McLaren Pertimbangkan Bikin Mesin Formula 1 Sendiri

Jum'at, 08 September 2017 - 16:35 WIB
McLaren Pertimbangkan...
McLaren Pertimbangkan Bikin Mesin Formula 1 Sendiri
A A A
WOKING - McLaren sedang mempertimbangkan membuat mesin mobil secara mandiri saat peraturan baru Formula 1 mulai diterapkan pada 2021 nanti. Langkah tersebut akan diseriusi jika biaya untuk mendapatkan mesin yang kompetitif menurun signifikan.

Selama ini McLaren bekerja sama dengan sejumlah pemasok mesin untuk mobil balapnya di Formula 1. Sempat lama berkolaborasi dengan Mecedes-Benz, sejak 2015 lalu McLaren beralih ke produsen otomotif Jepang, Honda. Lantaran prestasinya terus jeblok dalam dua musim terakhir, McLaren berharap bisa menyelesaikan peralihan ke mesin Renault untuk beberapa tahun ke depan.

"Kami tertarik untuk melihat mesin baru F1 di tahun 2021. Apakah kami mempertimbangkan membuat mesin sendiri ataukah dari pihak lain, kami tidak tahu," kata Direktur Eksekutif McLaren Zak Brown seperti dilansir Motorsport, Jumat (8/9/2017).

Pernyataan Brown tersebut merespons akan berakhir regulasi mobil F1 pada 2020 mendatang. Perubahan peraturan terkait mobil sangat dibutuhkan untuk kembali menggairahkan bisnis Formula 1. Saat ini balapan bergengsi di dunia ini telah kehilangan fans setia, investor, dan sponsor karena berbagai hal. Salah satunya regulasi terkait mesin turbo hibrida yang menghilangkan kebisingan mobil yang menjadi khas balapan F1.

Teknologi terbaru yang disematkan ke dalam mesin F1 juga menyebabkan mahalnya biaya yang dikeluarkan oleh tim. Karena itu, para pimpinan bersama tim Formula 1 sepkat untuk menggunakan mesin dengan biaya murah.

Brown menyambut positif adanya perubahan aturan terkait anggaran, redistribusi pendapatan, dan mesin Formula 1. Karena itu, sangat sulit baginya untuk mengambil keputusan dengan banyaknya perubahan tersebut.
Brown mengatakan McLaren perlu tahu betul apa peraturan baru sebelum mengambil keputusan terkait mesin.

"Bagi kami untuk membuat mesin sendiri, itu sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya, sehingga memerlukan waktu yang tepat dan beberapa belanja modal yang baik. Kami akan mempertimbangkan untuk melakukannya, kita hanya perlu memahami platform, apa peraturannya, dan berapa biayanya," katanya.

Brown setuju bahwa hal yang terbaik untuk F1 adalah mendapatkan pemasok independen yang bisa menjamin mesin yang kompetitif. "Kami akan sangat mendukung adanya mesin yang independen dan kompetitif, bukan hanya mesin yang membentuk angka (mahal)," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Tes Pra Musim F1 di...
Tes Pra Musim F1 di Sirkuit Internasional Bahrain
Luhut Binsar Pandjaitan...
Luhut Binsar Pandjaitan Prediksi 2-3 Tahun Lagi Indonesia Punya Tim F1 Powerboat
Beginilah Suasana di...
Beginilah Suasana di Dalam Paddock F1 Powerboat Danau Toba
F1 Powerboat 2023 Danau...
F1 Powerboat 2023 Danau Toba Dimeriahkan Sederet UMKM
Raih 10 Poin, Jonas...
Raih 10 Poin, Jonas Andersson Juara Sprint Race F1 Powerboat Danau Toba 2024
Aksi Pembalap FI Jalani...
Aksi Pembalap FI Jalani Kualifikasi Sesi Sprint Race GP China 2024
Berita Terkini
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
1 jam yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
1 jam yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
8 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
12 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
15 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
15 jam yang lalu
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved