Lindswell Puas Ukir Sejarah Raih Emas 4 SEA Games Beruntun
Senin, 21 Agustus 2017 - 19:40 WIB
Lindswell Puas Ukir Sejarah Raih Emas 4 SEA Games Beruntun
A
A
A
KUALA LUMPUR - Atlet wushu andalan Indonesia, Lindswell Kwok mencatat sejarah. Lindswell menjadi satu-satunya atlet wushu peraih medali emas empat SEA Games berturut-turut setelah merebut emas nomor Taijijian (jurus pedang) putri di SEA Games XXIX Malaysia 2017.
Tampil di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8/2017), Lindswell menyajikan jurus pedang begitu sempurna yang membuat juri memberikan penilaian tertinggi 9,68 poin. (Baca juga: Lindswell Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia ).
Medali perak direbut pewushu Filipina, Agatha Chrystenzen Fernandez Wong dengan 9,65 poin dan perunggu direbut Yee Jo Audrey Chan dengan 9,64 poin.
Sebelum menjadi yang terbaik di Kuala Lumpur 2017, sang juara dunia wushu 2015 tersebut menggondol emas di SEA Games Jakarta-Palembang 2011, SEA Games Myanmar 2013, SEA Games Singapura 2015. "Saya senang dan puas bisa meraih medali emas keempat kalinya di SEA Games Malaysia 2017," kata Lindswel.
Perjuangan Lindswell meraih emas di Kuala Lumpur cukup berat lantaran masih dalam penyembuhan cedera kaki dan lutut. Namun, disaksikan langsung Ketua Satlak Prima Ahmad Soetjipto, penampilan atelt kelahiran Medan, 24 September 1991, itu justru stabil. "Saya hanya fokus di nomor pedang saja, karena masih dalam tahap penyembuhan cedera," ucapnya.
Sementara itu Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Tanding 1 Satlak Prima, Jafar Jantang mengatakan, Lindswell pantas menjadi juara karena kematangan bermain. "Mentalnya tidak perlu diragukan menghadapi penonton yang cukup banyak. Begitu juga kemampuan fisiknya sangat stabil sehingga gerakan yang ditampilkan begitu sempurna," katanya.
Dengan kemampuan tersebut, kata Jafar, Lindswell yang mencetak sejarah meraih medali emas di empat edisi SEA Games berturut-turut, masih pantas ditampilkan pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Lindswell masih bisa diandalkan memperkuat Tim Wushu Indonesia di Asian Games Jakarta-Palembang 2018," tegasnya.
Dengan hasil ini, Tim Wushu Indonesia sudah memasok 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu bagi Kontingen Indonesia. "Mudah-mudahan hasil 2 emas ini bisa jadi pemicu atlet untuk bisa menambah medali emas lagi," kata Herman Wijaya, Manajer Tim Wushu Indonesia.
Tampil di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8/2017), Lindswell menyajikan jurus pedang begitu sempurna yang membuat juri memberikan penilaian tertinggi 9,68 poin. (Baca juga: Lindswell Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia ).
Medali perak direbut pewushu Filipina, Agatha Chrystenzen Fernandez Wong dengan 9,65 poin dan perunggu direbut Yee Jo Audrey Chan dengan 9,64 poin.
Sebelum menjadi yang terbaik di Kuala Lumpur 2017, sang juara dunia wushu 2015 tersebut menggondol emas di SEA Games Jakarta-Palembang 2011, SEA Games Myanmar 2013, SEA Games Singapura 2015. "Saya senang dan puas bisa meraih medali emas keempat kalinya di SEA Games Malaysia 2017," kata Lindswel.
Perjuangan Lindswell meraih emas di Kuala Lumpur cukup berat lantaran masih dalam penyembuhan cedera kaki dan lutut. Namun, disaksikan langsung Ketua Satlak Prima Ahmad Soetjipto, penampilan atelt kelahiran Medan, 24 September 1991, itu justru stabil. "Saya hanya fokus di nomor pedang saja, karena masih dalam tahap penyembuhan cedera," ucapnya.
Sementara itu Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Tanding 1 Satlak Prima, Jafar Jantang mengatakan, Lindswell pantas menjadi juara karena kematangan bermain. "Mentalnya tidak perlu diragukan menghadapi penonton yang cukup banyak. Begitu juga kemampuan fisiknya sangat stabil sehingga gerakan yang ditampilkan begitu sempurna," katanya.
Dengan kemampuan tersebut, kata Jafar, Lindswell yang mencetak sejarah meraih medali emas di empat edisi SEA Games berturut-turut, masih pantas ditampilkan pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Lindswell masih bisa diandalkan memperkuat Tim Wushu Indonesia di Asian Games Jakarta-Palembang 2018," tegasnya.
Dengan hasil ini, Tim Wushu Indonesia sudah memasok 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu bagi Kontingen Indonesia. "Mudah-mudahan hasil 2 emas ini bisa jadi pemicu atlet untuk bisa menambah medali emas lagi," kata Herman Wijaya, Manajer Tim Wushu Indonesia.
(sha)