. Kami tiba di beberapa trek dengan hampir tanpa informasi. Hanya karena kami telah melewati ini (paruh musim pertama), saya sangat terkesan dengan pekerjaan yang dilakukan. Saya pikir pada saat ini, kami akan tertinggal lebih jauh, seperti lebih lambat dua detik dari pembalap tercepat,” imbuhnya.

Walaupun CEO KTM, Stefan Pierer, sebelumnya menyatakan timnya balapan di MotoGP hanya untuk menang, tapi Leitner mengaku sadar akan skala tugas yang ada di depannya.

Mantan crew chief Dani Pedrosa itu juga menambahkan, rekor KTM di kejuaraan motorsport lain, termasuk reli dan Supercross, menunjukkan ia memiliki kemampuan untuk pada akhirnya berhasil di MotoGP.

“Semua pabrikan yang bersaing di sini punya tujuan sama: menang. Perbedaan antara bos kami dan bos tim lainnya adalah dia juga pemilik. Kami tahu ini tidak sama di Honda atau Yamaha, karena di sana ada manajemen tim yang mengambil keputusan,” tutur Leitner.

“Dalam kasus kami, KTM adalah perusahaan Pierer. Jadi, dia memutuskan dan bertanya apapun yang dia lakukan, karena dia punya kekuasaan. Sampai saat ini, dia belum menekan apapun kepada kami. Dia ingin menang, tapi dia tahu itu tidak mudah,” ujar Leitner.

“Bagaimanapun, pada awalnya tidak ada yang mengira kami bisa masuk ke Supercross, dan kami telah menunjukkan, bahwa kemenangan itu mungkin. Dan itu bisa terjadi di MotoGP,” tegasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
14 menit yang lalu
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
10 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
11 jam yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
11 jam yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
11 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved