Ogah Jadi Korban Lintasan Licin, Dovizioso Pilih Bermain Aman
Senin, 11 September 2017 - 16:15 WIB
Ogah Jadi Korban Lintasan Licin, Dovizioso Pilih Bermain Aman
A
A
A
MISANO - Hujan menemani gelaran GP San Marino, Minggu (10/9/2017) kemarin. Sejak lomba belum dimulai, Sirkuit Misano sudah berada dalam kondisi basah dan karena hal tersebut banyak pembalap berjatuhan di lintasan 4,2 Km ini.
Tak mau bernasib serupa dengan para pesaingnya, Andrea Dovizioso enggan melakukan manuver berbahaya sepanjang perlombaan. Pembalap Ducati tersebut memilih bermain aman dan strateginya itu mengantarkan dia ke atas podium ketiga.
"Sejak awal saya tahu balapan ini akan sulit karena saya tidak memiliki pegangan yang baik. Setelah Jorge Lorenzo jatuh, Danilo Petrucci dan Marc Marquez berada pada kecepatan yang sama. Jadi saya coba memahami situasi untuk tetap berada dalam persaingan (merebut podium) hingga akhir perlombaan," jelas Dovizioso yang dikutip dari Crash.
"Saya tak punya banyak poin untuk bersaing dengan mereka. Sangat mudah melakukan kesalahan di sini. Jadi saya pikir penting meraih 16 poin daripada tidak sama sekali," tambahnya.
Posisi pertama GP San Marino direbut Marquez dengan catatan waktu 50 menit 41.565 detik. Sedangkan tempat kedua diamankan Petrucci dengan torehan waktu 50 menit 42.757 detik. Karena raihannya ini, poin Dovizioso di papan klasemen disamakan oleh Marquez. Hingga seri ke-13, mereka sama-sama mengantongi 199 angka. (Baca juga: Klasemen Pembalap MotoGP Usai GP San Marino 2017 )
Menanggapi itu, Dovizioso memuji kelebihan Marquez soal keberanian mengambil risiko. Tapi dirinya tetap menyatakan siap bersaing hingga akhir musim ini.
"Pada balapan ini, Marc berani mengambil banyak risiko sementara saya tidak melakukannya. Di balapan berikutnya (GP Aragon) dia akan sangat kuat dan benar-benar cepat. Tapi saya sudah merasa lebih baik. Kami akan terus mencoba sampai akhir," tegasnya. (Baca juga: Hasil Lengkap MotoGP San Marino )
Tak mau bernasib serupa dengan para pesaingnya, Andrea Dovizioso enggan melakukan manuver berbahaya sepanjang perlombaan. Pembalap Ducati tersebut memilih bermain aman dan strateginya itu mengantarkan dia ke atas podium ketiga.
"Sejak awal saya tahu balapan ini akan sulit karena saya tidak memiliki pegangan yang baik. Setelah Jorge Lorenzo jatuh, Danilo Petrucci dan Marc Marquez berada pada kecepatan yang sama. Jadi saya coba memahami situasi untuk tetap berada dalam persaingan (merebut podium) hingga akhir perlombaan," jelas Dovizioso yang dikutip dari Crash.
"Saya tak punya banyak poin untuk bersaing dengan mereka. Sangat mudah melakukan kesalahan di sini. Jadi saya pikir penting meraih 16 poin daripada tidak sama sekali," tambahnya.
Posisi pertama GP San Marino direbut Marquez dengan catatan waktu 50 menit 41.565 detik. Sedangkan tempat kedua diamankan Petrucci dengan torehan waktu 50 menit 42.757 detik. Karena raihannya ini, poin Dovizioso di papan klasemen disamakan oleh Marquez. Hingga seri ke-13, mereka sama-sama mengantongi 199 angka. (Baca juga: Klasemen Pembalap MotoGP Usai GP San Marino 2017 )
Menanggapi itu, Dovizioso memuji kelebihan Marquez soal keberanian mengambil risiko. Tapi dirinya tetap menyatakan siap bersaing hingga akhir musim ini.
"Pada balapan ini, Marc berani mengambil banyak risiko sementara saya tidak melakukannya. Di balapan berikutnya (GP Aragon) dia akan sangat kuat dan benar-benar cepat. Tapi saya sudah merasa lebih baik. Kami akan terus mencoba sampai akhir," tegasnya. (Baca juga: Hasil Lengkap MotoGP San Marino )
(bep)